Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Muncul #indonesiaterserah Karena Pemerintah Plin Plan PSBB

Muncul #indonesiaterserah Karena Pemerintah Plin Plan PSBB

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
  • visibility 107

JAKARTA – | Ramainya video dan tagar ‘Indonesia Terserah’ yang menyindir aktivitas masyarakat yang nekat berkerumun di sejumlah tempat mendapat tanggapan dari Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. Netty menilai lahirnya tagar ini karena kebijakan plin-plan dari Pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya, masyarakat sudah berfikir cuai atau masa bodoh dengan adanya pandemi virus Corona (Covid-19).

“Kenapa saya bilang plin-plan? Dulu waktu PSBB, aturannya layanan Bandara Soekarno-Hatta ditutup, bus keluar-masuk Jakarta tidak boleh, dan orang bekerja di luar dibatasi. Tapi sekarang justru oleh Pemerintah dibolehkan meski ada persyaratan. Jadi masyarakat bingung, yang benar yang mana, karena plin-plannya Pemerintah soal aturan PSBB,” kritik Netty dalam rilis yang diterima Parlementaria, Selasa (19/5/2020).

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, banyak masyarakat yang berkerumun di berbagai tempat seperti di mall, restoran cepat saji Sarinah, terminal, Bandara Soekarno-Hatta dan tempat publik lainnya. Hal itu dinilai Netty karena kebijakan Pemerintah yang membolehkan masyarakat melakukan perjalanan keluar kota dengan beberapa syarat. Namun menurut Netty, syarat-syarat itu mudah dimanipulasi.

“Syarat-syarat seperti surat untuk melakukan pekerjaan dan menjenguk keluarga yang sakit keras itu mudah dimanipulasi, ini terbukti dengan mengularnya antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Lihat saja, orang-orang bisa datang bersamaan waktu begitu kalau memang untuk keperluan kerja?” ungkap Netty.

Menurutnya, sikap tidak tegas Pemerintah Pusat juga mulai diikuti Pemerintah Daerah. Kota Bekasi misalnya, mulai merancang wilayah zona hijau dimana mesjid dibolehkan menyelenggarakan shalat Idul Fitri. Kebijakan ini tentu tidak mampu melarang masyarakat dari zona merah untuk berbondong-bondong mendatangi mesjid di zona hijau. Masyarakat memang sudah rindu dengan mesjid. Ia menilai, dengan banyaknya warga yang berkerumun,  dan pergi ke keluar kota, sekarang justru kemunduran sepuluh langkah menangani Covid-19.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah menemukan cara untuk menyelesaikan masalah ini mengingat kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. “Saya berharap Pemerintah punya solusi, karena sudah berapa ribu orang yang lolos mudik akibat aturan yang plin-plan itu. Jika ini tidak segera diatasi, maka tidak menutup kemungkinan ada gelombang-gelombang serangan Covid-19 lainnya yang akan kita hadapi,” kata Netty.

“Saya makin prihatin jika tagar ‘Indonesia Terserah’ ini juga menjadi sikap para tenaga kesehatan. Jika mereka tidak lagi mau menangani pasien akibat kecewa karena anjuran diam di rumah  tidak mendapat dukungan kebijakan yang kuat, apa yang akan terjadi? Mereka sudah berjibaku berada di garis depan dengan mengorbankan diri mereka, tapi Pemerintah plin plan, akhirnya masyarakat pun bersikap tidak peduli. Wajar kalau mereka menyerah,” ujar  politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini.

Menurut Anggota Banggar DPR RI itu, jika banyak orang yang sakit, kapasitas fasilitas kesehatan yang dimiliki Indonesia tidak akan mampu menampung semuanya. “Jumlah dokter kita tidak lebih dari 200 ribu, di mana dokter paru hanya 1.976 orang, jadi satu dokter paru harus melayani 245 ribu orang. Mereka tidak akan mampu melayani” ujar legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VIII itu.

Netty meminta pada masyarakat agar kembali mendisiplinkan diri, tinggal di rumah dan jaga jarak fisik. “Saya mengerti, masyarakat pasti merasa lelah dan berat dengan segala situasi pembatasan ini. Sulit keluar, sulit bertemu, sulit juga keuangan. Apalagi jelang hari raya yang biasanya justru menjadi puncak silaturahim. Tapi tidak ada cara lain kecuali bersabar guna memastikan mata rantai penyebaran Covid-19 sudah habis terputus. Indonesia harus menang lawan Covid-19,  Indonesia jangan terserah,” tutup Netty. | rnm/sf — DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Lantik Jajaran Pengurus PKK Lubuklinggau

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar melantik Pengurus Tim Penggerak PKK Kota Lubuklinggau masa bhakti 2018-2023 di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, Kamis (11/10). Wawako menyampaikan, selain menjadi Dinamisator program kegiatan TP PKK Kota Lubuklinggau juga terus bersemangat berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui gerakan PKK. “Saya berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan dan memberikan perhatian lebih terhadap […]

  • Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 10 Februari 2023

    Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 10 Februari 2023

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 590.000 Rp 545.000 1.0 Rp 1.074.000 Rp 1.020.000 2.0 Rp 2.085.000 Rp 2.025.000 Baca : Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 8 Februari 2023 3.0 Rp 3.101.000 Rp 0 5.0 Rp 5.133.000 Rp 5.002.000 10.0 Rp 10.208.000 Rp 9.951.000 25.0 Rp 25.388.000 Rp 24.829.000 50.0 Rp 50.693.000 Rp […]

  • Wagub Sumsel Minta Bupati dan Walikota Berperan Maksimal Cegah Karhutla

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya minta bupati dan wali kota di provinsi itu, terutama yang wilayahnya rawan kebakaran hutan serta lahan, untuk berperan penuh dalam pencegahan karhutla supaya tidak timbul kabut asap. “Apalagi Kepala BNPB Doni Monardo telah menginstruksikan semua daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan harus memaksimalkan pencegahan,” kata […]

  • Inilah 33 Anggota Koperasi Korpri Musi Rawas Yang Mengundurkan Diri

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Post Views: 822

  • Menkominfo : “Ransomware Petya” belum menyebar di Indonesia

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan serangan ransomware jenis Petya saat ini belum menyebar di Indonesia. Post Views: 682

  • Polres Musi Rawas Gagalkan Penyelundupan 2,5 Ton Minyak Ilegal

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tim buru sergap (Buser) Satreskrim Polres Mura, gagalkan penyelundupan minyak ilegal meringkus Wawen Muzahari alias Wawen (36) warga Kelurahan Lakitan, Kecamatan Muara Lakiran Kabupaten Musi Rawas (Mura). Pria keseharian sopir mobil pick up, diborgol usai dirinya kedapatan mengangkut puluhanan dirigent berisi 2,5 ton minyak mentah melintas diruas jalan lintas (Jalin) Mura-Lubuklinggau, […]

expand_less