Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » SE Kapolri Mengenai Ujaran Kebencian Picu Kemarahan Netizen

SE Kapolri Mengenai Ujaran Kebencian Picu Kemarahan Netizen

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
  • visibility 57

JAKARTA — Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atau hate speech mendapat reaksi beragam dari masyarakat di dunia maya atau biasa disebut netizen.

Indonesia Indicator (I2), sebuah lembaga di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence), di Jakarta, Kamis (5/11), mencatat, dalam waktu dua minggu terakhir, hingga 5 November pukul 18.30 WIB, tercatat 12.024 cuitan di Twitter yang menyoroti Surat Edaran tentang ujaran kebencian.

“Terutama di empat hari terakhir, isunya mencapai 10.229 tweet,” ujar Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang.

Menurut Rustika, tweet amarah mendominasi emosi terhadap ujaran kebencian. Setelah itu disusul oleh anticipation (mengingatkan, hati-hati, awas), dandisgust?(benci, kecewa, memalukan, kemunafikan, dan sebagainya). “Ada upaya?trust, yang sifatnya lebih sinis terhadap adanya ujaran tersebut,” papar Rustika.

Ia berpendapat munculnya sentimen negatif di Twitter terhadap SE Ujaran Kebencian terjadi akibat strategi komunikasi. Menurut Rustika, isu tentang ujaran kebencian sudah pernah disampaikan Yenny Wahid melalui Wahid Institute pada Januari 2012, ketika terjadi gesekan antara jemaat gereja HKBP Filadelfia dengan warga.

“Pernyataan Kapolri sebenarnya pada esensi situasi-situasi seperti ini punya tujuan yang baik untuk menekan praktik-praktik terjadinya pelecehan SARA, dan bentuk intoleransi lainnya. Seperti di kasus Tolikara, namun di ranah twitter situasi itu dipersepsikan untuk membungkam kebebasan berpendapat,” paparnya.

Di Twitter, tambah Rustika, situasi emosi lebih mudah terbaca karena sifatnya yang spontan dari para netizen. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendera dan Simbol Israel Seolah Tak Asing di Tolikara

    Bendera dan Simbol Israel Seolah Tak Asing di Tolikara

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    TOLIKARA — Bendera dan simbol Israel terlihat begitu tiba di Kabupaten Tolikara, Papua. Simbol Bintang David itu seolah tak asing bagi masyarakatnya. Pantauan wartawan, begitu tiba di Jayapura simbol itu terlihat dari sebuah pin yang dikenakan salah satu jamaah Gereja Injil Di Indonesia (GIDI), saat menyambangi kantor GIDI Jayapura. Selain di Jayapura, logo negara zionis […]

  • Desa di Mura Prioritas Pengunaan DD Inovasi Desa 

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Realisasi program bantuan pemerintah pusat, yakni peyaluran dana desa (DD) sudah masuk tahun ke lima. Sebagai evaluasi, tentunya masing-masing desa mampu memprioritaskan pengunaan DD tidak hanya fokus pembangunan desa melainkan upaya mengarah Inovasi Desa. Hal itu disampaikan, Kepala DPMD Mura Mefta Jhoni didampingi Kabid Fasilitasi Perencaan Keuangan Desa Andrianto ketika dibincangi […]

  • Penerimaan Pajak Sumsel Capai 96 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengatakan penerimaan pajak wilayah Sumatera Selatan telah mencapai 96 persen. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan kinerja yang baik dan diharapkan capaian pajak dan retribusi Sumsel terus meningkat. “Kalau kita melihat pelaksanaan perpajakan di Sumsel ada tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2018 penerimaannya lebih tinggi dan kita […]

  • Karyasid : GCC Sudah Diperiksa BPK dan Tidak Ada Masalah

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dugaan korupsi pembangunan Gedung Guru Convention Center (GCC) di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti yang disampaikan Aliansi Suara Pemuda Musirawas, dibantah mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, H Karyasid Helmi. Menurut Karyasid saat dialog dengan Aliansi Suara Pemuda Musirawas, Kamis (05/01/2017) diruang kerja Kepala Dinas PUCKTR, GCC sudah diperiksa […]

  • Ahli : Hak Angket DPR Hanya untuk Pemerintah

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hak angket DPR hanya dapat ditujukan bagi Pemerintah selaku pelaksana kekuasaan eksekutif. Hal tersebut disampaikan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Yuliandri dalam sidang uji aturan hak angket DPR dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), […]

  • Sembunyikan Belasan Paket Sabu Dalam Kamar Mandi, IRT Warga Lakitan Diringkus

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Liana (34) warga Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas (Mura) hanya bisa menangis dihadapan petugas penyidik Satuan Narkoba Polres Mura. Perempuan Ibu Rumah Tangga (Irt) diduga pemuja sekaligus bandar sabu ini, terpaksa diborgol lataran kedapatan sembunyikan belasan paket klip berisi kristal putih narkoba jenis sabu-sabu didalam kamar mandi dikediamannya, Kemarin […]

expand_less