MUSI RAWAS – Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah program pemerintah sebagai stabilisator harga pangan di masyarakat.

GPM diharapkan dapat membantu masyarakat ekonomi lemah dibawah garis kemiskinan dalam suatu wilayah.

Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud menyambut baik GPM ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan tidak tetap atau rendah di Kabupaten Musi Rawas agar dapat membeli sembako dengan harga yang lebih murah.

“GPM merupakan upaya Badan Pangan Nasional dalam rangka stabilitasi pasokan dan harga pangan, yang bertujuan untuk menjaga harga pangan pokok di tingkat produsen dan konsumen.

Dengan ini juga dapat memberikan kemudahan aksesibilitas pangan bagi masyarakat,” ujar Ratna Machmud saat membuka GPM Ke-2 melalui Anggaran Biaya Tambahan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Tahun 2023. Selasa (26/09/2023) di Halaman Kantor Camat Tuah Negeri.

Dampak dari musim kemarau mengakibatkan kenaikan berbagai harga pangan terutama beras, lanjutnya.

“Karena itu, kita perlu melakukan tindakan pendistribusian pangan dengan harga terjangkau untuk menstabilkan ketersediaan dan harga pangan, meliputi beras medium, gula pasir, minyak goreng, telur ayam dan pangan lainnya,” kata Ratna Machmud.

Dia berharap, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Musi Rawas dapat melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menstabilkan harga di pasaran sehingga tidak naik melebihi batasannya dan masyarakat tidak memikirkan harga-harga di pasar yang mengalami kenaikan.

Dalam kesempatan itu, Ratna Machmud menyalurkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat berupa benih pertanian, pupuk, terpal jemur, dan mesin jahit karung.

Hadir juga dalam acara itu, Kapolsek dan Danramil Muara Kelingi, Kepala OPD Musi Rawas, Camat Tuah Negeri, Kepala Desa se-Kecamatan Tuah Negeri, Perwakilan Perum Bulog, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat. | *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *