Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekarang ASN Mura Dipermudah Urus Kenaikan Pangkat

Sekarang ASN Mura Dipermudah Urus Kenaikan Pangkat

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
  • visibility 140

MUSIRAWAS- Badan Ketrampilan Pegawai dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas mempermudah Aparatur Sipil Daerah (ASN) mengurus SK kenaikan pangkat.

Pelayanan prima itu diberikan sebagai bentuk kepedulian BKPSDM terhadap ASN yang bertugas di pemerintahan Kabupaten Musi Rawas.

Bahkan setelah SK kenaikan pangkat itu selesai, kepala BKPSDM H Rudi Irawan turun langsung ke kecamatan untuk menyerahkannya kepada ASN sebelum tanggal 1 April.

Dengan turun langsung ke kecamatan dan mempercepat proses pengurusan kenaikan pangkat bagi ASN , setidaknya dapat meringankan tugas tugas ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

Dengan dipermudah mengurus SK, ASN yang bertugas di kecamatan dan desa, tidak perlu lagi bolak balik dari tempatnya berdinas ke BKPSDM untuk menanyakan SK tersebut selesai atau belum.

Kepala BKPSDM Musi Rawas, H Rudi Irawan melalui Kabid Mutasi dan Kepangkatan, Amin Subagja, Kamis, (22/03) mengatakan, setidaknya sudah dua kecamatan di Kabupaten Musi Rawas tahun ini yang SK kenaikan pangkatnya diserahkan langsung oleh kepala BKPSDM Musi Rawas dengan langsung turun ke kecamatan.

Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan BTS Ulu.

Untuk Kecamatan Purwodadi jelas Amin, diserahkan secara simbolis sebanyak 10 orang ASN tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas dan 3 orang ASN tenaga pendidik. Disusul Kecamatan BTS Ulu yang diserahkan Kamis, (22/03), sebanyak 4 ASN tenaga kesehatan dan 3 ASN tenaga pendidik.

Selebihnya sebanyak 600 lebih SK kenaikan pangkat ASN yang bertugas di Musi Rawas, akan diserahkan langsung oleh Bupati Musi Rawas pada 29 Maret mendatang di auditorium Pemkab Musi Rawas.

Perlu diketahui jelas Amin, SK kenaikan pangkat yang prosesnya cepat selesai sebelum tanggal 1 April ini merupakan SK yang ditetapkan oleh Bupati Musi Rawas, sementara SK yang ditetapkan oleh Gubernur Sumsel tidak bisa dipastikan apakah bisa cepat seperti proses SK yang ditetapkan bupati.

Selama ini jelasnya, proses mengurus SK kenaikan pangkat itu sering terlambat, bahkan yang seyogyanya sudah diterima sebelum 1 April oleh ASN bersangkutan, terkadang molor hingga bulan Juni.

Tidak pastinya SK itu keluar selama ini, akan menguras waktu dan tenaga serta menambah biaya bolak balik ASN yang mengurusnya, sehingga tugas mereka sebagai ASN melayani masyarakat tidak dilakukan secara maksimal.

” Dengan telah dimudahkannya proses mengurus SK kenaikan pangkat ini, tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk tidak memberikan pelayanan prima kepada masyarakat ditempatnya mengabdi,” kata dia.(inilahkito.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah Mantan Juru Masak Panti, Salpin : Biarlah Pimpinan yang Mengusirnya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Mengenai adanya Keberadaan mantan juru masak di panti treshna werdha Budi Luhur Lubuklinggau dinilai Salpin (Kepala Panti) diluar aturan, karena yang bersangkutan sudah tidak ada lagi bekerja disitu. “Dulu memang dia (Asw) kerja sebagai juru masak, tapi beberapa tahun lalu sudah berhenti, dan keberadaannya disini kami tidak bisa mengusirnya. Biarlah pimpinan (Kepala […]

  • Muncul #indonesiaterserah Karena Pemerintah Plin Plan PSBB

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Ramainya video dan tagar ‘Indonesia Terserah’ yang menyindir aktivitas masyarakat yang nekat berkerumun di sejumlah tempat mendapat tanggapan dari Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. Netty menilai lahirnya tagar ini karena kebijakan plin-plan dari Pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya, masyarakat sudah berfikir cuai atau masa bodoh dengan adanya […]

  • Kapolda Target Penembak Satria Ditangkap Hidup Atau Mati

    • calendar_month Sab, 13 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sudah memerintahkan anggotanya untuk membawa pulang pelaku kejahatan yang menembak korban Satria (15)  warga  Jl KH Ahmad Dahlan Lr Ogan Baturaja, untuk dibawa dalam kondisi hidup atau mati, sebab kejadian ini tergolong sadis hingga tidak bisa di toleransi. “Saya sudah perintahkan anggota subdit III Jantanras  Ditreskrimum […]

  • Dewan Soroti Masalah Pertanian dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi IV Hamid Noor Yasin menyoroti masalah pertanian yang dari tahun-ke tahun menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk diselesaikan. Persoalan di semua sektor pertanian masih bermasalah dimulai dari persoalan hulu, yakni masalah alih fungsi lahan pertanian sehingga komponen dasar produksi pertanian semakin sulit.   Hasil riset BPS menunjukkan analisanya bahwa alih fungsi […]

  • Capaian dan Kinerja KPK di Tahun 2017

    • calendar_month Sab, 30 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Desember 2017. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan transparansi atas kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi, pada kesempatan hari ini, kami sampaikan capaian dan kinerja KPK sepanjang tahun 2017. KPK sebagai salah satu lembaga penegak hukum, berusaha senantiasa menjaga kinerja dalam hal pencegahan, penindakan maupun kelembagaan. Sejak lembaga ini berdiri, Laporan Keuangan KPK selalu memiliki Opini […]

  • Asik Tidur Pulas, Bandit Congkel Rumah Diringkus

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Terhenti sudah pelarian, Ipan Saputra (19) kawanan bandit spesial congkel rumah. Usai buron 6 bulan jalankan aksi tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curat), membongkar rumah membawa kabur sepeda motor (SPD) milik Fina Mansurni (33) seorang perawat warga Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan. Tengah asik tertidur pulas didalam kamar, Ipan tak […]

expand_less