Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Batu Akik Lavender Baturaja Dihargai Hingga 50 Juta

Batu Akik Lavender Baturaja Dihargai Hingga 50 Juta

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
  • visibility 141

OGAN KOMERING ULU — Salah satu batu akik berkualitas yang hanya terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni jenis lavender ternyata ada yang sampai terjual seharga Rp50 juta.

"Saat pameran yang kita gelar di Sanggar Kegiatan Baturaja (SKB) beberapa waktu lalu, ternyata batu lavender milik saya terjual seharga Rp50 juta per unit," kata Hendra, salah seorang pengrajin batu akik di Baturaja, Senin (12/1).

Hendra menjelaskan, batu lavender dengan harga selangit itu diberinya nama Mustika Air, sebab memiliki keunikan motif air yang di dalam batu bergerak persis seperti tabung air raksa. Sedangkan batu jenis serupa, namun tidak memiliki motif air telah dibeli kolektor seharga Rp15 juta.

"Memang untuk kualitas, batu akik asli Ogan Komering Ulu (OKU) yang tempatnya sekitar 200 kilometer dari Kota Palembang itu memiliki nilai jual tinggi di mata kolektor batu. Bahkan, untuk mengambil batu akik tersebut dana dibutuhkan menyewa lahan dan tukang gali tanah rata-rata Rp10 juta per meter," ungkapnya.

Oleh sebab itu kata Hendra, para pengerajin batu biasanya selalu membawa pawang atau orang yang ahli dalam mencari batu akik berkualitas dengan menggunakan naluri.

"Jika tidak, maka barang yang dicari sulit ditemukan. Ada dulu teman saya sudah berkemah selama beberapa pekan untuk mencari batu akik berkualitas jenis lavender dan biru langit atau spritus di Lengkiti. Biaya operasional dikeluarkannya saat itu sudah mencapai ratusan juta rupiah. Namun barang yang dicari tidak ketemu," kata Hendra.

Sebaliknya jika lagi beruntung, saat baru satu kali menggali tanah dengan kedalaman 6-8 meter, ternyata batu akik berkualitas diinginkan bisa ditemukan dengan ukurannya pun super jumbo.

"Untungnya lagi saat dipamerkan di Jakarta, batu tersebut meraih juara pertama dan pencinta batu akik pun bersedia membelinya dengan harga Rp100 juta. Tetapi kondisi ini sekarang sudah jarang terjadi, karena bukan seperti dulu akibat banyak orang dari luar OKU yang singgah hanya untuk mencari batu spritus dan lavender," katanya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Gelapkan Pupuk, Oknum Karyawan PT SMS Diringkus Polisi

    • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Lantaran melakukan penggelapan pupuk milik perusahaan ditempatnya bekerja, AH (33), karyawan PT SMS diringkus anggota Reskrim Polres Musi Rawas. Warga Kampung II Desa Gunung Kembang Lama Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas ini diringkus Selasa (01/05) sekitar pukul 03.00 Wib. Dugaan penggelapan dilakukan AH diketahui terjadi Senin (30/04) sekira pukul 07.30 Wib, di Divisi […]

  • Gelapkan Motor, Anak Angkat Dijebloskan ke Penjara

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Terhenti sudah pelarian, Agus Rohadi (25) pemuda warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, setelah dua pekan lebih menghilang alias buron usai jalankan aksi gelapkan unit sepeda motor milik korban Sutimin (56) petani warga Dusun I Desa Suka Karya, Kecamatan STL Ulu Terawas. Tersangka tidak lain […]

  • Sudah Tiga Hari Karhutla di Ogan Ilir Belum Padam

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang terjadi sejak Senin (5/8) masih berlangsung kini. Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ansori di Palembang, Rabu, mengatakan pemadaman ini menjadi tidak mudah karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Selain itu, lokasi yang terbakar sulit […]

  • Lembaga ACT Terjunkan Psikososial ke Lokasi Kebakaran Sungki Palembang

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan menerjunkan pendamping psikososial ke lokasi kebakaran di Jalan Kemas Rindo Simpang Sungki Kecamatan Kertapati Kota Palembang yang menghanguskan 113 rumah. Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah di Palembang, Ahad mengatakan psikososial dihadirkan ke lokasi untuk menghibur puluhan anak-anak korban kebakaran agar kembali ceria dan bangkit […]

  • Tiga Hari Banjir Tidak Surut, BPBD Turunkan Perahu Karet

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Meluapnya aliran Sungai Keruh, masih merendam ruas jalan dan pemukiman warga di kawasan Desa Trans HTI, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura mengklaim telah menerjunkan petugas mengevakuasi korban banjir, bahkan jika sampai tiga hari banjir belum juga surut perahu karet segera diterjunkan. Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Mura Paisol […]

  • Tim Bola Voli Putri Jaya Musi Rawas Lolos 8 Besar Kerjunas Livoli Divisi 1

    • calendar_month Kam, 15 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Kabar Gembira muncul dari Tim Bola Voli Putri Jaya Musi Rawas Kabupaten Musi Rawas karena tim yang dimanageri Yudi Fachriansyah ini dipastikan masuk ke 8 besar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Livoli Divisi 1 Tahun 2018. Suksesnya tim Jaya Kabupaten Musi Rawas yang tergabung di pool S bersama dengan tim Kharisma Bandung, Optima Tangerang […]

expand_less