Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Ini Bantahan Cokro Tentang Proyek Pamsimas Kurang Volume

Ini Bantahan Cokro Tentang Proyek Pamsimas Kurang Volume

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 8 Des 2017
  • visibility 107

Musirawas – Cokro, selaku Satuan Pelaksana (Satlak) didampingi Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Pamsimas, Desa Ciptodadi, Musirawas, Sumatera Selatan, (6/12/2017), membantah bahwa proyek  tersebut kurang volume, maka kegiatan itu sudah kerjakan sesuai RAB.

“Tidak benar, proyek pamsimas di desa kami dikerjakan kurang volume, semua item pekerjaan seperti sumur bor, pondasi tower, cakar ayam dan lainnya kita kerja sesuai RAB serta melibat masyarakat setempat”,ujarnya.

Selanjutnya, ketika disinggung soal SPJ Pamsimas siapa yang buat, Cokro mengatakan bahwa pembuatan laporan tentang SPJ  bukan dari kita semua yang ngerjakan.“Pembuatan SPJ Sebagian dari kami sebagian dari Satker Pamsimas, karena ada hal-hal yang tidak kami mengerti”,Akuinya.

Seperti dilansir Harian Dialog, Proyek penyedian air minum  dan sanitasi masyarakat (Pamsimas),Desa Ciptodadi, Kecamatan Suka Karya, Musirawas, Sumatera Selatan, yang dibangun menggunakan dana APBN 2017 sebesar Rp.380 Juta, menuai protes masyarakat karena diduga kurang volume. Pasalnya ada beberapa item pekerjaan yang tidak mengacu pada RAB.

Menurut warga berinisial JJ, (21/11/2017), dalam pelaksanaan proyek Pamsimas di Desa Ciptodadi ada beberapa item pekerjaan diduga kurang volume, meliputi pekerjaan sumur bor kedalaman seharusnya 60 meter hanya dibuat sekitar 35 meter, kedalaman pondasi tower seharusnya 2 meter hanya dibuat 130 meter. Cakar ayam yang dibuat tidak sesuai pada gambar dan kegiatan ini diborongkan orang dari luar desa, warga setempat tidak dilibatkan.

“Dari item pekerjaan yang disebutkan pada saat pelaksanaan warga sudah berkali-kali menegur para pekerja dan Pak Kades, soal proyek sumur bor Pansimas dikerjakan tidak sesuai dengan RAB, banyak item pekerjaan dikerjakan kurang volume,” ujar JJ.

Dikatakannya, sumur bor dibangun kedalaman sesuai RAB, supaya air yang dihasilkan bukan  cekungan air tanah yang mengandung kadar zat besi, seharusnya sumur yang dibor mata air sungai dalam tanah, sehingga tidak mengalami kekeringan jika musim kemarau.“Warga kecewa dan tidak puas sumur bor yang dibuat kedalaman 35 meter, sehingga air yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan, dikhawatirkan nanti tak bisa mengatasi musim kemarau. Apalagi kini teras atau kaki lima tower sudah retak,” jelas warga itu.

Selain itu, Sukria selaku Kades Desa Ciptodadi, Kecamatan Suka Karya, Musirawas, beberapa kali di hubungi  melalui via HP No.082162960xxx tidak diangkat dan SMS tidak dibalas. (hariandialog.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Kelapa Sawit PT BSS Diduga tanpa izin

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindepemden.com – Diduga PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Nibung dan Bingin Teluk membuat lahan perkebunan Kelapa sawit tanpa. Izin yang dikantongi PT BSS adalah izin pengelolaan Hutan Tanaman Industri, seperti yang diungkapkan salah satu tokoh masyarakat Bingin Teluk, Firdaus (36) kepada Jurnalindependen.com, Jum’at (17/05/2015). “Kami pernah mempertanyakan kepada pihak […]

  • Pemprov Sumsel Gelar Apel Kesiapan Lebaran Idul Fitri 2019

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PALEMBANG -| PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan berupaya maksimal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas diruas jalan dalam Wilayah Sumsel. Salah satunya mensiagakan 13 unit mobil derek untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mogok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalulintas pemudik. Menyiasati hal tersebut diatas Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris […]

  • Gubernur dan Kapolda Sumsel Siap Kawal Program Bantuan Sosial

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara dan Wakapolda Brigjen Pol Denni Gapril  menghadiri Video Conference Kapolri dan Menteri Sosial Republik Indonesia dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama antara Polri dan Kemensos RI tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial. Acara berlangsung di Ruang […]

  • Diskominfo Musi Rawas Gelar Acara Sosialisasi Persandian Pengamanan Informasi

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Musi Rawas (Mura) gelar acara Sosialisasi Persandian Kesadaran Pengamanan Informasi Tahun 2018, di Ballroom Hotel Hakmaz Taba Lubuklinggau, Rabu (19/09). Plt Kepala Dinas Kominfo Musi Rawas M Rozak dalam laporannya menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan, yakni Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Undang-undang […]

  • Blusukan ke Mal, Presiden Jokowi Sapa Warga Jayapura

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Kota Jayapura mendapatkan kejutan dari Presiden Joko Widodo yang secara tiba-tiba mengunjungi Mal Jayapura, pada Rabu malam, 11 April 2018. Didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Presiden tiba di pusat perbelanjaan yang berada di jantung Kota Jayapura, tepatnya di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Jayapura Utara, sekira pukul 21.05 WIT. […]

  • Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia. Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit. Ini salah […]

expand_less