Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Aksi Masyarakat Muratara Tolak Pj. Bupati Bukan Putra Daerah

Aksi Masyarakat Muratara Tolak Pj. Bupati Bukan Putra Daerah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
  • visibility 134

MURATARA, Jurnalindependen.com — Puluhan warga yang mengatasnamakan masyarakat Musi Rawas Utara (Muratara) lakukan aksi damai didepan kantor Bupati Muratara, Rabu (14/01/2015) dengan membawa spanduk yang berisi penolakan Pj Bupati yang bukan putra asli Muratara.

Diantara tuntutan warga tersebut menolak bila Gubernur Sumatera Selatan memaksakan Pj Bupati orang dekat gubernur, selain itu ancaman akan melakukan Reperandum pindah ke Provinsi Jambi. dalam orasinya Rodi (27) yang mewakili masyarakat Muratara mengatakan, “Bila tuntutan Mereka tidak dipenuhi maka masyarakat Muratara akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dan akan melakukan aksi penutupan jalan lintas Sumatra di setiap perbatasan”.

Ditambahkan juga oleh Budi (34)  dalam orasinya mengatakan, ”Kami tidak ingin lagi Pj bupati Muratara bukan putra daerah Muratara karena yang bukan putra daerah tidak begitu memikirkan nasib masyarakat Muratara seperti yang telah terjadi, Pj bupati yang lama tersandung kasus Korupsi dan kami tidak ingin terjadi lagi”.

Dalam aksi damai tersebut juga hadir H.M. Sarkowi Wijaya, juga melakukan orasi pada saat itu menyampaikan, “Bertahun-tahun perjuangan untuk Muratara ini tanpa ada bantuan biaya dari Pemda Musi Rawas, atau biaya dari Pemda Sumatera Selatan, biayanya murni uang kami sendiri, memang ada oknum yang bermain sampai oknum tersebut bisa dapat membangun rumah dan membeli mobil,”ujarnya.

Ditambahkan lagi oleh H.M sarkowi Wijaya, sudah 2 bulan 23 hari Muratara tidak ada Pj Bupati, pemerintahan tidak berjalan dengan baik, pemerintahan tidak stabil, aktivitasnya tidak begitu baik para pegawainya masuk kerja jam 11, pulang kerja jam 12.

”Bus Dinas yang ada digunakan untuk pegawai yang pulang ke Lubuklinggau, berapa biaya yang dikeluarkan oleh Pemkab Muratara untuk operasional bus tersebut, sementara pegawai yang pulang ke daerah lain seperti Lesung batu, Rantau Kadam dan daerah yang lainnya pulang dengan mengggunakan Biaya sendiri, kapan orang Muratara bisa menikmati hasil perjuangan Mereka?” lanjut H.M sarkowi Wijaya lagi dengan nada Kecewa, tidak adanya santunan dari pemerintah daerah untuk setiap bulannya kepada korban baik yang telah meninggal, atau yang luka-luka disaat terjadinya demo pembentukan kabupaten Muratara..(Perri)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Apresiasi Penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Dandim Cup 2019

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengapresiasi atas terselenggaranya kejuaraan Pencak Silat Dandim Cup, sekaligus mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah berupaya menyelenggarakan kejuaraan tersebut. “Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura mengucapkan selamat datang kepada peserta pencak silat baik yang dari perguruan maupun padepokan se-Kabupaten Mura. Melalui […]

  • Sinergi PWI dan Pemkab Muratara Semakin Baik

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berharap sinergi Pers dan Pemkab Muratara semakin baik. Demikian di sampaikan Ketua PWI setempat, Aminullah saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi Pers dan Pemkab Muratara di Pendopoan Terusan? Jum’at (23/03). Aminullah berterima kasih atas undangan acara tersebut terlebih mengambil moment peringatan Hari Pers […]

  • Diduga Abis Nyabu, Warga Anyar Lakitan  Diringkus Polisi

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tim buru sergap (Buser) Satuan Narkoba Polres Mura, membekuk Rayo Azmiro (28) pemuda warga Dusun III Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan Musi Rawas. Pria keseharian bekerja sebagai buruh swasta diborgol, usai dirinya kedapatan mengantongi 6 paket klip berisi sabu-sabu seberat 1.43 gram. Senin (29/7) sore sekitar pukul 16.30 wib. Tidak hanya […]

  • Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Akan Gelar Cepat Tepat

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan ingin melakukan sosialisasi pemilihan kepala daerah serentak 2018 dengan menggelar cepat tepat bagi pelajar SMA/SMK untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Post Views: 523

  • Kunjungi Menkes, Bupati Koordinasi Dukungan Kesehatan di Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan berupaya terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Termasuk mengunjungi Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Dr Terawan Agus Putranto di Kantornya, Jakarta, Senin (13/01/2020). “Sebagai bentuk keseriusan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Mura, kita mengunjungi Menkes RI guna meminta dukungan penuh. Menkes RI mengatakan […]

  • Pajak Walet Megang Sakti Belum Ditagih

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Diperkirakan lebih dari seratus penangkar walet di Megang Sakti masih banyak belum memiliki izin terutama Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO). Dari 15 pengajuan izin pada tahun lalu, hanya 12 izin penangkar yang sudah keluar, itupun hingga kini belum bayar pajak. Post Views: 310

expand_less