Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Lelang 75 Asset Pemkab Mura Sempat Memanas

Lelang 75 Asset Pemkab Mura Sempat Memanas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
  • visibility 84

MUSIRAWAS – Setidaknya ada 75 unit kendaraan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas dilelang di Auditorium Pemkab tersebut.

Lelang diduga didominasi para pengusaha dan pemilik showroom sempat memanas, pasalnya lebih dari sebagian peserta lelang masih melakukan kesalahan dalam penulisan administrasinya. Hal tersebut, tentunya menimbulkan protes dari peserta lelang dan menganggap pelelelangan tidak sah.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Meski banyak protes, namun peserta tidak bisa berbuat banyak. Dari sebagian besar peserta lelang pun, bahkan diduga yang mengikuti lebih didominasi pihak showroom atau perusahaan, kendati ada beberapa peserta yang berasal dari masyarakat umum dan ada juga pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Musirawas.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Musirawas, Zulkifly melalui Kabid Aset Daerah, Komarudin mengungkapkan, pelaksanaan lelang kali ini sebanyak 75 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda tiga, namun jumlah tersebut ada yang dibatalkan, lantaran pada saat pengusulan ada kendaraan yang tidak ada.

“Karena proses PTGR, jadi ada empat unit mobil dan dua unit sepeda motor yang belum, sisanya lelang semua. Lelang ini, melalui Kementerian Keuangan. Sekarang ini, pelaksanaan non-konvensional,” jelasnya.

Disinggung mengenai sepinya peminat lelang, hal tersebut bukanlah kewenangannya, sebab sebelumnya pun sudah diumumkan, baik melalui media cetak maupun elektronik.

“Lelang aset ini apa adanya dan sebelumnya pun peserta sudah melihat kondisi barang, karena sudah diumumkan. Satupun tidak ada yang diarahkan, mutlak menjadi kewenangan Kementerian Keuangan,” kata dia.

Sementara itu, Pejabat Lelang, Angga mengaku, dalam pelaksanaan lelang ketidakpuasan dan protes dari peserta sudah menjadi hal biasa, tapi pada dasarnya pelaksanaan lelang tetap dijalankan dengan baik sesuai peraturan yang ada. Sedangkan, untuk kondisi kendaraan, dimana seluruh peserta pada prinsipnya sudah mengetahui kondisi barang yang akan dibeli dan harus menerima resiko, baik dari fisik maupun non fisik.

“Seperti surat menyurat dan pajak atau resiko lainnya. Jadi, kita anggap semua pembeli sudah terkondisi, dan disini pembeli dilarang protes terhadap barang, karena sudah ada ketentuan bahwa barang yang dilelang itu etis dan apa adanya. Kita menggunakan sistem i-konvensional. Sistem tersebut lain dengan tahun sebelumnya yang masih menggunakan sistem Pyur Konvensional. Intinya, kita meminimalisir memegang uang dan penyetoran dan pengembalian uang jaminan otomatis memakai sistem,” ungkapnya.(Sigerindo.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Prihatin Terhadap Korban Kebakaran di Leban Jaya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengungkapkan rasa keprihatinan terkait musibah yang dialami Mbah Siwoh (70) yang rumahnya terbakar di Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri. “Hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura hadir untuk memberikan bantuan, jangan dilihat dari nominalnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Mura,” ujar Hendra Gunawan […]

  • Majelis hakim Tolak Keberatan 5 Komisioner KPU Palembang

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Majelis hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang menolak keberatan lima terdakwa komisioner KPU Palembang kasus tindak pidana pemilu pada persidangan perdana. Ketua majelis hakim, Erma Suharti, mengatakan eksepsi kelima terdakwa tidak dapat diterima seluruhnya dan menyatakan sidang dilanjutkan ke tahapan berikutnya pada Senin (8/7). “Sidang selanjutnya mendengar keterangan para saksi, dalam hal […]

  • Utang Negara Tak Terkendali, Kedaulatan Bisa Terancam

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Haerudin mengingatkan bahaya akibat beban utang negara terhadap kondisi bangsa. Dikatakannya, sejak semula DPR RI sudah mengingatkan, apabila utang negara sudah tidak terkendali, maka ada ancaman risiko besar bagi kedaulatan dan kehidupan sebuah bangsa dan negara. “Mohon agar pemerintah memperhatikan dan bersikap hati-hati dalam setiap melakukan pertambahan utang. […]

  • Dinilai Langgar Komitmen, Masyarakat Muara Megang Laporkan Lonsumke DPR RI

    • calendar_month Sen, 25 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Karena PT Lonsum dinilai langgar komitmen, Masyarakat Muara Megang Kecamatan Megang Sakti, besok 26 Desember akan menyurati Komisi IV DPR RI untuk melaporkan masalah ini. Sebelumnya, 22 oktober 2017 masyarakat Muara Megang bersama Suku Anak Dalam (SAD)  Desa Tebing Tinggi turut menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR R dan […]

  • Tahun 2020, Cuma Ada Satu Permintaan Informasi ke PPID Mura

    • calendar_month Sen, 4 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Pangidoan Silitonga mengatakan ada satu permintaan data informasi Tahun 2020 lalu. “Permintaan ada satu, bisa jadi sebenarnya banyak namun karena informasi sudah tersedia di website kita, mereka tinggal melihat dan download langsung. Karena memang selama ini kami selalu berupaya melengkapi informasi […]

  • Inspektur Siap Periksa Uang Daftar Bedah Rumah di Kebur

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Inspektur Kabupaten Musi Rawas, Alexander Akbar menyatakan siap periksa soal uang pendaftaran bedah rumah tahun 2014 di Desa Kebur, Kecamatan TP Kepungut. “Kami senang jika ada masyarakat melapor, silahkan lapor secara tertulis dengan identitias pelapor dan jelaskan permasalahannya disertai bukti-bukti. Nanti akan kami panggil pihak-pihak yang terkait untuk diperiksa dan dimintai keterangan,” […]

expand_less