Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
  • visibility 109

MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Purwodadi untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, Selasa (21/02/2023) di Balai Pertemuan, Kecamatan Purwodadi.

Bupati Ratna Machmud mengatakan, sebelum Musrenbang Purwodadi, ada Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes). Oleh karena itu, ia meminta agar Kepala Desa (Kades) lebih teliti lagi terhadap apa yang menjadi usulan di desanya.

“Saya minta semua usulan itu memang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Khusus Kades bersangkutan harus memikirkan pembangunan desa yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat melalui skala prioritas. Karena dengan itu dapat membantu mendongkrak perekonomian masyarakat dan menuntaskan kemiskinan,” ucap Bupati.

Bupati mengucapkan Alhamdulillah syukur, karena program Musi Rawas Mantab yakni 9 program unggulan sudah direalisasikan.

“Kita sudah realisasikan 9 program Musi Rawas Mantab. Kemarin sebagai pamungkasnya dengan launching 3 alat berat eksavator di Desa Lubuk Rumbai, Tuah Negeri,” ujar Bupati.

Namun demikian, Bupati juga tidak menampik 9 program tersebut belum dapat sepenuhnya karena terkait anggaran dan regulasi.

“Masa dua tahun kepemimpinan saya, 9 program telah terealisasi. Walau belum sepenuhnya, semua sudah dilaksanakan. Belum terpenuhinya masing-masing program karena kendala anggaran yang terbatas. Seperti Ambulans Desa belum mencapai seluruh desa. Demikian juga kendala teknis seperti alat berat, sebenarnya sudah dibeli tahun lalu. Namun perlu regulasi yang mengaturnya, tahun ini baru launching,” paparnya.

Sementara, Camat Purwodadi mengatakan, pembangunan di Purwodadi mencapai 8 miliar tahun lalu dan tahun ini mencapai 10 miliar.

“Untuk realisasi program, Alhamdulillah kita sudah mendapatkan 2 unit Mobil Ambulan Desa. Sedangkan anggota pengajian aktif Mura Mantab mencapai 800 orang,” ujarnya.

Mengenai Pilkades, Camat mengatakan akan membuat siaran live, sehingga pasca Pilkades warga bubarkan diri dan tidak buat kerumunan.

“Siaran live itu untuk menghindari kerumunan. Warga bisa nonton melalui live pada setiap desa bisa melalui Facebook untuk melihat Pilkades,” jelas Camat.

Turut hadir dalam acara, para Kepala OPD, TPPBUP Zainudin, Forkopimcam Purwodadi, Kades/Lurah, Tokoh Masyarakat/agama, serta masyarakat setempat. | *

  • Penulis: investigasi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Suwarti Dukung dan Apresiasi Program Hijaukan Bumi, Tanam 33 Ribu Pohon

    Wabup Suwarti Dukung dan Apresiasi Program Hijaukan Bumi, Tanam 33 Ribu Pohon

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Musi Rawas Hj. Suwarti menghadiri kegiatan FIFGROUP Hijaukan Bumi, Kerjasama FIF Group (Federal International Finance) dengan SMK Negeri 2 Pertanian Tugumulyo dan Kwarcab Pramuka Musi Rawas. Hijaukan Bumi “Tanam 33.000 Pohon Sepanjang 2022 se-Indonesia” merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 […]

  • Wabup Mura Pimpin Buka Bersama di Masjid Darussalam.

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti bersama Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (FKPD), melaksanakan buka puasa bersama di Masjid Agung Darussalam, Kecamatan Muara Beliti. Kamis 16 Mei 2019. Buka puasa ini merupakan rangkaian dari kegiatan safari ramadhan oleh Pemkab Musi Rawas. Masjid Agung Darussalam menjadi pusat kegiatan yang dilaksanakan setiap malam jumat selama […]

  • Diduga Mau Lolos PPK di Musirawas Setor Rp15 juta Hingga Rp20 Juta, KPU Membantah

    Diduga Mau Lolos PPK di Musirawas Setor Rp15 juta Hingga Rp20 Juta, KPU Membantah

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Untuk lolos menjadi badan adhoc PPK Kabupaten Musi Rawas diduga harus membayar mahar sebesar Rp 15  juta bahkan ada yang sampai Rp 20 juta. Informasi ini semakin mencuat beredar dari mulut oknum peserta tes menjelang pengumuman penetapan calon anggota PPK terpilih, Rabu (15/5). “Awalnya Saya sudah menyetor Rp 15 Juta, tapi dipinta lagi […]

  • Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia. Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit. Ini salah […]

  • Tuah Negeri Target 1.843 Jamban Tuntas di Tahun Ini

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sebanyak 1.843 jamban akan di buat tahun ini melalui anggaran Dana Desa di Kecamatan Tuah Negeri. Hal ini disampaikan Camat Tuah Negeri, Herri Akhmadi kepada wartawan, Rabu (22/02/2017) dikantornya. “Kita akan tuntaskan 1.843 pembangunan jamban di tahun ini. Harapan kita dengan dibangunnya jamban untuk rumah tangga dapat meningkatkan dukungan terhadap kesehatan masyarakat. […]

  • Syafii Efendi : Nikah Muda, Nikah Kaya Tanpa Pacaran, Kenapa Tidak?

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Syafii Effendi pembicara Nasional, Trainer dan Motivator Muda terkemuka di Indonesia melarang pacaran. Alasan ini dikemukakan karena pacaran dapat menghambat fokus menuju sukses. “Budaya pacaran sering dipertontonkan di TV, Youtube dan dari sumber lain. Secara tidak sadar ini merusak fokus kemandirian kita. Demikian juga musik-musik yang kita dengar, secara tidak sadar masuk […]

expand_less