Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » LSM Pertanyakan Dampak Lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

LSM Pertanyakan Dampak Lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 25 Mei 2017
  • visibility 47

JAKARTA – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) mempertanyakan dampak dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) terhadap lingkungan jika tidak diolah sesuai standar.

“Pemerintah menyiapkan rancangan peraturan pengganti sebagai revisi atas Perpres No 18/2016. Namun demikian, rancangan peraturan tersebut masih mengutamakan pengolahan sampah yang gunakan teknologi thermal yang tidak sesuai untuk jenis sampah Indonesia, kata Dwi Sawung, Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), kepada Antara di Jakarta, Kamis

Draft Peraturan Presiden ini merujuk kepada teknologi termal sebagai teknologi ramah lingkungan dan satu-satunya teknologi, tanpa mempertimbangkan akar permasalahan dan menyesuaikan karakteristik sampah Indonesia, tambah dia.

Selain itu, justru dilakukan sebagai pembenaran untuk memperkuat penerapan teknologi termal sebagai solusi, bukan sebagai proses teknokratis untuk memahami permasalahan dan mengajukan solusi teknologi yang paling tepat.

“Ini adalah cara berpikir yang terbalik di mana kesimpulan sudah diambil sebelum kajian dilakukan,” kata Dwi,  pengkampanye Perkotaan dan Energi Walhi.

Penggunaan terminologi ini harus melalui proses kajian dan validasi teknologi, termasuk baku mutu lingkungan dan parameter-parameter penting yang harus dipantau. Seperti halnya kadar emisi, “fly ash” dan “bottom ash”, pemantauan dioxin/furan, manajemen/operasional teknologi tersebut, rekam jejak implementasi teknologi yang diusulkan di negara yang mirip kondisinya dengan Indonesia, dan aspek pembiayaan serta indikator lainnya perlu dikaji lebih serius.

Penjelasan tentang kriteria sampah membuka ruang untuk teknologi non-termal seperti biodigester dan inisiatif Zero Waste serta upaya minimisasi dan pengelolaan sampah di tingkat lokal dengan peran serta masyarakat yang tinggi, yang sudah terbangun beberapa dekade terakhir di berbagai kota di Indonesia.

“Hal ini akan lebih menunjukkan penghargaan dan itikad baik pemerintah terhadap upaya-upaya pengelolaan sampah di tingkat masyarakat dan sesuai dengan rencana serta kemampuan pembiayaan pemerintah daerah,” katanya. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi Dana PamLinmas, Jaksa Akan Panggil Kasat Pol PP Provinsi

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MUARADUA – Kejaksaan Negeri Baturaja cabang Muaradua terus mendalami kasus dugaan korupsi Dana Pam Linmas Pilpres dan Pileg yang kini menyeret mantan Kepala Kesbangpol dan Linmas, Amir Hamzah. Langkah yang dilakukan pihak kejaksaan saat ini dengan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi terkait dugaan korupsi yang kini telah menjerat dua pejabat di Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten OKU Selatan. Sebelumnya camat […]

  • Danau Aur Ditargetkan Penghasil PAD Terbesar Sektor Pariwisata 

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah gencar-gencarnya lakukan pengembangan dan penataan kembali keberadaan objek wisata Danau Aur, berlokasi Kecamatan Sumber Harta. Sebagai harapan besar, kedepan ditargetkan objek wisata Danau Aur mampu menjadi penghasil pendapatan asli daerah (PAD) terbesar sektor Pariwisata. Hal itu dikatakan Kabid Objek Wisata, […]

  • Inilah Daftar 70 Anggota PPK Yang Dilantik KPU Mura

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS -| Berikut Daftar 70 Nama Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpilih yang dilantik KPU Mura, Sabtu (29/02) di SMart Hotel Lubuklinggau. Post Views: 1,198

  • Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut, “Prabowo” Warga Setiamarga Kecewa Pelayanan PLN Lamban

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MURATARA – Warga Desa Setiamarga, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara, (Muratara), mengeluh lantaran pelayanan teknis PLN di desanya sangat lamban. Sudah tiga hari tiga malam berturut-turut sejak hari jumat (15/03/19) sampai berita ini di terbitka minggu (15/03/19), listrik di blok C dan blok A padam. “Listrik jalur Blok C dan Blok A mati, tetapi […]

  • Kabut Asap di Mura Semakin Parah, Warga Keluhkan Batuk Sakit Tengorokan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    *Dinkes Klaim Sudah Bagi-bagi Masker MUSI RAWAS – | Bencana kabut asap terjadi di Kabupaten Musi Rawas (Mura), kondisi semakin parah. Kabut asap berasal dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), takhayal kini keluhkan banyak warga mengalami batuk-batuk dan sakit tenggorokan. Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Mura melalui Dinas kesehatan (Dinkes) mengklaim sudah sejak tiga bulan […]

  • Soal BSM SMP M 6 Palembang, Kasek : Urusan Selesai, Berita Acara Cukup

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 6 lagi sibuk untuk diwawancarai masalah penyaluran dana Bantuan Siswa Miskin yang diambil kepala sekolah SMP Muhammadiyah 6. “Urusan dengan wali siswa sudah selesai, Berita acara sudah cukup” demikian penjelasan Kepala Sekolah sa’at ditanya mengenai Bantuan Siswa Miskin yang diambil kepala sekolah, Kamis (19/11/2015). Info sebelumnya yang Kami terima […]

expand_less