Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Diduga Terima Aliran Dana 500 Juta, Adik Ipar Ridwan Mukti Kembali Diperiksa Kejati

Diduga Terima Aliran Dana 500 Juta, Adik Ipar Ridwan Mukti Kembali Diperiksa Kejati

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Jun 2017
  • visibility 125

BENGKULU – Guna menuntaskan kasus Proyek Jalan di Pulau Enggano tahun 2016 senilai Rp 17,5 miliar, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu kembali memeriksa saksi Rico Maddari.

Rico diduga menerima aliran dana dari kuasa Direktur PT Gamely Alam Sari, Lie End Jun senilai Rp 500 juta. Adik ipar Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti ini disebut-sebut menerima aliran dana tersebut tahun 2016 lalu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Sendjun Manulang melalui Koordinator Tim Penyidik, Adi Nuryadin Sucipto menyatakan, berdasarkan pengakuan Lie End Jun bahwa ia memberikan dana tersebut kepada saksi di luar biaya operasional.

“Pemeriksaan itu karena diduga ada aliran dana senilai Rp 500 juta mengalir ke saksi Rico di Senayan City Jakarta, tahun 2016 lalu. Menurut Lie End Jun, uang itu diberikan di luar operasional untuk pembelian motor gede (moge) saksi Rico,” beber Adi, Senin (5/6/2017) di Kejati Bengkulu.

Hanya saja, dilanjutkan Adi, berdasarkan keterangan saksi Rico, moge tersebut dibelinya dari uang pribadi. Dari pengakuan Rico, ada 2 moge yang dibeli olehnya.

“Pertama dibeli tahun 2014 dan satu lagi tahun 2016. Kedua Moge itu untuk dipakai sendiri dan dibeli dari uang pribadinya. Hal tersebut dibuktikan dengan bukti transferan uang dari Lubuk Linggau Sumatera Selatan, yang diperlihatkan saksi dan diakuinya berasal dari kiriman perusahaan miliknya,” jelas Adi.

Namun demikian, saksi mengakui jika pernah bertemu dengan Lie End Jun di Senayan City Jakarta, dan itu tidak sengaja. Karena saat itu, saksi sedang bersama keluarganya berlibur ke Jakarta.

“Dari keterangan Riko, pertemuan itu hanya ngobrol biasa dan tidak ada penyerahan uang dari Lie End Jun,” pungkas Adi.

Sumber : Redaksi Bengkulu

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Burung Beo Nias

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Lubuklinggau- Polres Lubuklinggau berhasil mengamankan 12 ekor burung Beo Nias dari bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau. Selain 12 ekor satwa dilindungi itu, anggota Unit Pidsus Satreskrim Polres Lubuklinggau juga mengamankan sopir bus AKAP dengan nopol BK 7819 HD yang diketahui bernama […]

  • Harga Karet Sumsel, ‘Naik’ Rp430,-/kg – Rabu 29 September 2021

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 29 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 20.069,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 14.048,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 12.041,-/kg 4. KKK 50% dibeli Rp 10.035,-/kg 5. KKK 40% dibeli Rp 8.028,-/kg Harga hari ini NAIK Rp 430,-/kg dari harga pada […]

  • Viral Karcis Parkir Bukit Sulap di Medsos

    • calendar_month Kam, 21 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Kembali ramai di dunia maya mengenai postingan sepotong karcis parkir untuk di wisata bukit sulap di kota Lubuklinggau seperti yang diposting oleh salah satu akun facebook yang bertulisan, cuma mau tanya seberapa ini ya tiket parkir di kota tercinta, postingan ini ramai dikomentari. Adanya postingan tersebut awak media langsung mewancarai Kepala Dinas Pariwisata […]

  • Pemkab Mura Upayakan 5 Pekerja PT PHML Dapat Pesangon Memadai

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mengupayakan 5 pekerja yang di PHK PT PHML mendapatkan pesangon memadai. Hal ini ditegaskan melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans),  Burlian saat dikonfirmasi, Kamis, (29/03) terkait adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHL) oleh pihak PT PHML terhadap lima karyawannya karena terindikasi menggunakan narkoba. ” Meskipun PT PHML menolak untuk […]

  • Kejahatan Narkoba Lebih Berbahaya Dibanding Terorisme

    • calendar_month Ming, 24 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KETUA Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menyatakan bahwa perang melawan narkoba lebih berbahaya dibandingkan dengan perang melawan terorisme. Hal itu ditegaskannya saat pertemuan pertama AIPA Advisory Council on Dangerous Drugs (AIPACODD) yang berlangsung pada 18-21 Juni 2018 di Singapura. “Kejahatan narkoba lebih berbahaya dari kejahatan teroris. Hal ini disebabkan […]

  • Pengadaan tanah untuk Kawasan Sport Center Diduga Fiktip

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, Jurnalindependen.com — Berdasarkan informasi yang diterima, Tahun 2014 Dinas Pemerintah Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menganggarkan Dana untuk Kegiatan Pengadaan Tanah Kawasan Sport Center Kel. Petanang Ulu dengan item Belanja Modal sebesar +Rp 1.000.000.000,- kemudian dianggarkan lagi dana untuk kegiatan pengadaan Tanah untuk pengembangan Kawasan Sport Center dan Kawasan Strategis […]

expand_less