Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Disbun Mura Diduga Mark Up Jumlah Orang Berangkat Penas ke Malang

Disbun Mura Diduga Mark Up Jumlah Orang Berangkat Penas ke Malang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 15 Jun 2015
  • visibility 124

MUSIRAWAS — Tahun 2014 lalu, Pemerintah Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, melalui Dinas Perkebunan menganggarkan dana untuk Kegiatan Fasilitasi Kerjasama Regional, Nasional, Internasional, Penyediaan Hasil Produksi Pertanian, Perkebunan, Komplementer. Hanya saja dalam pelaksanaan peserta Penas yang berangkat ke Malang, Jawa Timur diduga Mark up jumlah peserta yang diberangkatkan.

Berdasarkan data Perubahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (PDPA), besar anggaran untuk kegiatan itu Rp. 250 juta. Adapun kegunaannya ialah, untuk mengikuti Penas di Malang Jawa Timur. Tertulis juga didalam PDPA tersebut, jumlah peserta Penas 15 orang, sewa 2 unit mobil untuk Penas dikalikan 5 hari, untuk makan minum serta biaya perjalanan dinas kedalam daerah serta keluar daerah.

Hanya saja apa yang bertuliskan di PDPA tersebut berbeda dengan apa yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Musirawas, Ramdani Lubis.

Saat dibincangi beberapa waktu lalu, Ramdani, menjelaskan, volume keberangkatan peserta Penas ke Malang saat itu sudah melebihi Volume. Lanjut dia, “mestinya yang berangkat 12 orang, tetapi karena ada yang bawa istri dan ada yang bawa anak, sehingga yang berangkat saat itu 19 orang. 12 orang menggunakan anggaran kegiatan itu, selebihnya 7 orang pakai biaya sendiri,” katanya.

Masih menurut Ramdani, dalam kegiatan itu, peserta Penas menyewa mobil untuk mengikuti Penas tersebut, kalau dalam kegiatan itu tidak ada sewa mobil, isu itu menurutnya tidak benar. “saya mau meluruskan, kalau kami tidak menyewa mobil itu tidak benar, karena saat itu saya sendiri bersama Menteri menaiki mobil yang kami sewa”, kata Ramdani. Namun dirinya tidak menjelaskan Menteri apa serta siapa nama Menteri yang dimaksud. (Sul – WAMENS)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Bonyok di Amuk Massa Setelah Ketahuan Mencuri

    • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BATURAJA – Pria bernasib malang ini diketahui “bonyok” diamuk masa hingga meregang nyawa di Desa Lekisrejo kawasan Lubuk Raja Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan,  Kamis dinihari (30/8) . Belakangan diketahui sesuai indentitas tersangka adalah Ipin (23) tercatat sebagai Warga Desa Tanjung Manggus Kecamatan Lubuk Batang OKU. Nyawanya tak terselamatkan lagi akibat ulahnya sendiri yang tertangkap basah […]

  • Kabag Hukum Jarang Ditempat, Wartawan Kesulitan Konfirmasi Berita

    Kabag Hukum Jarang Ditempat, Wartawan Kesulitan Konfirmasi Berita

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sangat disayangkan Kabag Hukum Setda Kabupaten Musi Rawas ini di akhir-akhir menjelang pemilukada di Provinsi Bengkulu, tidak pernah berada ditempat, ungkap salah satu insan pers yang biasa bertugas di Pemkab Musi Rawas, Heri Kusnadi, pagi tadi (Kamis, 30/10/2014) di Kantor Pemda Air Kuti Lubuklinggau. Menurut Heri, karena Kabag Hukum maupun beberapa pejabat lain […]

  • BPKAD Lubuk Linggau Dinilai kurang Cermat Susun Laporan Keuangan, BPK: Properti Investasi Tak Gambarkan Sebenarnya

    BPKAD Lubuk Linggau Dinilai kurang Cermat Susun Laporan Keuangan, BPK: Properti Investasi Tak Gambarkan Sebenarnya

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Kepala BPKAD Kota Lubuklinggau dinilai kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas penyusunan Kebijakan Akuntansi yang menjadi tanggung jawabnya. Demikian juga, Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan BPKAD kurang cermat dalam proses penyusunan Kebijakan Akuntansi terkait Properti Investasi. Akibatnya, saldo Aset Tetap Gedung dan Bangunan tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya, karena sebagian ada yang masuk kriteria […]

  • Kejari Tetapkan Kabag Humas Setda Mura Tersangka

    Kejari Tetapkan Kabag Humas Setda Mura Tersangka

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,Jurnalindependen.com -Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Mura, inisial  EZ ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran Humas tahun 2014 senilai Rp 5 milyar oleh Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Penetapan tersangka terhadap Kabag Humas Setda Mura, sesuai dengan  Surat Perintah 01/N.6.16/FD.1/01/2015 tanggal 20 Januari 2015, meningkatkan status penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berasal dari […]

  • Bangub Satu Juta Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kopi Tembus Rekor MURI

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PAGARALAM – | Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) melaunching Gerakan Sejuta Sambung Pucuk Tanaman Kopi di Desa Rempasai, Pagaralam, Sabtu, (4/9/2021) yang merupakan program bantuan dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Dikesempatan tersebut MY mengatakan bahwa bantuan bibit kopi sambung pucuk merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sumsel kepada petani kopi yang ada […]

  • Realisasi CSR 14 Perusahaan di Musi Rawas Tahun 2017

    • calendar_month Sen, 16 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.co.id -Kegiatan CSR (Tanggung jawab Sosial Perusahaan) merupakan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, yang terkena dampak dari kegiatan perusahaan tersebut. Kepala DPMPTSP Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Promosi dan Kerjasama, Tri Wahyudi mengatakan beberapa perusahaan di Kabupaten Musi Rawas tahun 2017 sudah melaksanakan CSR. “CSR ini merupakan kewajiban perusahaan kepada masyarakat sekitar […]

expand_less