Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Berkat Kerja Keras, Musi Rawas Naik Dua Level Penghargaan KLA 2022 NINDYA

Berkat Kerja Keras, Musi Rawas Naik Dua Level Penghargaan KLA 2022 NINDYA

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
  • visibility 168

MUSI RAWAS – | Berkat Kerja Keras Bupati Musi Rawas H. Ratna Machmud dan kekompakan Seluruh OPD yang tergabung dalam Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA), akhirnya Kabupaten Musi Rawas mendapat penghargaan KLA Tahun 2022 Kategori NINDYA.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Bintang Darmawati pada saat malam penganugrahan apresiasi KLA Tahun 2022 di Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center, Bogor Jawa Barat, Jumat, 22 Juli 2022.

Bupati Musi Rawas mengatakan, Penghargaan yang diraih kali ini naik dua level langsung karena di tahun 2019 Musi Rawas Meraih Penghargaan Kategori Pratama.

Penghargaan KLA kategori NINDYA ini merupakan harapan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Musi Rawas.

Sebelumnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah melakukan verifikasi lapangan KLA di Kabupaten Musi Rawas.

“Penghargaan ini akan menjadi Pemicu bagi Pemerintah Daerah  untuk membangun inisiatif agar lebih responsif terhadap kepentingan dan pemenuhan hak anak”, ujar Bupati

Dirinya juga mengucapkan Terima Kasih Kepada semua pihak yang terlibat hingga Kabupaten Musi Rawas berhasil menerima penghargaan ini.

Diketahui Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Klaster yang termasuk kriteria Kabupaten/Kota Layak Anak antara lain :

1. Penguatan Kelembagaan

Ini termasuk terlembaga kabupaten/kota layak anak, tersedia peraturan atau kebijakan daerah tentang kabupaten/kota layak anak, dan adanya keterlibatan lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media massa dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

2. Hak sipil dan kebebasan

Persentase anak yang diregistrasi dan mendapatkan kutipan akta kelahiran, tersedia fasilitas informasi layak anak, dan terlembaganya partisipasi anak.

3. Hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif

Persentase perkawinan anak, tersedia lembaga konsultasi penyedia layanan pengasuhan anak bagi orang tua/keluarga, persentase lembaga pengasuhan alternatif terstandarisasi, dan tersedia infrastruktur (sarana dan prasana) di ruang publik yang ramah anak.

4. Hak kesehatan dasar dan kesejahteraan

Persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan, prevalensi status gizi balita, persentase cakupan pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA) usia di bawah 2 tahun, persentase fasilitas pelayanan kesehatan dengan pelayanan ramah anak, persentase rumah tangga dengan akses air minum dan sanitasi yang layak, dan ketersediaan kawasan tanpa rokok.

5. Hak pendidikan dan kegiatan seni budaya

Persentase Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif (PAUD-HI), persentase Wajib Belajar 12 Tahun, persentase Sekolah Ramah Anak (SRA), tersedia fasilitas untuk kegiatan budaya, kreativitas, dan rekreatif yang ramah anak.

6. Hak Perlindungan khusus

Anak korban kekerasan dan penelantaran yang terlayani, persentase anak yang dibebaskan dari Pekerja Anak (PA) dan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA), anak korban pornografi, NAPZA dan terinfeksi HIV/AIDS yang terlayani, anak korban bencana dan konflik yang terlayani, anak penyandang disabilitas, kelompok minoritas dan terisolasi yang terlayani, kasus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) (khusus pelaku) yang terselesaikan melalui pendekatan keadilan restoratif dan diversi, anak korban jaringan terorisme yang terlayani, dan anak korban stigmatisasi akibat pelabelan terkait kondisi orang tuanya yang terlayani. | ADV/faisol

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Tunggu DPR Terkait Dana Aspirasi

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro belum mau banyak berkomentar mengenai permintaan DPR terkait kenaikan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar per anggota dewan. Bambang menyebut wacana ini baru dibahas di ruang lingkup DPR. “Kami belum membahasnya bersama DPR. Kita lihat dulu formatnya seperti apa,” kata Bambang, Kamis (10/6). Meski begitu, Bambang mengatakan dana aspirasi itu […]

  • Pemkab Mura Fasilitasi Internet Gratis Beberapa Titik Agropolitan Center

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo Statistik) secara bertahap mulai memfasilitasi internet gratis berupa WiFi di area perkantoran Pemkab Mura. Pemasangan WiFi ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat terutama pegawai diseputaran lingkungan perkantoran Pemda Mura untuk mengakses internet secara gratis di tempat-tempat yang disebar titik […]

  • Komisi IV DPRD Sumsel Pertanyakan Kejelasan Izin Andalalin

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Komisi IV DPRD Sumatera Selatan mempertanyakan mengenai kejelasan tentang izin analisis dampak lalu lintas dengan memanggil instansi terkait. “Berkaitan dengan persiapan menjelang Asian Games 2018, karena itu kita rapat dengan Dinas Perhubungan Sumsel dan pemilik usaha untuk menanyakan kejelasan tentang izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin),” kata Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, MA […]

  • Desa Petranjaya Wakili Musi Rawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Sukses menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang merupakan cerminan pola hidup keluarga, membawa Desa Petranjaya Kecamatan Muara Kelingi mewakili Kabupaten Musi Rawas mengikuti lomba PHBS tingkat Propinsi Sumatera Selatan tahun 2018. Tim Penilai PHBS tingkat Propinsi Sumsel, Selasa (06/11/2018) mengunjungi Desa Petranjaya guna melihat secara langsung kondisi pemukiman dan kehidupan […]

  • Cegah Stunting, Bunda Baca Musi Rawas Berikan Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Bunda Baca Musi Rawas (Mura), Hj. Noviar Marlina Gunawan memberikan edukasi cegah stunting di Kantor Kepala Desa Pelita Jaya Kecamatan Muara Lakitan, Kamis (16/01/2020). Kegiatan dengan tujuan sosialisasi pendidikan keluarga pada 14 kecamatan dalam mencegah stunting juga diikuti OPD terkait. Hj. Noviar Marlina Gunawan mengaku kagum dengan orang tua yang sangat antusias […]

  • Pemkab Mura Raih Terbaik 2 Perencanaan dan Capaian Pembangunan Tingkat Provinsi Sumsel

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Palembang – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali menuai Prestasi. Bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Rabu (24/04/2019) Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menyerahkan Penghargaan pembangunan daerah terbaik tahun 2019 sebagai Kabupaten Terbaik II dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah yang diterima langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan. Diterimanya penghargaan ini karena […]

expand_less