Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Perlu Regulasi Menutup Potensi Suap pada Institusi

Perlu Regulasi Menutup Potensi Suap pada Institusi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
  • visibility 144

BOGOR – | Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengatakan, suap yang kerap terjadi turut melibatkan pihak swasta. Sehingga Fadli Zon berpendapat perlu regulasi yang memperkuat institusi untuk menutup segala potensi suap itu sendiri, sehingga untuk melakukan suap tidak mudah.

“Kadang-kadang penyuapan itu terjadi karena ada peluang, misalnya peluang perizinan, dengan dibuatnya perizinan online itu akan mengurangi potensi atau peluang melakukan korupsi. Begitu juga perizinan-perizinan juga harus transparan, biasanya perizinan itu kan dari korporasi, dari pihak swasta dan lain-lain,” ungkap Fadli Zon usai kegiatan Webinar Enforcing Measures to Combat Bribery: Comparative Analysis on the Anti-Bribery Legislations (UK and Southeast Asia), di Bogor Jawa Barat, Kamis (23/9/2021).

“Jadi menurut saya, secara institusi harus dibuat sistem yang mempersulit orang untuk melakukan tindakan korupsi. Banyak undang-undang kita yang perlu ada konsolidasi dari undang-undang yang ada sampai KUHP di dalam kitab hukum induk. Dengan begitu, kita mempunyai pendekatan yang terintegrasi (holistic). Kita ingin memberantas korupsi, juga menghapus peluangnya,” tambah politisi Partai Gerindra itu.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera menyatakan bahwa kasus korupsi merupakan bagian signifikan kejahatan korupsi. Survei menunjukkan pada 2020 diperkirakan 1 dari 5 orang yang menggunakan layanan publik di Asia membayar suap. “Fenomena ini menyebabkan dampak kerusakan serius terhadap pembangunan ekonomi,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kemitraan, Laode M Syarif menerangkan, saat dirinya menjabat Pimpinan KPK periode 2015-2019, kasus suap mendominasi sebagai kasus korupsi. Dari sekitar 700 kasus korupsi, 578 di antaranya adalah kasus suap. Pengaturan suap di berbagai negara di Asia Tenggara juga berbeda-beda. Di Singapura, korupsi masuk dalam bagian gratifikasi dan memiliki jangkauan yang serupa dengan Inggris.

“Ia juga berlaku untuk pejabat publik, pejabat publik asing, korporasi dan individu. Dan ini jauh berbeda dari hukum di Indonesia. UU tentang Tindak Pidana Suap jarang sekali digunakan di Indonesia,” terang Syarif. | skr/sf–DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Pejabat Pemkab Mura Yang Dilantik Sekda Hari ini

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Inilah 6 pejabat Struktural Pemkab Musi Rawas yang dilantik Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan diwakili oleh Sekda EC Prikodesi, Selasa (14/05) di Ruang Bina Praja Pemda. Fadlu Robby, Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa Pembangunan Sekretariat Daerah. Sebelumnya Kepala Bagian Pembangunan. Aan Bastian, Kepala Bagian Hukum. Sebelumnya Kepala Sub Bagian Peraturan Perundang Undangan Pada […]

  • Cabuli ABG, Penjual Somay Dicokok Polisi

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PALEMBANG – D (24), seorang penjual somay, harus berurusan dengan polisi. D dilaporkan warga telah berbuat cabul terhadap kekasihnya yakni AS (14), seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). D diamankan petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang pimpinan Kanit PPA Ipda Henny Kristianingsih pada Jumat (23/3/2018) malam sekitar pukul 23.00. D ditangkap di sebuah […]

  • Pimpinan DPR Tinjau Persiapan Asian Games

    • calendar_month Kam, 26 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menjelang pembukaan Asian Games 2018 yang tinggal hitungan hari lagi, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bersama para Pimpinan Komisi III DPR RI dan Komisi X DPR RI meninjau kesiapan venue Asian Games 2018 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (26/7/2018). Setibanya di Kompleks GBK, Pimpinan […]

  • Dana Desa Berpeluang Sejahterakan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dana desa dapat menjadi peluang untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, dan anggaran dari pemerintah untuk menguatkan energi di Indonesia. Mengingat, puluhan tahun lagi dunia akan kehabisan energi, dan akan muncul krisis energi, air, dan pangan. Post Views: 392

  • Ancam Petugas dengan Senpira, Kaki Pengedar Narkoba di Pelor

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MURATARA- Kaki kanan Redis Fanbher (34) terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas. Pasalnya saat akan diringkus oleh tim operasional Sat Res Narkoba Polres Musi Rawas, Senin, (19/03) sekitar pukul 20.30 Wib, pengedar narkoba jenis sabu ini melakukan perlawanan dan berusaha menembak petugas menggunakan senjata api rakitan (Senpira) jenis pistol. Warga Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang […]

  • Warga Curahkan Kekesalan Debu PT Semen Baturaja Lewat Facebook

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BATURAJA, Jurnalindependen.com – Keluhan warga tercurah diakun Facebook, kekesalan warga ini tidaklah berlebihan untuk kita sikapi, pasalnya pada saat Pabarik Semen Baturaja mengeluarkan debunya sepertinya tak satu pun Pihak terkait yang peduli akan debu yang bertebangan dilangit kota Baturaja. Dari pantauan jurnalindependen.com dilapangan debu Pabarik Semen Baturaja ini sudah seminggu ini kembali berterbangan di kota […]

expand_less