Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pelemahan Nilai Rupiah Sangat Mengkhawatirkan

Pelemahan Nilai Rupiah Sangat Mengkhawatirkan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
  • visibility 80

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang mendekati angka Rp15.000, sudah sangat memprihatinkan. Hal ini berdampak pada impor Indonesia. Pasalnya banyak komoditas pangan didatangkan dari luar negeri, mulai dari kedelai, jagung, gula, hingga susu.

“Jadi kalau pemerintah mengatakan kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, kami menilai sudah sangat memprihatinkan,” ujarnya di sela-sela Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (04/9/2018).

Dalam Rapat Paripurna yang beragendakan penyampaian Jawaban Pemerintah atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas RAPBN 2019, Bambang lebih lanjut mengakui, pelemahan nilai mata uang terhadap dolar AS juga terjadi di negara-negara lain, tapi di Indonesia yang terparah.

Pada tahun  2012, kurs dolar Rp9.500, tetapi pada tahun 2018 kurs dolar mencapai Rp14.852. Sementara untuk dong Vietnam, kurs mata uang terhadap dolar AS pada tahun 2012 sebesar 20.835, tahun 2018 ini menjadi 23.306 per dolar AS. Sementara baht Thailand dari 31 menjadi 32 per dolar AS, dan riel Kamboja dari 4.067, menjadi 4.088 per dolar AS.

“Memang terjadi penurunan, tetapi tidak sedrastis yang terjadi di Indonesia. Sudah sangat rawan dan membahayakan, karena hampir hampir semua komoditas kita menggunakan kurs dolar,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Karena itu, kata Bambang, sehingga tidak bisa dibiarkan. Ia meminta Menteri Keuangan menyampaikan kepada Presiden, bahwa kondisi ini sudah memprihatinkan dan sudah memberatkan kehidupan masyarakat.

“Tolong disampaikan kepada kementerian terkait agar impor pangan hendaknya dikurangi, bukan malah ditambah. Impor beras tahun lalu sebesar 260 ribu ton. Sekarang impor beras diberi kuota 1,8 juta ton,” katanya lagi.

Akhirnya politisi dapil Jatim ini mengharapkan Kementerian Keuangan membuka data-datanya, apakah benar data-data yang diungkapkan tersebut benar adanya. “Harapan kami, semoga hal itu dapat memperbaiki kinerja keuangan kita,” pungkasnya. (mp/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Serahkan 3.000 Sertifikat Hak Atas Tanah di Cirebon

    • calendar_month Ming, 11 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    CIREBON – Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan secara langsung sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat. Kali ini giliran masyarakat Kabupaten Cirebon dan sekitarnya yang mendapatkan sertifikat langsung dari Presiden. Penyerahan sertifikat berlangsung di Function Hall, The Radiant Hotel, Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 11 Maret 2018. “Ada 3.000 sertifikat yang diserahkan kepada bapak/ibu […]

  • Kepala Daerah Persoalkan Pembatasan Kewenangan

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SEJUMLAH yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) serta walikota, mengajukan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. APKASI yang diwakili kuasa hukumnya Andi Syafrani, mempersoalkan ketentuan dalam UU Pemda yang mengatur pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah yang dinilai membatasi kewenangan pemerintah kabupaten/kota dengan cara memperluas campur tangan pemerintah pusat […]

  • Diduga Lemah Pengawasan, Proyek Drainase Dikerjakan Asal-asalan

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Proyek pembangunan drainase Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo diduga tertutup dan seakan pengawasan dinas terkait lemah. Hal ini berdasarkan pantauan dan penilaian DPD LSM BARAK NKRI dan Ormas GPK MLM, pengerjaan proyek tersebut dalam pengerjaan 30% dan tanpa plang proyek. Ketua DPD LSM BARAK NKRI, M Rifa’i menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi […]

  • Kemenhub Dinilai Tak Tegas Tetapkan Aturan Mudik

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi V DPR RI Lasmi Indaryani menyayangkan kebijakan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang tidak memiliki ketegasan dalam pengaturan mudik. Sebab, menurut Laksmi, Pemerintah terkadang memiliki kebijakan yang berubah-ubah, sehingga membuat masyarakat luas berada dalam situasi yang membingungkan. Terlebih, ungkap Lasmi, belakangan ini ditambah dengan mencuatnya perbedaan istilah antara […]

  • 516 Guru Honorer di Musi Rawas Dapat Bantuan Operasional

    • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 ini merupakan hari special bagi guru honorer di lingkungan Kabupaten Musi Rawas. Pasalnya bertepatan dengan kegiatan peringatan Hardiknas tahun ini berlangsung di auditorium Pemkab Musi Rawas, Rabu (02/05) itu, 516 guru honorer mendapat bantuan operasional serta penyerahan surat perjanjian kerja terhadap guru honorer yang mengabdi di daerah khusus. Plt […]

  • Wabup Suwarti Dukung dan Apresiasi Program Hijaukan Bumi, Tanam 33 Ribu Pohon

    Wabup Suwarti Dukung dan Apresiasi Program Hijaukan Bumi, Tanam 33 Ribu Pohon

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Musi Rawas Hj. Suwarti menghadiri kegiatan FIFGROUP Hijaukan Bumi, Kerjasama FIF Group (Federal International Finance) dengan SMK Negeri 2 Pertanian Tugumulyo dan Kwarcab Pramuka Musi Rawas. Hijaukan Bumi “Tanam 33.000 Pohon Sepanjang 2022 se-Indonesia” merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 […]

expand_less