Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Puluhan Hektar Lahan Pertanian  Air Satan Kekeringan

Puluhan Hektar Lahan Pertanian  Air Satan Kekeringan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
  • visibility 88

MUSI RAWAS – | Dampak besar akibat musim kemarau, tengah dirasakan para petani di Kabupaten Musi Rawas (Musi Rawas). Seperti halnya, kondisi itu dikeluhkan petani warga Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti. Dimana, sudah satu bulan terakhir puluhan Hektar lahan pertanian sulit ditanami lantaran mengalami kekeringan.

Suparjo (45) seorang petani tidak lain warga Dusun III Desa Air Satan mengatakan sudah hampir dua pekan lamanya. Dirinya, bersama petani lainnya tidak bercocok tanam karena median tanah lahan pertanian kekeringan tidak bisa ditanami tanaman.

“Sampai sekarang, bisa dilihat sendiri lokasi lahan pertanian. Dimusim hujan saja, kita sudah tidak menanam padi. Mengantinya memanam palawija. Tetapi, sudah lama tidak turun hujan. Kita dan petani disini (Air Satan/red), sudah lama tidak ke kebun karena lahan kekeringan,” ungkap Suparjo ketika dibincangi sejumlah wartawan disela-sela aktivitas berada dikediamannya.

Tidak hanya kesulitan bercocok tanam, dengan terjadinya kemarau. Hampir sebagian besar petani tetap bertahan, ada juga terpaksa meninggalkan lahan pertani mencari rejeki lainnya.

“Kalau sehari-hari, selain menam sayur-sayur kacang panjang, kemudian buah-buahan semangka, dan pepaya. Kita pun sudah mencoba walau kondisi lahan kering, menyemai sayur-sayur seperti bayam dan kangkung. Tetapi karena memang, sudah lama tidak hujan. Lebih baik, sementara menunggu hadirnya hujan baru kita lanjut kembali berkebun cocok tanam,” bebernya.

Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui Plt Kepala Dinas Pertaian dan Pertenakan (Disnakan) Tohirin menjelaskan, semua dengan kondisi cuaca panas diakibatkan musim kemarau. Pihaknya telah mendapatkan laporan, banyak lahan pertanian mengalami kekeringan.

“Sekarang memang musimnya kering. Apalagi sudah mamasuki tiga bulan. Kita menghimbau istansi terkait, maupun petani untuk bersabar,” terangnya.

Selain itu, semua kejadian kekerigan lahan pertanian sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pihaknya turun lakukan sosialisasi, upaya mencarikan solusi suplay kebutuhan air mengaliri lahan pertanian.

“Kekeringan terjadi memang situasional, karena  sampai September 2019. Kondisi alam tidak turunya hujan, karena memang lagi musim kemarau,” ķtandasnya.

“Kemudian, lainya. Kita pun turunkan tim guna lakukan pengawalan keberadaan sumber air dan juga dalam waktu akhir pekan kita turunkan tim gulirkan giat gotong royong,”tukasnyah. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR Minta Aparat Antisipasi Manuver Politik Jelang Pemilu

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong TNI, Polri, dan BIN untuk terus mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk yang diakibatkan oleh manuver politik para politisi. Manuver politik oleh siapa pun tidak boleh mengorbankan masyarakat, apalagi mengadu domba kelompok-kelompok masyarakat hanya karena beda pilihan politik. Bamsoet, panggilan Politisi Partai Golkar ini bersyukur dan memberi apresiasi kepada […]

  • Tanah Sengketa Makmur-Tolha “Status Quo” Jadi Posko BNPB

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Lokasi Tanah Sengketa antara Makmur dan Tolha Hasan dibangun pagar oleh Asiyah. Posisi tanah tersebut yang sekarang dipakai sebagai Posko BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). “Kami disini menumpang saja, tanpa bayar apapun, Dan sudah atas izin kedua Pemilik yang sedang sengketa” demikian dijelaskan Maman, ketua tim Posko BNPB Sumsel. (27/10/2015) Tanah Tersebut sekarang […]

  • Pemberian Fasilitasi RumJab Sekda Musi Rawas Rp575 Juta Tak Miliki Dasar Hukum

    Pemberian Fasilitasi RumJab Sekda Musi Rawas Rp575 Juta Tak Miliki Dasar Hukum

    • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sekretariat Daerah pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp33.910.196.950,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp32.683.297.479,00 atau 96,38% dari anggaran. Belanja Barang dan Jasa tersebut dianggarkan antara lain untuk Program Fasilitasi Kerumahtanggaan Sekretariat Daerah sebesar Rp4.971.822.600,00 dengan realisasi sebesar Rp4.848.086.000,00. Realisasi tersebut tidak seluruhnya untuk penyediaan kebutuhan rumah tangga Kepala Daerah […]

  • Coffe Morning dengan Insan Pers, Bupati Harap Sinergisitas Terus Terjalin

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan minta kerjasama dan sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dan insan pers terus terjalin serta ditingkatkan. “Tentunya kami minta insan pers dapat turut serta membantu membangun Kabupaten Mura. Tanpa bantuan insan pers tidak mungkin Mura bisa membahana di persada Nusantara,” pinta Hendra Gunawan saat […]

  • Satu Lagi Proyek ‘Siluman’ Dishut Mura di Lahan Griya Silampari Indah

    • calendar_month Sel, 1 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Satu lagi proyek ‘siluman’ Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas dikerjakan dikawasan dekat Perkantoran Agropolitan Center Muara Beliti. Dari awal pengerjaan hingga selesai tidak ditempel papan merek tentang proyek yang dikerjakan. Diduga proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kehutanan dengan pengerjaan penanaman tanaman hutan untuk penghijauan berupa Damar, Ketapang, Saga, Kenari, dan […]

  • Diduga Abis Nyabu, Warga Anyar Lakitan  Diringkus Polisi

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tim buru sergap (Buser) Satuan Narkoba Polres Mura, membekuk Rayo Azmiro (28) pemuda warga Dusun III Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan Musi Rawas. Pria keseharian bekerja sebagai buruh swasta diborgol, usai dirinya kedapatan mengantongi 6 paket klip berisi sabu-sabu seberat 1.43 gram. Senin (29/7) sore sekitar pukul 16.30 wib. Tidak hanya […]

expand_less