Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
  • visibility 87

boyke2boyke3

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Program kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini merupakan program yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi.

Selain itu guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan mencegah pernikahan dini untuk mempersiapkan kehidupan berkeluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas generasi mendatang. Demikian disampaikan Bupati Musi Rawas dalam acara Pembukaan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini, Rabu (29/07/2015) di Hotel Sempurna Lubuklinggau.

Dalam acara dengan tema “Menjadikan ibu-ibu Tim Penggerak PKK desa / Kelurahan menjadi wanita indonesia peduli cegah kanker serviks sejak dini“ tersebut Bupati berpesan agar masalah kesehatan reproduksi atau seksualitas remaja dan pernikahan dini jangan diabaikan.

Selama ini kita memang belum menaruh perhatian penuh masalah ini,  terlihat dari banyaknya kasus kehamilan diluar nikah, aborsi tanpa peduli keselamatan jiwa. Sebagian remaja berusia 14 hingga 24 tahun pengetahuan mereka tentang resiko melakukan hubungan seks masih rendah,” paparnya.

Kegiatan sosialisasi ini, lanjut Bupati merupakan aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi remaja dengan memberikan pengetahuan dan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja.

Sistem reproduksi tersebut meliputi, fungsi, komponen dan proses yang dimiliki remaja baik secara fisik, mental, emosional dan spiritual serta upaya-upaya pencegahan adanya pernikahan dini dalam keluarga, sehingga akan terciptanya remaja yang sehat dan terhindar dari resiko gangguan kesehatan reproduksi remaja dengan menunda usia pernikahan dini, serta mempunyai perencanaan kehidupan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

“Untuk mencapai sasaran dari pelaksanaan pemberdayaan  perempuan melalui kegiatan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini, ada hal yang harus dilaksanakan secara nasional.

Perlu dibangunnya strategi untuk mengintegrasikan  pemberdayaan perempuan yang menjadi salah satu dimensi  integral dari kegiatan pembangunan didaerah, sehingga melalui sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan didaerah.

Diharapkan kegiatan pemberdayaan perempuan yang prospektif dapat terwujud, yaitu terciptanya kesehatan reproduksi remaja sesuai dengan standar kesehatan dan tidak terjadinya pernikahan dini,” papar Bupati.

Bupati juga berharap kepada peserta agar dapat lebih akomodatif dalam memberikan pemahaman hasil kegiatan sosialisasi ini didaerahnya masing-masing dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemberdayaan perempuan dalam setiap proses pembangunan dalam rangka mendukung suksesnya pembangunan di kabupaten Musirawas secara umum melalui berbagai kebijakan dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Sementara, menurut Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Musi Rawas Rosiawati, mengatakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini dalam pemberdayaan perempuan, dengan harapan tindak lanjut dari kegiatan yang akan dilaksanakan ini akan besar manfaatnya bagi kita semua dalam program pemberdayaan, kesejahteraan, peningkatan kapasitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi perempuan didaerah, khususnya kaum perempuan di pedesaan.

”Saya berharap kiranya para peserta pada gilirannya nanti dapat pula mensosialisasikan kepada masyarakat dilingkungannya masing-masing,  guna mewujudkan pilar-pilar Musi Rawas Darussalam, yaitu Musi Rawas Sehat, Musi Rawas Cerdas dan Musi Rawas Mapan,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Dr H Boyke Dian Nugraha SpOG selaku pembicara, Sekda Musirawas, Sekretaris DPRD, Kakan Pemberdayaan Perempuan, Staf ahli, kepala SKPD, ketua TP PKK kabupaten Musirawas dan peserta sosialisasi. (fs-ADV)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp93,-/kg – Senin 20 September 2021

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 20 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 19.726,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 13.808,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 11.836,-/kg 4. KKK 50% dibeli Rp 9.863,-/kg 5. KKK 40% dibeli Rp 7.890,-/kg Harga hari ini TURUN Rp 93,-/kg dari harga pada […]

  • MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MURATARA — Dugaan penyimpangan terhadap pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana prasarana air minum di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara yang menelan dana sebesar Rp 8.516.764.000, melalui APBD Muratara, yang dikerjakan PT. Putra Prima Mega Power, dengan masa waktu pelaksanaan selama tiga bulan, terhitung dari bulan Oktober-Desember tahun 2014 lalu, dimana proyek ini dibawah naungan Dinas Pekerjaan […]

  • Lusa, 29 Orang Warga Suro Bertarung Jadi BPD

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Setelah mengurai waktu cukup panjang, dengan telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi. Lusa, 14 November mendatang, sebanyak 29 orang warga Desa Suro Kecamatan Muara Beliti “bertarung” dalam pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Camat Muara Beliti Badarudin melalui Kasi Pemerintahan, Arief Chandra mengatakan semua berdasarkan amanat Undang-Undang, Perbup No 85 Tahun 21018, kemudian […]

  • Presiden Minta Semua Pihak Bekerjasama Tangani Stunting

    • calendar_month Kam, 5 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PERMASALAHAN  tumbuh kembang pada anak _(stunting)_ yang masih terjadi di Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widoo mengatakan, hal tersebut bisa menjadi kendala pada upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. _”Stunting_ atau gagal tumbuh merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa,” ucapnya saat memimpin Rapat Terbatas […]

  • Dewan Sepakat dan Menyetujui 8 Raperda Musi Rawas 2019

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – DPRD Kabupaten Musi Rawas mengadakan Rapat Paripurna ketiga tentang pengajuan 8 Raperda, Selasa (28/05). Rapat dipimpin Ketua DPRD kabupaten Musi Rawas, Yudi Fratama dengan agenda Mendengarkan Laporan Pansus-Pansus Dewan Terhadap 8 (Delapan) Raperda Kab. Musi Rawas Tahun 2019 dan Pengambilan Keputusan DPRD serta Mendengarkan Pendapat Akhir Bupati Musi Rawas. Jubir dari Panitia Khusus […]

  • API Award 2020, Sri Pengantin Juara II Destinasi Unik Terpopuler

    • calendar_month Ming, 23 Mei 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO – | Destinasi wisata terbaru Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenan Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, terpilih menjadi Juara dua dalam acara Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 kategori destinasi unik terpopuler. Penerima API ini diumumkan saat malam puncak acara API di Inaya bay Komodo, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur. Sedangkan juara […]

expand_less