Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Air Terjun Satan, Destinasi Wisata Terlupakan

Air Terjun Satan, Destinasi Wisata Terlupakan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
  • visibility 104

MUARA BELITI – | Air Terjun Satan destinasi wisata yang terlupakan padahal jaraknya lebih kurang hanya 300 meter saja di belakang kantor BPKAD Musi Rawas dan 2 menit Dari Kantor Bupati Musi Rawas.

Namun belum ada tanda-tanda Pemerintah akan Kembangkan lokasi Destinasi Objek Wisata ini.

Air terjun Satan memiliki panorama sangat indah dengan bebatuan dialiri air seakan tersulap sebongkah keindahan di dalamnya yang tak kalah bersaing dengan wilayah lain.

Pemkab Mura melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) diharapkan benar-benar berperan aktif mempedulikan Air Terjun Satan akan menjadi produk wisata andalan karena tidak jauh dari Kantor Bupati Musi Rawas.

Terkait hal tersebut warga Desa Muara Beliti Baru Maher meminta pihak Pemkab Musi Rawas Sumatera Selatan melalui Dinas terkait khusus Pariwisata untuk berperan aktif menata lokasi Wisata Air terjun Satan hingga dapat meningkat perekonomian masyarakat setempat dan menjadi Destinasi Wisata andalan.

“Destinasi wisata ini bisa langsung di lihat karena Muara Beliti Baru ini merupakan Ibukota Musi Rawas sering acara besar dialihkan ketempat lain hingga Muara Beliti Baru Seperti bukan Ibu kota,” ujarnya, Senin (15/7/2019).

Dinas Pariwisata harus lebih memperhatikan keadaan ini jangan diabaikan karena lebih fokus setiap tahun ada anggaran hanya bangun jembatan saja sementara jembatan lama terabaikan seharusnya di perbaiki juga sayang, katanya.

“Kami sangat menyayangkan kondisi Air Terjun Satan seperti tidak di pedulikan pihak pemerintah padahal lokasi ini boleh di katakan aset yang harus di perhatikan, nanti dulu mencari dan kembangkan Daerah Baru,” ucapnya.

Dilihat dari jarak tempuh dan waktu paling ekonomis tempat ini dan anggarannya tidak terlalu besar untuk menata wisata air terjun Satan, tambahnya.

Tinggal  memberikan polesan tak begitu berarti coba lihat sendiri belum ada satu pun sepertinya proyek pengembangan Wisata untuk Air terjun Satan.

“Dapat bapak lihat sampah bertaburan tumplak tumplakkan kayu mati kami anggap tidak mungkin pihak pemerintah belum tahu kondisi air terjun disini kalau akses mulai jalan sudah bagus tapi polesan tempatnya sangat perlu di perhatikan persediaan tempat singgah, parkir dan lainnya,” terangnya.

Kemudian ada tiga warga Desa Muara Beliti Baru pengrajin sapu lidi Warni, Santi Aisyah yang sedang meraut lidi saat di tanya media menyebutkan, kami  ingin tempat wisata ini ramai pengunjung tapi akhir-akhir ini tidak ada lagi pengunjung pada hal disini dijamin aman dekat Polres lagi.

“Sebenarnya sangat mudah untuk lebih maju bila pemerintah secara serius memperhatikan objek Wisata ini semua akan melirik karena keadaan nya masih alami, dan sangat menarik tempat berfoto ria bisa punya nilai jual.

Dengan jarak dan waktu sangat ekonomis menjadi projek utama wisata air terjun mini kami yakin kelak akan menjadi magnet Wisata andalan Musi Rawas. | *

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati : Jadi Pemimpin Harus Banyak Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Untuk membangun Kabupaten Musi Rawas yang lebih baik, diperlukan pemimpin yang memiliki kemampuan, kreativitas dan inovasi. Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan mengatakan bila ingin jadi pemimpin harus banyak belajar, karena tidak ada orang yang bodoh bila mau belajar. “Jadi Pemimpin harus memiliki kemampuan, kreativitas dan inovasi. Oleh karena itu pemimpin harus […]

  • Bupati Tinjau Kesiapan Atlet Untuk Porprov Sumsel ke-XIII Tahun 2021

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud meninjau persiapan Atlet Musi Rawas yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan Ke-XIII Tahun 2021 mendatang di OKU Raya (Kabupaten OKU, OKU Timur dan OKU Selatan). Dalam peninjauan tersebut, Bupati Ratna Machmud ingin memastikan atlet dari berbagai cabang olahraga  dari Kabupaten Musi Rawas […]

  • Soal Fee 20% di Banyuasin, Saksi Beberkan di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang dengan terdakwa bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, mengatakan bahwa diberlakukan aturan ‘fee’ sebesar 20 persen jika ingin mendapatkan proyek di dinas terkait.      Rahmat Setiawan, salah seorang pengusaha yang kerap mendapatkan proyek di Pemkab Banyuasin, Sumsel, memberikan kesaksian di persidangan yang digelar […]

  • Pemerintah Putuskan, Cuti Bersama Lebaran Ditambah Tiga Hari

    • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menambah cuti bersama Idul Fitri dengan melalui perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018. SKB itu memutuskan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari sebelumnya 4 hari, menjadi 7 hari. Dalam SKB Tiga Menteri yang ditetapkan tanggal 22 September 2017 lalu, cuti bersama Idul Fitri […]

  • LKPJ Walikota Sesuai Fakta Lapangan atau Hanya di Atas Meja

    • calendar_month Sen, 9 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban Walikota Lubuklinggau terkait anggaran APBD Tahun 2018, yang dihadiri Ketua DPRD, Wakil 1 dan 2, serta Anggota Dewan, Ketua Fraksi, Komisi, Ketua Badan Kehormatan, BPPD, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Mewakili Kapolres, Sekda, Staf Asisten, Staf Ahli, Pimpimnan BUMD – BUMN, FKPD, Ketua […]

  • MK Terima 48 Perkara Permohonan PHP Kada 2017

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pada hari terakhir  penerimaan permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (PHP Kada) Serentak 2017, Rabu (1/3), MK menerima 3 perkara. Dengan demikian, total perkara yang masuk sejak dibukanya pendaftaran permohonan adalah sebanyak 48 perkara. Post Views: 662

expand_less