Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemkab Mura dan IAIN Curup Teken MoU Bidang Pendidikan

Pemkab Mura dan IAIN Curup Teken MoU Bidang Pendidikan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
  • visibility 149

Musi Rawas – Guna mendukung Pendidikan di Kabupaten Musi Rawas, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu melakukan kerjasama bidang pendidikan yang selanjutnya diaplikasikan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Auditorium Perpustakaan IAIN Curup, Sabtu (23/03.2019)

Penandatangan MoU ini dilaksanakan oleh Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti bertindak mewakili Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Wakil Rektor IAIN Curup DR Beni Azwar, M.Pd Kons mewakili IAIN Curup.

Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti pada kesempatan itu mengungkapkan MoU ini merupakan salah satu pondasi dan acuan didalam memperkuat pendidikan di kabupaten musi rawas, terlagi sejak kepemimpinan dirinya bersama Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, pendidikan menjadi salah satu prioritas yang dilaksanakan dan telah dijadikan sebagai program unggulan yakni Musi Rawas Cerdas.

Selain itu, lanjut Wabup dengan telah ditandatanganinya MoU ini, pemkab Mura akan berkomitmen didalam merealisasikan point-point yang disepakati dan dengan adanya MoU ini dapat berdampak langsung dengan peningkatan pendidikan di Kabupaten Musi Rawas dan menjadi salah satu indikator untuk melepaskan Kabupaten Mura dari status tertinggal.

Sementara itu, Wakil Rektor IAIN Curup DR Beni Azwar, M.Pd Kons menyambut baik kerjasama ini yang diaplikasikan melalui penandatangan MoU bidang pendidikan ini. Dirinya berharap MoU ini menjadi salah satu komitment dari kedua belah pihak didalam meningkatakan mutu pendidikan dan menyukseskan Musi Rawas Cerdas yang telah menjadi Program Prioritas Pemkab Mura.

Diungkapkan Beni, IAIN Curup sudah sejak lama menjadi salah satu tujuan dari lulusan SMA di Kabupaten Musi Rawas. Saat ini lebih dari 300 mahasiswa berasal dari Musi Rawas. Dan setiap tahun pihaknya mengirimkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Musi Rawas sebagai bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dan daerah.

Penandatangan MoU ini disaksikan oleh Wakil Rektor II, Hamengkubuwono, M.Pd, Wakil Rektor III, Kusen MPD, Pembina IKAMMURA IAIN Curup, M Abduh S.Pd.i, MM, Bagian Protokol, Bagian Humas, Dinas Kominfo Mura dan ratusan Mahasiswa IAIN Curup yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Musi Rawas (IKAMMURA) IAIN Curup.

Selain penandatangan MoU, Wabup Mura, Hj Suwarti juga melantik pengurus IKAMMURA IAIN Curup periode 2019-2020 serta menjadi salah satu panelis/narasumber Dialog Publik yang mengakat tema “Sinergitas Pemda Musi Rawas dan IKAMMURA IAIN CURUP dalam Pengembangan SDM, Menghadapi Tantangan dan Peluang Kerja”.(*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HEBOH :Batu Bertuliskan Lafaz Allah Di Lubuklinggau

    HEBOH :Batu Bertuliskan Lafaz Allah Di Lubuklinggau

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Sebuah bongkahan kecil batu alam mirip tulisan berlafazkan Allah yang dimiliki Iksan, membuat warga yang tinggal di Kelurahan Kayu Ara, Minggu (12/10/2014) berbondong-bondong untuk melihat lebih dekat kebenaran informasi tersebut. Batu yang didapatnya dari wilayah Bengkulu itu, telah seminggu terakhir dipegang dan belum diasah untuk dijadikan hiasan batu cincin. “Batu ini tidak sengaja […]

  • Abu Ja’at : Yang Penting Penghuni Panti Cukup Makan Minum

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Mengenai Operasional Panti Jompo (Panti Treshna Werdha Budi Luhur) Lubuklinggau menurut Kepala Dinas Sosial, Abu Ja’at sudah mempercayakan Kepala Panti untuk mengelolanya dengan baik. “Bagi kami yang penting masalah makan dan kesehatan penghuni panti terpenuhi dan cukup. Terus terang mengenai anggaran makan minum panti sudah di kelola kepala panti sebagai PPTK-nya, jadi […]

  • DPRD Musi Rawas Sahkan Perda LKPJ 2017

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – DPRD Kabupaten Musi Rawas mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2017, menjadi Perda. Pengesahan Perda ini dilaksanakan saat rapat Paripurna di Kantor DPRD Musi Rawas, Senin (30/07). Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD, Yudi Fratama dan dihadiri 27 anggota, Bupati Mura H Hendra Gunawan, Wakil […]

  • KBM Sekolah di Musi Rawas Masih Tetap Daring

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Hingga kini kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di Kabupaten Musi Rawas (Mura) masih sistem daring dan belum bisa menerapkan tatap muka. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Raslim mengatakan kendati pihaknya sudah mempersiapkan syarat-syarat pemenuhan protokol kesehatan (Prokes) agar KBM bisa tatap muka namun […]

  • DPR Akan Kawal Serbuan TKA

    • calendar_month Sel, 22 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima aduan terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal khususnya dari China diberbagai daerah, dari masyarakat melalui Ratna Sarumpaet Crisis Center. Menanggapi hal ini, Fadli berkomitmen untuk mempelajari dan mengawasl aspirasi itu. “Saya terima dan akan saya pelajari masukan mereka sebagai aspirasi, termasuk untuk mempertajam usulan dibentuknya Pansus […]

  • Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas yang belum dapat di optimalkan karena masalah regulasi yang mendukungnya. Seperti izin pengelolaan walet yang sebelumnya diatur dalam Perda, melalui Dinas Kehutanan namun tahun ini Dinas tersebut sudah diambil alih provinsi akibatnya aturan lama jadi tidak jelas. Akibatnya ratusan penangkar walet […]

expand_less