Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Mendagri Usulkan Revisi Perpres BNPP Direvisi

Mendagri Usulkan Revisi Perpres BNPP Direvisi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 27 Des 2014
  • visibility 33

SEMARANG–Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memandang perlu merevisi Peraturan Presiden RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

"Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara tidak perlu diubah. Akan tetapi, Perpres No. 12/2010 tentang BNPP saja yang perlu direvisi dengan segera," katanya di Semarang, Jumat malam.

"Tanpa disadari," kata Mendagri yang notabene Kepala BNPP, "ada perintah UU tentang Wilayah Negara yang alot penyelesaiannya, yakni membuat Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan Kewenangan Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota yang sudah empat tahun belum berhasil dirumuskan pemerintah lalu."

Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menegaskan, "Peraturan pemerintah pelaksanaan saja belum dibuat, kok, lembaganya yang akan dibubarkan. Bagi kepentingan politik pemerintah, strategi mempertahankan dengan penguatan akan lebih menguntungkan ketimbang membubarkannya."

Dengan demikian, Mendagri selaku Kepala BNPP bisa mengawasi lebih intensif perencanaan koordinasi pemerintah daerah di bawah kementerian koordinator, di samping terlibat dalam koordinasi program pembangunan yang terkait dengan koordinasi departemen/instansi, seperti infrastruktur pekerjaan umum, perhubungan, ESDM, kesehatan, matra-matra TNI, dan pemberdayaan masyarakat desa, kecamatan, melalui pemda setempat.

Menyinggung soal implementasi dan alokasi anggaran 2015, Mendagri menjelaskan bahwa hal itu akan ditempatkan pada empat kementerian/lembaga (K/L).

"Secara periode harus digelar rapat koordinasi dengan menko terkait dan dilaporkan kepada Presiden RI guna mengetahui progres pembangunan wilayah perbatasan tiap tahun yang harus ada perubahan signifikan," paparnya.

Hal yang berkaitan dengan tahun anggaran 2015, Mendagri mengatakan, "Dengan anggaran pusat sebesar Rp12 triliun, pemerintah bisa berbuat banyak untuk kawasan perbatasan dan kesejahteraan serta pembangunan yang terencana serius di wilayah perbatasan."

Tjahjo menyebutkan 187 kecamatan yang berada di daerah perbatasan RI dengan negara lain, yakni mulai dari Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Mendagri berencana mengunjungi kembali daerah perbatasan RI-Papua Nugini di Skaw Wutung, Papua, Ahad (28/12).

Sebelumnya, Kepala BNPP itu juga telah melihat dari dekat kondisi warga negara Indonesia di sejumlah daerah perbatasan, antara lain di Pulau Sebatik (daerah perbatasan RI-Malaysia) yang berada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara; Sangir Talaud (RI-Filipina) yang berada di Sulawesi Utara; daerah perbatasan RI-Malaysia dan RI-Singapura yang berada di Kepulauan Riau. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alasan Efisiensi Anggaran, Proyek GCC Mura Terbengkalai

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Sudah 4 (empat) tahun anggaran berjalan, namun pembangunan Gedung Conventions Center Guru (GCC) di Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, belum selesai dikerjakan. Pantauan di lokasi, pembangunan gedung yang dianggarkan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013, senilai hampir 9 (sembilan) milliar hanya […]

  • Dengan Sinergisitas Pemerintah-Ormas, Pembangunan Dapat Lebih Optimal

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Sinergisitas Pemerintah-Ormas dalam mensukseskan pembangunan sangat diperlukan, karena dengan peran serta Ormas pelaksanaan Pembangunan dapat lebih baik dan optimal. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Rawas, Suganda pada acara Koordinasi Forum Diskusi Ormas dan LSM, Jum’at (30/10/2015) di Ball Room Hotel Hakmaz Taba, Lubuklinggau. Suganda juga mengatakan bahwa maksud […]

  • Asosiasi Perangkat Desa Perbaiki Gugatan UU Desa

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang kedua Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) dengan agenda pemeriksaan perbaikan permohonan pada Rabu (18/11), di Ruang Sidang MK. Permohonan yang terdaftar dengan nomor 128/PUU-XIII/2015 ini diajukan oleh Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang menguji Pasal 33 huruf g dan Pasal 50 ayat (1) […]

  • PWI Minta Walkot Palembang Tindak Tegas Dirut PDAM yang Bully Wartawan

    PWI Minta Walkot Palembang Tindak Tegas Dirut PDAM yang Bully Wartawan

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | PWI Sumsel minta Walikota Palembang H Harnojoyo menindak dengan tegas Direktur Utama PDAM Tirta Musi AW Palembang yang telah membully wartawan. “Kami minta agar kejadian ini tidak terulang dilakukan pejabat publik lainnya yang justru menjadi kontra produktif dalam upaya bersama-sama mencegah penyebaran COVID-19,” ujar Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar terkait bully yang […]

  • Jokowi Minta Pertamina Turunkan Harga BBM

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengumpulkan sejumlah menteri bidang ekonomi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Kamis (1/10). Rapat terbatas digelar untuk membahas persiapan peluncuran paket kebijakan ekonomi tahap III. Saat membuka rapat, Jokowi sempat menyinggung masalah BBM. Presiden berharap, harga bahan bakar jenis Premium dapat diturunkan. “Coba dihitung sekali lagi oleh Pertamina, apakah masih […]

  • Terkait Proyek Jalan Over Target, Inspektur Muratara Akui Sudah Beri Masukan PU

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Terkait mengenai proyek peningkatan dan/atau pembuatan jalan yang berlokasi dikelurahan Muara Rupit kecamatan Rupit Kab.Muratara dari depan Asrama Polsek Kecamatan Rupit sampai belakang kantor bupati, menurut Inspektur Kabupaten Musi Rawas Utara, Elvandary ketika dikonfirmasi, Rabu (21/01/2015) menyampaikan kepada Jurnalindependen.com bahwa sudah diberikan masukan ke Dinas PU untuk memutuskan kontrak, karena sudah over target. ”Kami sudah memberikan […]

expand_less