Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
  • visibility 136

MUSI RAWAS – | Program bedah rumah bagi rumah tak layak huni di Kelurahan Selangit Musi Rawas (Mura) diduga tidak memenuhi tak memenuhi standar.

Sebanyak 30 unit rumah diberikan material, tak layak pakai. Dari 30 unit tersebut tersebar di 10 RT dengan masing-masing RT 3 unit rumah.

Berdasarkan pantauan, dalam setiap unit rumah tersebut, mendapatkan material yang tak layak pakai seperti koral campur tanah, berikut pasir sejenis pasir timbun, selain itu bentuk kusen yang sudah bubukan.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Mura, Abu Hanifah menjelaskan bedah rumah tersebut dari provinsi melalui dana APBN.

“Kami hanya mempasilitasi alias pelaksana teknis saja,” ungkapnya, Rabu (21/08).

Mengenai masyarakat tersebut, tidak menerima material yang di antar itu. “Setahu saya tidak ada, karena aturannya material untuk bedah rumah itu harus bagus, contoh kalau kotor materialnya harus dicuci dulu, kalau pun memang ada laporan itu kami akan mengganti material tersebut,” katanya.

Mungkin itu perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab saja. “Sehingga material diantar tidak memenuhi standar yang ada (RAB), namun fakta lapangan saya tidak begitu jelas,” bebernya.

Lain halnya, disampaikan Pildan koordinator pelaksaan bedah rumah, kalau setahu dia jenis material yang masuk tidak ada masalah. “Semuanya bagus kalau soal fakta di lapangan kami tidak tahu,” bebernya dengan santai.

Menurut keterangan beberapa masyarakat di Kelurahan Selangit yang namanya tak disebutkan, menjelaskan kalau soal material yang masuk sedikitpun tidak dipakai.

“Karena tak bisa dipakai mulai dari pasir sampai koralnya, koralnya campur dengan tanah dan pasirpun seperti pasir timbunan,” katanya.

Kemudian yang sering ke sini memantau salah satunya dari Dinas Perkim adalah Pildan. “Kamipun protes, tapi sampai saat ini rumah sudah banyak selesai tidak ada niat sedikitpun untuk menggantikannya, hingga material kami banyak beli sendiri,” beber mereka secara kebersamaan.

Untuk diketahui, bahan material yang masuk untuk pembangunan bedah rumah tersebut adalah, 1 Buah kusen pintu dan 2 kusen jendela, 5.500 bata, 36 sak Semen, 12 batang besi berukuran 8 in dan berikut 10 batang besi berukuran 4 in untuk cincin tiang persegi tiga.

Kemudian, koral satu mobil untuk 2 rumah, pasir 4 kubik dan 36 keping seng, terakhir 7 buah loster lobang angin. | sumber : detikperistiwa.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Raperda Sudah Dibahas dan Diajukan ke Provinsi

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Setidaknya ada 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas tahun ini di DPRD Kabupaten Musi Rawas, 8 diantaranya sudah selesai dan dalam kajian Pemprov Sumsel. Post Views: 401

  • MK Tolak Permohonan Uji UU Jasa Konstruksi

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PERMOHONAN pengujian Undang-Undang  Nomor  2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi (UU Jasa Konstruksi) yang diajukan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJKP) Aceh bersama sejumlah Pemohon lainnya akhirnya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). “Amar putusan mengadili, menolak permohonan Pemohon I, Pemohon IV, Pemohon VI, dan Pemohon VII berkenaan dengan Pasal 30 ayat (2), ayat (4), dan […]

  • Pujo Wiloso : Bila Terbukti Oknum Inspektorat Menerima Suap, Tangkap Saja!

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Bila memang terbukti ada oknum Inspektorat menerima suap berkenaan dengan pemeriksaan di SKPD, Inspektur Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Pujo Wiloso mendukung bila terbukti untuk ditangkap. Bahkan ia bersedia juga ditangkap bila melakukan hal yang hina tersebut. “Bila memang terbukti atau tertangkap tangan tangkap saja, bahkan bila saya melakukannya, tangkap saya,” ungkap […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Bupati Prihatin Terhadap Korban Kebakaran di Leban Jaya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengungkapkan rasa keprihatinan terkait musibah yang dialami Mbah Siwoh (70) yang rumahnya terbakar di Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri. “Hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura hadir untuk memberikan bantuan, jangan dilihat dari nominalnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Mura,” ujar Hendra Gunawan […]

  • 402 Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sebanyak 402 Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) mendapatkan remisi kemerdekaan dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Pada moment ini, Bupati Mura, H Hendra Gunawan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Pemberian Remisi Umum kepada 402 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Muara […]

expand_less