Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Pembuat Paspor di UKK Musi Rawas Capai 2.567 Orang

Pembuat Paspor di UKK Musi Rawas Capai 2.567 Orang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
  • visibility 134

Musi Rawas – Januari hingga Agustus 2018 masyarakat yang membuat paspor di Unit Kantor Keimigrasian (UKK) Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, Muara Beliti mencapai 2.567 orang, baik yang mau umroh, haji, dan jalan-jalan.

Hal ini disampaikan Kepala UKK Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, Radian Hilman saat dijumpai dikantornya Kompleks Ruko Agropolitan Center Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura), Senin (03/9).

Sebelumnya, berdirinya kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim ini atas permintaan Bupati Mura H Hendra Gunawan untuk dibangun kantor UKK tersebut di Kabupaten Musi Rawas. Sehingga dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk membuat paspor.

Kemudian, Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Dr Rony F Sompie, SH secara resmi membuka langsung kantor UKK ini pada (29/1) lalu.

Menurut Radian Hilman, Unit Kantor Keimigrasian di Muara Beliti ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pengurusan dan pembuatan paspor.

Selama ini untuk di Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) Kantor Imigrasi hanya ada di dua tempat yakni, Kantor Imigrasi Kelas I di Kota Palembang dan Kantor Imigrasi Kelas II di Muara Enim.

Dengan jangkauan masyarakat yang ada di kabupaten/kota di tiga provinsi, seperti Provinsi Sumsel mencakup Kabupaten Musi Banyuasin, Empat Lawang, Muratara dan Mura serta Kota Pagar Alam dan Lubuklinggau.

Sementara untuk Provinsi jambi mencakup dua kabupaten yakni, Kabupaten Sarolangun Jambi dan Kabupaten Bangko dan untuk Provinsi Bengkulu ada tiga Kabupaten yakni, Rejang Lebong, Lebong dan Kepahyang.

Dijelaskan Radian Hilman, UKK ini bukan hanya untuk melayani fungsi pelayanan, akan tetapi juga untuk pengawasan izin tinggal dan sebagainya.

Sedangkan untuk pegawai di kantor Imigrasi ini sebanyak 10 orang, semuanya dari Kabupaten Musi Rawas yang dikontrak selama satu tahun.

Untuk pelayanan pembuatan paspor dalam satu hari mencapai 15 hingga 20 orang, itupun tidak hanya dari Kabupaten Mura saja, tetapi ada juga dari Sorolangon, Empat Lawang, Curup dan Singkut.

Mengenai syarat untuk membuat paspor, untuk yang ingin jalan yakni, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte atau Ijazah.

Kebanyakan masyarakat yang membuat paspor itu untuk ibadah haji dan umroh, syaratnya sama dengan paspor jalan-jalan. Bedanya, harus ada surat rekomondasi dari travelnya yang ia ambil, jelasnya.

Radian Hilman berharap, dengan adanya UKK ini akan dapat dijadikan bakal berdirinya kantor imigrasi yang permanen, karena melihat antusias dari banyaknya masyarakat yang membuat paspor.

Mudah-mudahan bisa cepat menjadi kantor imagrasi parmanen, karena kantor Imigrasi saat ini masih menumpang di gedung milik Pemda Mura, harapnya. (agt)

Editor : Andi

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Adhyaksa, Jokowi Minta Kejakgung Sinergis dengan KPK

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) menghadiri acara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-55 di Lapangan Upacara Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Rabu (22/7). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara serta menyampaikan pesan mengenai pemberantasan korupsi kepada aparat penegak hukum. “Setiap tahun Hari Bhakti Adhyaksa selalu kita peringati. Momen seperti […]

  • Iming-Iming Uang 50 Ribu, Tukang Bangunan Cabuli Anak Gadis Tetangga

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Petugas unit reskrim Polsek Muara Beliti berhasil membekuk, Fery Suhaimi (37) warga RT 09 Kelurahan Pasar Beliti, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) diduga telah berbuat asusila. Pelaku ketahui keseharian sebagai Tukang Bangunan ditangkap, lantaran nekat cabuli FR (17) pelajar SMP tidak lain anak gadis tetangganya sendiri. Terbongkarnya aksi bejat […]

  • 80 SRT Pelanggan Air Bersih Diputus 

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Terhitung dua pekan penertiban, sebanyak 80 pelanggan air bersih rata-rata saluran rumah tangga (SRT) menunggak diputus petugas Blud Spam Mura. Pemutusan sifatnya sementara, merupakan langkah tegas pemerintah kabupaten (Pemkab) Mura guna mengurangi besarnya piutang tunggakan pelanggan air bersih sudah mencapai Rp.143. 157.347.00,-. Kepala BLUD Spam Mura, Agus Hilman mengatakan semua sesuai […]

  • Dewan Sumsel usulkan dua Raperda Inisiatif

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PALEMBANG – DPRD Sumatera Selatan mengusulkan dua rancangan peraturan daerah inisiatif dewan untuk dibahas dan mendapatkan persetujuan bersama agar ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Pada kesempatan ini DPRD Sumsel mengajukan dua Raperda inisiatif untuk dilakukan pembahasan,” kata Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi (BP3) DPRD Sumatera Selatan H Askweni pada rapat paripurna di Palembang, Senin. […]

  • Dibangun Swadaya, Gedung PKK dan Karang Taruna Desa Marga Sakti Diresmikan

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Musi Rawas, dr Hj Noviar Marlina Gunawan, Rabu (04/07/2018) meresmikan Sekretariat PKK dan Karang Taruna serta Perpustakaan Desa Marga Sakti yang di tandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prastasti. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Marga Sakti, Umar dalam sambutanya melaporkan pembangunan […]

  • Peningkatan Kualitas PT Tantangan Besar Dunia Pendidikan

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan masih tertinggalnya kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dibandingkan negara lain di dunia, bahkan di Asia, merupakan tantangan terbesar yang harus diselesaikan sebelum Indonesia memasuki usia 100 Tahun kemerdekaan pada 2045. QS World University Ranking pada 19 Juni 2019 merilis laporan 1.000 universitas terbaik dunia, Indonesia hanya […]

expand_less