Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » MoU TP4D Upaya Cegah Tipikor DD

MoU TP4D Upaya Cegah Tipikor DD

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 11 Mar 2019
  • visibility 57

MUSI RAWAS – Penandatangan MoU Kerjasama Tim, Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) antara Pemkab Musi Rawas dan Kejari Lubuklinggau berlangsung di auditorium Eks Kantor Bupati Mura Taba Pingin Kota Lubuklinggau, Senin (11/03).

MoU dilakukan agar Pengelolaan Keuangan Desa lebih Efisien, Efektif dan Akutanbel. MoU ini juga khusus kepada Desa di wilayah Musi Rawas.

Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan pada kesempatan itu mengatakan, dengan hadirnya 186 kepala desa di Kabupaten Mura ini menunjukan bahwa rasa semangat dan niat tulus dan ikhlas dengan komitmen besar untuk memperbaiki dan melakukan pembangunan di masing masing desa.

Namun menurut Bupati, dengan segala keterbatasan yang ada semua ingin terus mengembangkan sumber daya manusia (SDM), agar kedepan pembangunan desa akan terus membaik.

“Kemudian hadir juga 14 camat hal ini merupakan wujud tanggung jawab kecamatan yang diberikan tugas untuk mendampingi kades untuk bersama-sama membangun desa.

Melalui kegiatan ini, saya berharap agar sinergitas tetap solid dalam pembangunan desa yang menggunakan DD dan hal ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sehingga menghasilkan pembangunan yang baik dan juga sesuai dengan harapan masyarakat,” papar Bupati.

Sementara itu, Kepala Kejari Lubuklinggau, Zairida dalam sambutannya mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan upaya awal pintu gerbang untuk mengawal dan mengamankan apa yang menjadi tugas kejaksaan di Kabupaten Mura, khususnya mengawasi anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan desa.

Kajari menilai sejauh ini pihaknya yakin bahwa banyaknya pengawas yang ditugaskan mengawasi DD ini merupakan tanda bahwa dalam melaksanakan tugas pengelolaan DD ini harus betul dilakukan dengan akuntabel.

Kepala DPMD, Mefta Joni mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai dukungan untuk mencegah terjadinya perbuatan melawan hukum serta untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan penggunaan Dana Desa (DD).

Selain itu juga kegiatan ini bertujuan agar terciptanya keterpaduan dalam Pencegahan tindak Pidana Korupsi yang memanfaatkan Kinerja Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Negeri Lubuklinggau dengan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas dalam rangka mewujudkan Good Government bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Acara dihadiri juga Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mura EC Priskodesi dan jajarannya termasuk juga dari Kejari Lubuklinggau, dan diikuti kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari Camat, Kepala Desa dan pendamping Desa se-Kabupaten Mura. (ADV/**)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 50 SD dan 11 SMP KBM Tatap Muka di Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Berikut 50 Sekolah Dasar (SD) dan 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka di Musi Rawas (Mura) ; SEKOLAH DASAR (SD) Kecamatan BTS Ulu : 1. SDN Dharma Karya, Desa Pelawe karena mobilisasi penduduk rendah.2. SDN Gunung Kembang Baru karena blank spot signal internet.3. SDN Gunung Kembang Lama karena […]

  • Mendes PDTT minta para Bupati tentukan produk unggulan

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo meminta para bupati untuk menentukan produk unggulan. Post Views: 355

  • Utang Indonesia Sudah Mengkhawatirkan

    • calendar_month Sel, 10 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA – Melihat kemampuan membayar utang, maka utang Indonesia dinilai sudah masuk kategori mengkhawatirkan atau lampu kuning. APBN selama ini lebih banyak tersedot untuk membayar utang yang sudah mencapai Rp420 triliun. Ini harus jadi perhatian pemerintah. Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir sebelum mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4/2018) […]

  • Keluarga Korban Penembakan Polisi Ajukan Dua Permintaan

    • calendar_month Kam, 27 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    REJANG LEBONG – Pihak keluarga Kaswan (62) warga Desa Blitar, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang menjadi korban penembakan oleh oknum polisi di Kota Lubuklinggau, Sumsel, mengajukan dua permintaan. Menurut keterangan anggota tim kuasa hukum korban Abdusy Syakir  di Rejang Lebong, Kamis sore, meminta agar pelaku dan semua yang terlibat dalam kasus penembakan mobil berisikan […]

  • Budi Gunawan Disetujui Jadi Kapolri, KPK Enggan Komentar

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi enggan mengomentari pengesahan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR. "Itu urusan DPR. Urusan kami hanya penegak hukum," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto seusai menemui Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan DPR menjalankan tugasnya demikian dengan KPK menjalankan tugasnya sendiri. […]

  • Terkait SBW Ilegal, Dewan Segera Panggil Eksekutif

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Disinyalir banyak usaha penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) diKabupaten Musi Rawas khususnya Kecamatan Megang Sakti belum miliki izin (ilegal) mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas, Tefno Suhartoyo. Jum’at (03/10/2015) via seluler. Menurut Tefno bila laporan itu benar, pihaknya akan memanggil instansi terkait mengenai hal tersebut. “Kami akan segera membahas dalam […]

expand_less