Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Wali Kota Lubuk Linggau Terima Penghargaan Atas Dukungan Program JKN-KIS dari Wapres

Wali Kota Lubuk Linggau Terima Penghargaan Atas Dukungan Program JKN-KIS dari Wapres

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
  • visibility 73

JAKARTA – Pemerintah Kota Lubuklinggau kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini berupa penghargaan kepada pemerintah daerah yang telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Program ini merupakan bagian dari program strategis nasional dengan mendorong terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin kepada Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023).

Dalam sambutannya, Wapres mengapresiasi komitmen Pemda khususnya dalam melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor: 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam Inpres Nomor 1 tahun 2022, salah satu instruksi Presiden kepada Gubernur dan Bupati/Walikota adalah mendorong target RPJMN. Target tersebut yaitu 98 persen penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS pada 2024, dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah.

Menurutnya, sampai 1 Maret 2023 jumlah penduduk Indonesia yang sudah dijamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN-KIS sebanyak 252,1 juta jiwa atau lebih dari 90% dari seluruh penduduk Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan BPJS Kesehatan bekerja keras melakukan berbagai advokasi kepada Pemerintah Daerah agar seluruh penduduk di masing-masing wilayah dapat diintegrasikan dengan Program JKN-KIS.

Namun Ghufron menekankan tercapainya predikat UHC juga harus memastikan bahwa setiap penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil, merata dan bermutu, baik itu layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Untuk itu, BPJS Kesehatan juga berupaya memperluas akses layanan kesehatan tersebut dengan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan (rumah sakit).

BPJS Kesehatan mendorong Kementerian dan Pemda terkait dalam hal memenuhan sarana dan prasarana di daerah agar mutu layanan kesehatan dapat dirasakan sama, dimanapun peserta itu berada,” ujarnya.

Ghufron juga menekankan, penyelenggaraan Program JKN-KIS saat ini sudah on the track dan telah terbangun sebuah ekosistem JKN-KIS yang kuat dan andal yang juga didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi serta digitaliasi layanan yang terus dikembangkan.

BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik juga telah menjalankan tugas selama hampir 10 tahun dengan baik, sesuai dengan amanat UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian kinerja organisasi yang kian positif mulai dari predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) sebanyak 8 kali berturut sejak program bergulir tahun 2014 atau 30 kali sejak era PT Askes (Persero), kepuasan peserta yang semakin meningkat, serta yang tidak kalah penting adalah kondisi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang sehat.

“Dengan kondisi finansial yang sehat, tidak ada gagal bayar klaim kepada fasilitas kesehatan bahkan BPJS Kesehatan memberikan uang muka layanan untuk memastikan terjaganya cashflow rumah sakit. Harapannya fasilitas lebih nyaman dalam memberikan layanan kepada peserta tanpa ribet dan tanpa diskriminasi,”kata Ghufron.

BPJS Kesehatan juga mendukung upaya pemerintah dalam hal menyesuaikan tarif layanan fasilitas kesehatan, melalui Permenkes Nomor 03 Tahun 2023 yang mengakomodir kesesuaian biaya layanan kesehatan dan perbaikan anomali struktur tarif lama. Dari 92,3 juta pemanfaatan pada tahun 2014, menjadi 502,8 juta pemanfaatan pada 2022. Kehadiran Program JKN-KIS tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam hal membuka akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, namun juga melindungi masyarakat dari kemiskinan. (ADV-Faisol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Jokowi-Prabowo sinyal kuat dari elit kepada rakyat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Pengamat politik dari Indikator Politik Indonesia Burhan Muhtadi menegaskan, pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jakarta pada Sabtu hari ini adalah sinyal yang kuat dari elite kepada masyarakat bawah untuk bersatu, menjaga persatuan, dan bersama-sama berkontribusi pada pembangunan bangsa. “Pertemuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini merupakan bentuk pengakuan yang nyata […]

  • Dukung Kelancaran Tugas, Polres Mura Dibantu Operasional

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna berikan dukungan kelancar tugas polri, terutama bagi personil jajaran kepolisian resort (Polres) Mura. Segera pemerintah kabupaten (Pemkab), berikan bantuan operasional. Demkian disampaikan Bupati Mura. H. Hendra Gunawan dalam kesempatan syukuran HUT Bhyangkara ke-73 Polres Mura berlangsung halaman upacara Polsek Muara Beliti. Rabu (10/7) siang. Dikataka Hendra, dikesempatan puncak peringatan korps […]

  • BNN Beri Penghargaan Bupati Mura, Kolaborasi Dewita Bersinar

    BNN Beri Penghargaan Bupati Mura, Kolaborasi Dewita Bersinar

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional RepubIik Indonesia (BNN RI). Pemberian penghargaan ini atas dukungan terhadap pembentukan Desa Wisata Tematik Bersih Narkoba (Dewita Bersinar) yang telah launching beberapa waktu lalu di Musi Rawas. Prosesi penyerahan penghargaan langsung diberikan oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, […]

  • Sosialisasi Pajak, Upaya Tingkatkan Kesadaran WP Kejar Target Pembangunan

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna meningkatkan pemahaman aparatur desa dan masyarakat tentang kesadaran membayar pajak, Pemkab Musi Rawas melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menggelar Sosialisasi se-Kecamatan Muara Beliti di Gedung Serbaguna Desa Bumi Agung, Jum’at (12/07). Sosialisasi pajak tersebut meliputi 3 item yakni PBB P2, Pajak Walet dan Pajak Restoran yang diikuti […]

  • Ambil Langkah Strategis, Pemkab Mura gandeng ‘LAMA I’ Atasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    * MOU dengan ‘LAMA I’, Pemkab Mura Komitmen Turunkan Gas Emisi Rumah Kaca MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Guna mewujudkan Sinergi dan Integrasi antara Mitigasi perubahan iklim dan Rencana Pembangunan Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) lakukan MOU dengan Locally Appropriate In Indonesia (LAMA – I), Senin (06/05/2015) di Hotel Hakmaz Taba, Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel). […]

  • Pemkab Mura Ditantang Untuk Transparan Pengelolaan Aset Daerah

    Pemkab Mura Ditantang Untuk Transparan Pengelolaan Aset Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), Sumsel ditantang untuk transparan dalam hal pengelolaan dan pendapatan dari aset daerah. Selama ini pengelolaan aset banyak yang tidak jelas termasuk beberapa lelang aset tidak diketahui publik. Pengelolaan aset tidak transparan diduga terjadi ajang bancakan oknum pejabat untuk ambisi memperkaya diri sendiri. Demikian disampaikan Ketua Yayasan […]

expand_less