Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
  • visibility 109

PALEMBANG – Tim satgas Pangan Polda sumsel menemukan dugaan pengoplosan beras keluarga miskin yang tidak sesuai mutu dengan beras pengadaan sebanyak 39,3 ton di gudang GBB Manggul Kabupaten Lahat.

“Temuan ini berawal dari laporan dan keluhan masyarakat yang mendapati adanya beras tak layak konsumsi dari Bulog setempat,” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Sumsel, Selasa.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Dijelaskannya, laporan warga menyebutkan dari Perum Bulog Subdivre Lahat ada sebanyak 1.089 ton beras afkiran atau tidak layak konsumsi yang merupakan pengadaan 2016, sehingga dilakukan penggerebekan oleh tim satgas.

“Beras ini disebut tak layak konsumsi karena selain sudah berwarna kuning, juga pecah-pecah dan berbau apek yang menyengat,” kata Kapolda.

Dijelaskannya, hasil penyidikan tim satgas Pangan Polda Sumsel menyebutkan adanya kegiatan oknum Bulog yang melakukan mengoplos beras keluarga miskin (raskin) Bulog kemasan karung 50 kg Ad-Dn 2017 Divre SumselBabel kualitas baik dengan beras kemasan 15 kg pengadaan 2016 mutu rendah menjadi kemasan 15 kg mutu tak layak akan distribusikan kepada masyarakat.

Menurut dia, dari oplosan itu sebanyak 39,3 ton belum sempat diedarkan dan tertahan di gudang, inilah yang diamankan dan gudangnya dipasang garis polisi,” katanya.

Sementara, dari 1.089 ton beras kondisi buruk itu, sekitar kurang lebih 200 ton saudah diedarkan di enam kabupaten dan kota di Sumsel yakni Lahat, Muara Enim, Pali, Empat Lawang, Pagaralam dan Prabumulih.

Menurut Kapolda, berdasar pemeriksaan tim beras yang dioplos tersebut dijual ke pasaran dengan harga Rp7.200 per kg.

Polda Sumsel saat ini memeriksa tiga orang yang terkait dalam kasus ini yaitu Kepala Bulog Sub Divre Lahat AM, penanggung jawab pengoplosan berinsial HD, dan kepala gudang inisial FB. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Wabup di Perkemahan PPMA, Jauhi Narkoba

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Suwarti meresmikan Perkemahan Pondok Pesantren Mutiara Al-Qur’an (PPMA) Kecamatan Selangit, Senin (16/12). Sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mura, Suwarti mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Perkemahan PPMA yang baru pertama kali dilaksanakan, dia sekaligus berpesan agar seluruh anggota pramuka yang ada di Kabupaten Mura […]

  • Wow………………..Cekal, “KO” Pertama dari KPK

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Selasa (11/4) merupakan hari yang pasti tidak bisa dilupakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena ada dua kejadian luar biasa yang terjadi, yakni penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan melalui penyiraman atau penyemprotan air keras terhadap bekas anggota Polri itu sehingga pada Rabu, Novel harus dibawa ke Singapura untuk menjalani pengobatan lebih mendalam. Kejadian kedua […]

  • Kegigihan Saipul Basin, Hantarkan MAN 1 Model Lubuklinggau Semakin Maju

    Kegigihan Saipul Basin, Hantarkan MAN 1 Model Lubuklinggau Semakin Maju

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Dalam peningkatan karier dan kinerja sebagai ASN di kementerian Agama Kota Lubuklinggau sesuai dengan sumpah sebagai ASN bersedia ditempatkan dimana dimana saja, sesuai kebutuhan pemerintah. Untuk saat ini, kami di percayai menakodai MAN 1 Model dibawah naungan Kemenag Kota Lubuklinggau. Dengan tugas ini tentunya melanjutkan sistem pendidikan di MAN  1 model  Lubuklinggau sejak […]

  • 46 Tahanan Muslim Diajak Lafal Al-Fatihah

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Petugas personil Sat-Binmas Polres Mura, sebelum jalankan sholat Jum’at rutin berikan siraman rohani kepada seluruh penghuni sel tahanan Mapolres. Kurang lebih sebanyak 46 orang tahanan Muslim, secara bergilir diajak menghafal bacaan surat Al-Fatihah. Dalam kesempatan kali ini, kegiatan siraman rohani ditugaskan KBO Sat-Binmas Iptu Surhadi Burhan. Dalam kesempatannya, Kapolres Mura AKBP […]

  • Kontribusi Pengembang GSI Dua Tahun Terakhir Nihil

    • calendar_month Rab, 8 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DALAM kurun waktu dua tahun terakhir (2016 dan 2017) Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas sama sekali tidak menerima kontribusi dari pihak pengembang perumahan Griya Silampari Indah (GSI) Muara Beliti. Padahal setiap bidang tanah yang di pecahkan dan dijual serta dibangun oleh pengembang mewajibkan memberikan kontribusi Rp 1 juta kepada Koperasi Korpri Musi Rawas. Hal ini […]

  • Masa Jabatan Kurang Dari Setahun, Panglima TNI Yudo Margono : Laksanakan Tugas Optimal

    Masa Jabatan Kurang Dari Setahun, Panglima TNI Yudo Margono : Laksanakan Tugas Optimal

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo melantik Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa kemarin. Yudo Margono sebelumnya merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Dia akan menjabat sebagai Panglima TNI hingga November 2023 atau hanya kurang dari setahun. Meski hanya menjabat kurang dari setahun, Yudo tidak ingin menganggapnya sebagai kendala. “Dari dulu tidak pernah berpikir masa […]

expand_less