Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Musi Rawas Targetkan Merdeka Sinyal Tahun 2020

Musi Rawas Targetkan Merdeka Sinyal Tahun 2020

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 9 Jul 2018
  • visibility 123

JAKARTA – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Musi Rawas menargetkan pada tahun 2020 mendatang daerah ini akan bebas dari blankspot area. Hal ini ditegaskan Plt. Kadiskominfo Mura, Muhamad Rozak usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan 26 Pemerintah Provinsi meliputi 128 Kabupaten dari 4.005 desa yang belum terjangkau sinyal selular di Indonesia yang berlangsung dari tanggal 8 -11 Juli 2018 di Hotel Royal Kuningan Jakarta.

Dikatakan Rozak, sebelum dilaksanakan Rakornas, pihaknya pada tahun 2017 telah mengajukan ke Balai penyedia dan pengelola pembiayaan telekomunikasi dan informasi (BPPPTI) yang kemudian berubah menjadi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia berupa pembangunan lima desa broadband terpadu (DBT) dan dua unit menara Base Transceiver Staton (BTS) di dua desa serta pembangunan akses internet untuk 19 puskesmas dan 4 SMPN di wilayah Kabupaten Mura.

Diharapkan dengan dipenuhinya usulan ini maka dapat mengurangi jumlah blankspot area dan aksesbilitas masyrakat dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi berjalan dengan lancar yang diketahui hingga saat ini sekitar 50 persen wilayah Kabupaten Musi Rawas masih dalam statuus blankspot.

Pada Rakornas yang diselenggarakan oleh BAKTI, lanjut Rozak, pihaknya kembali menegaskan kepada pihak BPPPTI berupa penyapaian surat pernyataan dukungan program pelaksanaan kewajiban pelayanan universal telekomunikasi informasi dan surat pernyataan kesiapan pengelolaan program atas atas penyediaan lahan untuk pembangunan khususnya BTS di Kabupaten Musi Rawas.

Dikatakan, Rozak, peyampaian Komitmen ini sebagai bentuk pemenuhan Peraturan Presiden nomor 131 tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019 dan pengusulan lokasi BTS oleh Pemda. Pada kesempatan itu juga, dirinya menegaskan Musi Rawas sudah sangat membutuhkan dukungan dari Kemenkominfo khususnya BPPPTI dan Bakti sehingga Musi Rawas dapat mendukung Indonesia “Merdeka Sinyal 2020”, sesuai dengan Program Nawacita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

Sebelumnya, Direktur Utama BAKTI Anang Latif pada saat pembukaan Rakornas, Senin (09/07/2018) mengungkapkan Kominfo telah melakukan kajian Pembangunan Jaringan Konektivitas dan Akses Telekomunikasi yang menghasilkan jumlah desa yang belum terjangkau sinyal adalah sebanyak 7.480 desa. Desa-desa ini akan dihubungkan secara bertahap melalui teknologi satelit, serat optik, dan microwave serta transisi dan migrasi antarteknologi tersebut dengan mempertimbangkan konektivitas jaringan yang tersedia.

Dijelaskannya, penetrasi internet menjadi salah satu pondasi terpenting untuk menyertakan penduduk di Wilayah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan dan Perbatasan) dalam mata rantai nilai perdagangan elektronik (eCommerce).

Dikatakanya, BAKTI dibentuk untuk memastikan bahwa manfaat digitalisasi dapat dinikmati oleh seluruh penduduk di NKRI dengan membangun jaringan telekomunikasi di wilayah-wilayah yang secara finansial tidak menarik untuk dikembangkan oleh swasta, antara lain, karena jumlah penduduk yang sedikit, lingkungan geografis yang sulit (3T), dan tingkat ekonomi masyarakat yang rendah.

Sebagai affirmative policy, Pemerintah hadir untuk membangun infrastruktur telekomunikasi dalam rangka menunjang ekonomi digital, antara lain dengan menggelar teknologi 4G di di wilayah perbatasan Indonesia. Langkah ini merupakan suatu leapfrog yang berangkat dari keyakinan bahwa perbatasan bukan hanya strategis sebagai garda kedaulatan politik, tetapi juga memiliki fungsi ekonomi.

Sementara itu, Direktur Penyediaan Infrastruktur BAKTI, Dhia Anugrah Febriansyah, menyampaikan dari tahun 2015 sampai dengan 2018, BAKTI telah membangun 855 BTS yang tersebar di wilayah 3T.

Disampaikan Dhia, Rakornas ini bertujuan untuk memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Daerah atas penyediaan lahan untuk pembangunan Base Transceiver Station di 4.005 desa dengan model bisnis Penyediaan BTS USO yang mewajibkan Pemda untuk menyediakan lahan seluas 20 x 20 Meter Persegi dimana di lokasi tersebut akan diinstalasi BTS equipment, menara, transmisi dan catu daya (power) yang akan dibangun oleh BAKTI bekerjasama dengan operator seluler.( *)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pekan, Polres Lubuklinggau Tangkap 11 TSK & Sita 392 Gram Sabu

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Selama kurun waktu dua pekan, digelar giat operasi (Ops) Antik 2019, Satuan reserse narkoba (Sat-Narkoba) Polres Lubuklinggau, berhasil menekan maraknya peredaran Narkoba terjadi di kota Lubuklinggau. Sedikitnya petugas mengamankan 11 orang tersangka pengedar dan Bandar sabu-sabu, bersama disita 392 gram sabu-sabu, sebutir pil ekstasy sebagai barang bukti (Bb) hasil tangkapan. Kepastian itu […]

  • Harga Emas Hari ini, UBS ‘Turun” sedangkan Antam ‘Naik Tipis’, 5 Oktober 2021

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Minggu (03/10/2021), di Pegadaian, cetakan Antam naik tipis dan UBS turun. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp484.000,- turun Rp2.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp907.000,- juga turun Rp4.000,- dari harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 […]

  • Satlantas Polres Mura Amankan Pengendara Motor Bawa Sabu

    • calendar_month Jum, 13 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Jajaran Sat Lantas Polres Musi Rawas berhasil mengamankan satu dari dua pengendara sepeda motor yang membawa narkoba jenis sabu, Kamis (12/04). Pelaku diketahui bernama An (20) itu diserahkan kepada Sat Res Narkoba Polres Musi Rawas guna diproses lebih lanjut. Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Lantas Polres Mura AKP Budi Hartono mengatakan, […]

  • PLN Muara Beliti Fokus Turunkan Tunggakan Pelanggan

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    ULP PLN Muara Beliti tahun 2018 ini fokus kepada pelanggan yang menunggak satu tahun keatas. Hal ini disampaikan Manajer yang lama M Rizal Alfian usai acara pisah sambut dengan Manajer yang baru Zero Fitrizon, Kamis. Menurutnya, masih banyak pembenahan, terutama masalah layanan di wilayah Muara Lakitan dan Trans Subur serta Kecamatan Jayaloka. “Upaya persuasif yang telah […]

  • KPU Mura Resmikan Rumah Pintar Pemilu

    • calendar_month Ming, 22 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas meresmikan Rumah Pintar Pemilu dan pagelaran seni budaya, Sabtu (21/04). Ketua KPU Musi Rawas Ach Zaen saat menyampaikan sambutannya mengatakan, pagelaran seni budaya ini diselenggarakan dalam rangka menyongsong satu tahun pelaksanaan Pemilu 2019. Dia mengaku gembira dan bangga atas antusias masyarakat menyaksikan pagelaran seni yang diselenggarakan […]

  • Pascapenetapan Paslon, Bawaslu Mulai Dibanjiri Gugatan

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sehari pascapenetapan pasangan calon yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai dibanjiri gugatan sengketa hasil penetapan. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Pusat Muhammad usai melakukan koordinasi dengan KPU Pusat. “Sepertinya banyak sekali aduan sengketa, lebih dari 10 (laporan gugatan) sampai pagi ini saja, sampai sore saya yakin akan terus […]

expand_less