Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tembus 14 ribu/dolar, Nilai Rupiah Sudah Menakutkan

Tembus 14 ribu/dolar, Nilai Rupiah Sudah Menakutkan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 2 Sep 2015
  • visibility 54

JAKARTA — Pengamat Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Tony Prasetiantono mengatakan, kurs rupiah yang menembus Rp 14 ribu per dolar AS sudah menakutkan. Menurutnya, nilai tukar rupiah harus dikembalikan ke level yang masuk akal.

“Apa pun alasannya itu nggak bener, ya level yang masuk akal sesuai dengan kemampuan kita. Kalau sekarang barangkali Rp 13 ribu per dolar AS, syukur-syukur bisa Rp 12.500 per dolar AS,” jelas Tony kepada wartawan di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Rabu, (2/9).

Menurutnya, semakin melemahnya rupiah disebabkan kecemasan yang berlebihan. “Celakanya setiap orang di dunia, ketika cemas pegangnya dolar,” tambah Tony.

Tony mengungkapkan, banyaknya orang yang pegang dolar karena tak mungkin pegang kurs euro di tengah permasalahan ekonomi Uni Eropa. Menyimpan mata uang yen pun tak bisa, sebab perekonomian Jepang sedang stagnan.

Menurut dia, Cina bahkan telah membatasi peredaran kurs Yuan. Pemerintah Cina sengaja melakukan devaluasi agar mata uangnya tak terlalu menguat. “Jadi saya merasa rupiah di level Rp 14 ribu per dolar AS tak akan permanen, sebab saya sudah lihat tanda-tanda orang mulai berada di titik jenuh pegang dolar AS,” jelas Tony.

Ia menuturkan, bila banyak investor mulai jenuh simpan dolar, maka akan segera dijual, namun tak lagi ke saham AS sehingga saham AS turun.

Berdasarkan Bloomberg Dollar Index, nilai tukar rupiah masih melemah hingga 39 poin atau 0,28 persen ke Rp 14.106 per dolar AS pada pembukaan hari ini. Kemudian sampai penutupan, rupiah ditutup terdepresiasi 0,28 persen atau 39 poin ke Rp 14.137 per dolar AS.

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak pada level terlemah Rp 14.145 per dolar AS, dan terkuat Rp 14.098 per dolar AS. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Selesai Dikerjakan, Jalan Aspal Purwodadi Rusak dan Ditumbuhi Rumput

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Baru selesai dikerjakan, jalan aspal di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, sudah ada yang rusak dan ditumbuhi rumput. Gimin, warga setempat, kepada wartawan mengatakan, pengaspalan jalan Kelurahan Purwodadi selesai dikerjakan sekitar empat (4) bulan yang lalu. “saya senang jalan kami diaspal, tapi saya juga bingung, jalan baru dibangun kok […]

  • RUU Perlindungan Pasar Rakyat Perlu Dibentuk

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    RANCANGAN Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pasar rakyat perlu segera dibentuk, agar nantinya bisa melindungi pasar rakyat yang sekarang mulai tergerus oleh adanya pasar-pasar modern. Dari data Kementerian Perdagangan di tahun 2011, dari 10 ribu pasar rakyat, kini 4 ribunya sudah lenyap. Pasar rakyat dinilai kalah bersaing dengan kehadiran pasar modern. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI […]

  • Bupati Mura Wakili 102 Kepala Daerah Teken MoU Prukades

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah didaulat menjadi perwakilan 74 Bupati se-Indonesia untuk menerima hibah IPDMIP dari Menteri Keuangan (Menkeu), hari ini (8/3) momen yang sama terulang. Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan kembali didaulat mewakili 102 kabupaten dan kota se -Indonesia secara simbolis melakukan penandatanganan naskah pola kemitraan (MoU) Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) antara Kementrian Desa, Pembangunan […]

  • Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Hasani ; “PT.CLBB tebangi kebun saya!” Perusahaan telah semena- mena menebangi kebun karet saya yang produktif dan telah kami sadap. Saat ditanya, mereka mengatakan bahwa lahan itu milik mereka. Ini aneh, karena saya tidak pernah menjual kebun saya itu kepada pihak manapun. Untuk itulah saya melaporkan kasus ini kepada polisi. Demikian dikatakan oleh Hasani (44) […]

  • Musi Rawas Targetkan Merdeka Sinyal Tahun 2020

    • calendar_month Sen, 9 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Musi Rawas menargetkan pada tahun 2020 mendatang daerah ini akan bebas dari blankspot area. Hal ini ditegaskan Plt. Kadiskominfo Mura, Muhamad Rozak usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan 26 Pemerintah Provinsi meliputi 128 Kabupaten dari 4.005 desa yang belum terjangkau sinyal selular di Indonesia yang berlangsung […]

  • Wali Murid Keluhkan Pungutan Pembuatan Pagar SDN Wukirsari

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com –Pihak SDN di Desa H Wukirsari, Kecamatan Tugumulyo diduga telah memungut uang dari setiap murid + Rp 200.000, dengan alasan untuk pembangunan pagar sekolah yang berguna untuk mengikuti Lomba Adi Pura Tingkat Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Dengan adanya pungutan tersebut, beberapa orang tua/wali murid sangat keberatan. ” “Uang itukan besar jumlahnya, […]

expand_less