Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Musi Rawas Terpuruk ke Urutan 15 MTQ Sumsel, Berikut Penjelasan Kabag Kesra

Musi Rawas Terpuruk ke Urutan 15 MTQ Sumsel, Berikut Penjelasan Kabag Kesra

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
  • visibility 133

MUSI RAWAS – | Kabupaten Musi Rawas (Mura) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang berada diurutan ke-15. Terpuruknya prestasi Kabupaten Mura ini hingga menempati nomor tiga terakhir dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Menurut Kabag Kesra Setda Mura, M Yusran Amri, pada 2020 ini pihaknya sengaja mengutamakan kearifasan lokal walaupun pihaknya kalah tidak dapat juara. Namun, ada satu kebanggaan karna dimulai dari tahun ini bersama-sama komitmen untuk menggunakan produk-produk lokal.

“Produk lokal dimaksud, yaitu mengambil peserta santri kita yang asli daerah kita sendiri. Artinya asli putra putri daerah,” kata Yusran Amri, Selasa (15/9).

Prestasi itu bukan indikator kalau daerah Kabupaten Mura ini gagal dalam program Mura Religius prestasi itu bonus, walau pun prestasi itu juga penting. Namun tidak bisa dijadikan indikator kalau daerah itu religius atau tidaknya.

“Daerah sudah menggelontorkan anggaran untuk pembinaan, sebenarnya bukan kami yang membina santri. Tapi ada pembinanya, yakni guru ngaji di setiap kecamatan dan desa masing-masing,” ucapnya.

Menurutnya, Pemkab Mura memfasilitasi saja dan memberikan semangat para guru ngaji, dengan memberikan insentif guru ngaji yang terpilih di 14 Kecamatan, dan santri-santri pembinaannya di kecamatan dan desa masing-masing melalui Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

“Kita memberikan sarana serta fasilitas insentif kepada Guru ngaji, jumlahnya 704. Tokoh agama, Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa/Kelurahan (P2UKDK), jumlahnya 205 yang terdiri dari P2UKD SK Provinsi 132, P2UKD SK Bupati 76 dan marbot jumlahnya 552 dengan insentip 160 ribu perorang.

Kami tidak menuntut dan memokuskan untuk anak berprestasi, bisa saja kami mengambil santri dari daerah lain bukan berasal dari daerah kita sendiri agar mendapatkan prestasi.

Namun agak kurang elok jika memakai peserta santri dari daerah lain, demi mendapatkan gelar prestasi tersebut, memang santri kita ini belum semuanya terbina dengan baik,” jelasnya. | *

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Desa 2019 Naik, Ini Catatan Mendes PDTT

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, anggaran dana desa tahun 2019 akan ditingkatkan Rp25 Triliun dari Rp60 Triliun menjadi Rp85 Triliun. Dengan catatan, dana desa yang telah dikucurkan sebelumnya dilaksanakan dengan baik, tidak menimbulkan masalah, dan kepala desa harus benar-benar siap. Hal tersebut disampaikan saat melakukan dialog interaktif […]

  • Bupati Optimis, Pelayanan Publik di Musi Rawas Masuk Kategori Hijau

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan optimis dalam hal pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan mendapatkan penilaian yang memuaskan, paling tidak bisa masuk kategori hijau. Harapan ini disampaikan Bupati saat menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sumsel di ruang Bina Praja Pemda Muara Beliti, Rabu (12/06). “Terima kasih kepada Ombudsman RI yang […]

  • Puluhan Ibu-ibu Laporkan Dugaan Pungli Pendamping PKH

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Puluhan Ibu-ibu dari Kelurahan Muara Kelingi datangi Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas menuntut dan melaporkan dugaan pungli oknum Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Selasa (23/07). Ibu-ibu penerima dana PKH ini memperjuangkan haknya dan meminta Pendamping Sosial PKH transparan tentang komponen yang seharusnya mereka terima. Program tersebut yang diduga dilakukan, Hb […]

  • Bupati Apresiasi Kegiatan TMMD, Turut Memajukan Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengatakan manfaat Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-112 Tahun 2021 dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam hal membangun, mengembangkan desa sehingga kemajuan ekonomi desa menjadi seimbang, untuk mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat. “Saya ucapkan terima […]

  • Herdawan : Kawasan Bukit Sulap Miliki Dokumen UPL/UKL

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Beredar informasi selama ini bahwa kawasan wisata hutan lindung Bukit Sulap di Lubuklinggau, Sumatera Selatan tidak memiliki AMDAL. Hal ini karena beberapa tahun sebelumnya dari informasi bahwa Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau tidak berani menanda tangani dokumen analisis pengendalian dampak lingkungan. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau, Herdawan ketika dikonfirmasi Jurnalindependen.com […]

  • Pemkab Mura Sosialisasi Pelayanan Perizinan/Non Perizinan

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas melakukan Sosialisasi dan publikasi pelayanan perizinan dan non perizinan, Kamis (04/10) di Meeting Room Hotel Burza Lubuklinggau. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Rawas, Yudi Fachriansyah menyampaikan dalam sambutannya, sosialisasi dimaksud untuk mengaktifkan pelayanan di tengah masyarakat. Salah satu indikasi keberhasilan […]

expand_less