Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Melawan, Pelaku Curanmor di Pelor

Melawan, Pelaku Curanmor di Pelor

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 30 Des 2014
  • visibility 53

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Karena melakukan perlawanan satu dari dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dilumpuhkan Tim khusus (Timsus) Polres Mura, Sumatera Selatan.
Sulaiman (22) warga Desa Semangus Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dilumpuhkan petugas di betis kaki kiri, Minggu (28/12) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Poros Desa, Kelurahan Semangus Lama, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura.

Tersangka dilumpuhkan petugas saat membonceng rekannya yakni Revi (22), warga Semangus Lama nyaris menabrakan sepeda motor hasil curian yang dikendarai keduanya kearah anggota. Sehingga, petugas melumpuhkan tersangka Sulaiman dengan satu tembakan.
"Ketika hendak ditangkap, kedua tersangka pakai motor curian dan nyaris menabrakkan motor ke arah petugas. Sehingga, petugas melumpuhkan tersangka Sulaiman dengan satu tembakan," kata Kapolres Mura, AKBP Nurhadi Handayani melalui Kasat Reskrim, AKP Teddy Ardian.

Menurutnya, kedua tersangka merupakan daftar pencarian orang (DPO). Dan kedua tersangka diduga merupakan spesialis pencurian dengan kekerasan (Curas) dan curanmor. Sedikitnya, pengakuan kedua tersangka aksi curanmor sudah 10 kali dilakukan.
Salah satu diantaranya aksi curanmor sepeda motor Yamaha Bison yang terparkir diareal perusahaan PT Bina Sain milik Irian Susanto, warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Kelingi, Aksi itu terjadi pada 4 Juli 2013 yang lalu.

Diketahui antara korban dan kedua tersangka sudah saling kenal dan tersangka Sulaiman pernah meminjam sepeda motor korban. Diduga saat itulah kunci motor diduplikatkan. "Diduga sepeda motor dijual ke Kabupaten Muba dan disekitar Kecamatan Muara Kelingi," katanya..

Sementara itu tersangka Sulaiman saat diinterogasi penyidik mengaku jika sudah 10 kali menggasak sepeda motor.
"Pertamo kali pak gasak motor Honda Revo di Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan. Saat itu korban lagi dikebun panen jagung," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sebanyak 10 motor sudah digasak diberbagai tempat yakni Yamaha Jupiter sebanyak dua unit, Honda Revo sebanyak dua unit, Yamaha Vega satu unit, Yamaha Mio sebanyak satu unit, Suzuki Spin satu unit, Yamaha Bison satu buah dan Yamaha Jupiter MX sebanyak 1 unit.
"Motor curian pak aku kasih ke kawan untuk dijual masing-masing seharga Rp1 juta. Duitnyo hasi jual motor dipakai untuk pesta malam dan beli ineks," jelasnya.

Sama halnya dikatakan tersangka Revi. Diakuinya, sebanyak 10 kali mencuri motor.
"Duitnyo pak untuk biaya sehari-hari dan digunakan setiap pesta malam digelar," pungkasnya.(One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBUPP Al Amin : Pengusiran Wartawan Tidak Dibenarkan

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MUARA BELITI – Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kabupaten Musi Rawas untuk Bidang Humas, Moch. Al Amin menyampaikan pengusiran wartawan sangat tidak dibenarkan. “Pengusiran wartawan sangat tidak di benarkan,” tulisnya via whatsapp pagi Rabu (11/05/2022). Hal ini disampaikan Moch. Al Amin  terkait kejadian dugaan ASN usir wartawan saat akan meliput di Dinas Perindustrian dan […]

  • Presiden: PP tentang Manajemen PPPK Buka Peluang Pengangkatan Guru Honorer

    • calendar_month Sab, 1 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memahami tugas berat dan peranan para guru yang berjuang untuk membina dan membangun bangsa lewat pendidikan. Untuk itu, sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk mendukung guru-guru Indonesia dalam menjalankan perannya. Dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Presiden Joko Widodo mengatakan, untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar […]

  • Tanah Sengketa Makmur-Tolha “Status Quo” Jadi Posko BNPB

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Lokasi Tanah Sengketa antara Makmur dan Tolha Hasan dibangun pagar oleh Asiyah. Posisi tanah tersebut yang sekarang dipakai sebagai Posko BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). “Kami disini menumpang saja, tanpa bayar apapun, Dan sudah atas izin kedua Pemilik yang sedang sengketa” demikian dijelaskan Maman, ketua tim Posko BNPB Sumsel. (27/10/2015) Tanah Tersebut sekarang […]

  • Peringatan HUT Kota Lubuklinggau ke-17

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – DPRD Kota Lubuklinggau menggelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-17 Kota Lubuklinggau di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (17/10). Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe memaparkan berbagai visi misi yang akan dan telah dilaksanakan. “Sudah banyak yang dilakukan bersama-sama mewujudkan Lubuklinggau metropolis yang madani,” jelasnya. […]

  • Bupati Doakan JCH Mura Menjadi Haji yang Mabrur Mabrurroh

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan mendoakan 204 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Musi Rawas dapat kembali ke daerah dengan sehat, selamat dan menjadi haji yang Mabrur dan Mabrurroh. Doa ini diungkapkan Bupati Musi Rawas saat melaksanakan malam ramah tamah Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dengan Jamaah Calon Haji Kabupaten Musi Rawas […]

  • Zulkifli Idris Sempat Mangkir, Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Biaya Diklat Kepsek

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sempat mangkir dari panggilan penyidik Kejari, Kamis (11/7), akhirnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Musi Rawas, Zulkipli Idris penuhi panggilan penyidik terkait pusaran pungutan diklat 283 Kepala Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Musi Rawas di Hotel Hakmaz Taba. Senin (15/7). Zulkipli Idris diperiksa penyidik Kejari diperkirakan pukul […]

expand_less