Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » KBM Sekolah di Musi Rawas Masih Tetap Daring

KBM Sekolah di Musi Rawas Masih Tetap Daring

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
  • visibility 111

MUSI RAWAS – | Hingga kini kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di Kabupaten Musi Rawas (Mura) masih sistem daring dan belum bisa menerapkan tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Raslim mengatakan kendati pihaknya sudah mempersiapkan syarat-syarat pemenuhan protokol kesehatan (Prokes) agar KBM bisa tatap muka namun tetap belum bisa karena belum ada izin dari Kepala Daerah.

“Sebelumnya telah beberapa kali kita mengadakan rapat baik lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura maupun lintas sektoral termasuk Polres serta rapat pimpinan (Rapim). Namun belum ada kata sepakat agar KBM bisa tatap muka.

Akhirnya, ditentukan sampai batas 17 Januari akan dikaji kembali apakah akan berlanjut daring atau bisa tatap muka,” jelas Raslim.

Mengenai KBM daring ini sempat juga dipertanyakan Anggota DPRD Mura, kata Raslim. Dan sudah dijelaskan, apalagi sudah ada Surat Edaran Gubernur Sumsel tentang KBM tetap daring.

“Kita sudah berupaya agar KBM bisa tatap muka dengan berbagai sistem selain tetap mengacu ke standar prokes.

Misalnya volume tatap muka dibatasi, dengan pembatasan jumlah siswa dikelas. Baik secara bergantian maupun selang sehari masuk kelas.

Namun tetap tidak bisa, karena harus ada izin dari Pemda dan juga persetujuan orang tua siswa,” ungkapnya.

Menurut Raslim ada beberapa efek dan perubahan perilaku negatif sistem daring yakni anak-anak telah terbiasa menggunakan handphone (HP) dan telah merasakan kemudahan mengakses berbagai aplikasi. Sehingga menimbulkan ketertarikan dan keterikatan dengan HP.

Selain itu anak jadi gagal fokus, respon lambat. Hal ini karena anak selalu berfikir ke HP, ingin mengakses program-program yang ada di HP merasa nikmat dengan HP.

Kemudian, HP telah mengalihkan perhatian anak dari hal-hal yang lain, seperti olah raga, pekerjaan rumah serta hal-hal positif lain secara offline.

“Tidak dipungkiri dengan HP lebih membantu dan mempermudah belajar anak, namun berapa persen penggunaan HP benar-benar untuk belajar.

Ternyata sebagian besar waktu anak menggunakan HP untuk hiburan dan kesenangan lainnya.

Ini juga sebenarnya yang menjadi keluhan para orang tua. Semoga kita semua dapat menyadari dan secara bersama mengatasi permasalahan ini. Karena semua elemen mesti bekerjasama dan saling membantu agar efek negatif HP bagi anak dapat dikurangi.

Kita tidak bisa menghalangi teknologi, tapi mungkin masih bisa mengatasi jangan berefek kepada negatif,” tutup Raslim saat dijumpai di kantornya, Kamis (07/01/2021).

Penulis/Editor : Faisol.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, masih ada lima warga negara Indonesia ( WNI) yang disandera oleh teroris Kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dua orang berhasil dibebaskan pada Kamis (7/9/2018). Koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Filipina. Pembebasan terhadap lima orang sandera tersisa tengah diupayakan. Post Views: 696

  • Harga Emas Antam ‘Naik’, UBS Kosong di Pegadaian, Minggu 29 Agustus 2021

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat yang dijual di Pegadaian, Minggu (29/08/2021), terus ‘naik’ untuk cetakan Antam, sedangkan cetakan UBS lagi tidak tersedia. Info dari laman resmi pegadaian, Untuk emas cetakan Antam ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual Rp547.000,- sebelumnya sempat kosong tidak tersedia. Emas cetakan Antam ukuran 1 gram dijual Rp989.000,- sebelumnya juga sempat kosoñg […]

  • Transfaransi KPU dalam Penyelenggaraan Pemilukada di Lubuklinggau

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – “Dalam penyelenggaraan dan tahapan Pemilukada, KPU Kota Lubuklinggau berupaya transfaran seperti tempat mencetak surat suara, hologram dan lain-lain. Kami tidak mau dianggap tidak transfaran, baik Pemkot Lubuklinggau maupun Polres serta lainnya sudah diajak dan mengetahui perusahaan yang melakukan cetak surat suara,” ujar Efriadi Suhendri pada Pembukaan acara Dialog Interaktif Jurnalisme Sehat di […]

  • Lagi, 15 Anggota Koperasi Korpri Mura Mengundurkan Diri

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Sebanyak 15 orang Anggota Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas mengajukan surat mengundurkan diri dan mendesak agar segera mengembalikan simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Ke 15 anggota Koperasi Korpri ini merupakan anggota yang bertugas di Badan Pusat Statistik Kabupaten Musi Rawas Pengunduran diri Anggota Koperasi Korpri ini berdasarkan Surat dari Badan Pusat […]

  • BAPPEDA Gelar Musrenbang Susun RKPD 2019

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas, berlangsung di Bagas Raya, Selasa, (20/03). Pada acara yang dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan itu, pihak Bappeda Musi Rawas mengundang narasumber meliputi Irjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah […]

  • Keterbukaan Informasi dan Pelayanan Publik Pemkab Mura Dinilai Masih Rendah

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Pelayanan Informasi dan dokumentasi di Pemkab Musi Rawas masih tergolong rendah, hal ini membuat kesulitan bagi masyarakat maupun Lembaga Masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pengawasan. Padahal informasi maupun pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang sudah diatur dalam UU baik UU tentang Keterbukaan Informasi Publik maupun tentang Pelayanan Publik. Penelitian Jurnalindependen.com selama […]

expand_less