Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Serangan siber di web KPU, akankah pengaruhi penghitungan suara?

Serangan siber di web KPU, akankah pengaruhi penghitungan suara?

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 27 Nov 2018
  • visibility 133

BADAN Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan mereka mendeteksi serangan siber terhadap situs Komisi Pemilihan Umum, sekitar lima bulan sebelum Pemilu pada April 2019.

Langkah mendeteksi serangan siber ini menurut Direktur Deteksi BSSN Sulistyo adalah dengan mempelajari pola serangan di luar negeri seperti yang terjadi dalam referendum Brexit Inggris dan Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2016.

Tiga pola serangan siber

Sulistyo menjelaskan bahwa polanya ada tiga: hack atau meretas, leak atau membocorkan dan amplify atau menyebarluaskan.

Peretasan bisa dilakukan ke sistem perhitungan suara — meliputi server, data center, dan layanan web services yang digunakan dalam pengumuman hasil Pemilu.

Peretasan bisa juga dilakukan dengan DDoS (Distributed Denial of Service) yang menyebabkan situs dibanjiri permintaan tinggi pada saat yang bersamaan.

Ini kan terjadi kemarin saat pelaksanaan Pilkada serentak di beberapa sub-domain dari KPU.go.id,” ungkap Sulistyo. Akibatnya situs harus dibuka-tutup untuk menghindari dampak negatif peretasan.

Sedang pembocoran (leak) berarti upaya lawan politik untuk mencuri informasi dan dibocorkan ke masyarakat.

Salah satu contoh adalah dalam kasus foto viral Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam Pilkada 2018.

Sulistyo juga memaparkan bahwa dalam Pilkada 2018 lalu banyak akun pribadi dari penyelenggara Pemilu yang berusaha diambilalih.

Semua informasi yang dicuri ini kemudian disebarluaskan (amplify) ke masyarakat.

“Tak mempengaruhi penghitungan suara”

Terkait potensi serangan ini, BSSN sudah menginformasikan KPU. Lembaga penyelenggara pemilu itupun sudah mengambil langkah antisipatif – baik internal dan eksternal.

“Tentu kami akan mengambil langkah-langkah antisipatif, jelas itu akan kami lakukan dan sudah kami lakukan,” ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Namun Wahyu mengingatkan agar masyarakat tak perlu khawatir terkait penghitungan suara karena dilakukan secara manual.

“Penghitungan suara maupun rekapitulasi penghitungan suara itu dilakukan secara bersidang melalui rapat pleno. Jadi ini manual,” kata Wahyu Setiawan.

Jamalul Izza, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) — salah satu entitas yang memberikan masukan kepada KPU terkait pengamanan siber — juga memastikan bahwa penghitungan suara KPU aman dari serangan siber.

“Saat ini dari sistem yang berjalan, server pengumuman suara itu ada di private sehingga harusnya menjadi lebih aman,” jelas Jamalul. Server private hanya dapat diakses di lokasi tersebut sheingga tidak bisa diakses oleh umum.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ditambahkan Jamalul, server KPU dilindungi oleh firewall sehingga yang dapat dilakukan peretas adalah memperlambat akses.

Sumber : bbc.com

Link : https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46334896

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Usulkan 3 Desa Dapat Jaringan Listrik

    • calendar_month Sel, 8 Jun 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menyampaikan, ada 3 Desa di Kabupaten Musi Rawas yang perlu mendapatkan jaringan listrik yaitu Desa Harapan Makmur, Desa Sindang Laya, dan Desa Mukti Karya. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Musi Rawas meminta kepada PLN untuk menyalurkan listrik di Desa tersebut. “Namun jaringan listrik tersebut banyak […]

  • PT. Freeport Diminta Segera Tuntaskan Temuan BPK

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendesak PT. Freeport Indonesia (PTFI) agar menindaklanjuti dan menuntaskan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan BPK tersebut terkait kerusakan hutan lindung dan pencemaran limbah yang berpotensi merugikan negara hingga Rp185,01 triliun yang meliputi polusi udara, polusi air, […]

  • Pelantikan Tim 10 Percepatan Pembangunan, Timbulkan Polemik & Tanda Tanya

    • calendar_month Jum, 3 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pelantikan 10 tim percepatan pembangunan Kabupaten Musi Rawas Musi Rawa secara tiba tiba tànpa adanya seleksi secara terbuka dan melihat terlebih dahulu visi misi serta progam yang bakal membantu Bupati menjadi polemik dan tanda tanya. Jumat (3/9/2021l Hal itu disampaikan làngsung oleh Sony salah seorang aktivis pengamat pembangunàn pemerintah sekaligus ketua […]

  • 1000 Anak Ikuti Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan Gigi

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melaksanakan kegiatan sunatan massal dan pelayanan kesehatan gigi yang dilaksanakan di halaman RS Muara Beliti. Kamis (25/04/2019) Kegiatan yang masuk dalam rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Musi Rawas ke -76 ini diikuti oleh 1000 anak dari 14 Kecamatan yang ada di […]

  • Bupati RMA Minta Sinergitas Karang Taruna dengan Pemda Musi Rawas

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Amin (RMA) minta sinergitas Karang Taruna dan Pemerintah harus dimulai dari tingkatan Desa dan Kecamatan, serta Karang Taruna harus lebih proaktif menyampaikan dan mempresentasikan program kerja yang akan dilakukan, supaya seluruh program kerja Pemerintah dan Karang Taruna dapat di wujudkan. “Saya berharap Karang Taruna Musi […]

  • Belum Ada Pembelian Saham Freeport dari Pemerintah

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga saat ini belum ada pembayaran satu Rupiah pun yang dilakukan oleh PT Inalum sebagai wakil dari pemerintah dalam pembelian 51% saham PT Freeport. Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Dirut Inalum, dan Dirut Freeport Indonesia. Pembayaran baru akan dilakukan setelah masalah […]

expand_less