Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ini Hasil Investigasi PPNI Tentang Proyek Rumah Tidak Layak Huni

Ini Hasil Investigasi PPNI Tentang Proyek Rumah Tidak Layak Huni

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 18 Mei 2017
  • visibility 53

MUSI RAWAS – Janggal, kronoligis berdasarkan investigasi versi Tim LSM Peduli Pembangunan Nasional Indonesia (PPNI) dilapangan terkait Proyek Rumah Tidak Layak Huni (PRTLH) dana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2016, bahwa material diantar langsung dari toko, sebelumnya masyarakat buka rekening bank.

“Material disub oleh pihak toko, antar oleh toko, masyarakat disuruh buka rekening, setelah turun ke rekening, duit disetor ke toko,” ungkap Subarsin Gumay Ketua LSM PPNI Kepada SBP, Kamis (18/05/2017).

Dikatakanya, rekeningnya Bank Sumsel, dan menurut keterangan masyarakat yang menerima bedah rumah, dana yang cair pertama disetorkan ke toko untuk membeli material, ini merupakan instruksi dari pengelola desa, Sekdes yang mengelolanya, dan cairlah termen pertama, termen kedua, dan sampai selesai,” terang Subar panggilan akrab Ketua LSM PPNI.

Dihitung-hitung oleh masyarakat, masih menurut hasil pantauan Tim LSM PPNI yang diungkapkan Subar, bahwa material yang dikirim atau diterima tidak sesuai dengan dana yang diterima dan disetorkan ke toko.

“Ya yang selesai selesai, yang tidak selesai bila mau selesai diselesaikan dengan cara bergotong royong karena rumah mereka sudah keburu dibongkar, karena disebabkan material kurang, apalagi tidak ada upah,” beber Subar menirukan ucapan warga yang mendapat atau menerima program bedah rumah.

Ditegaskannya, sebagaimana mengacu pada Juknisnya, peruntukan atau sasaran kegiatan yakni rumah dinding grebek (dinding terbuat dari anyaman bambu-Red), dinding rumah terbuat dari kayu, rumah tidak berlantai, rumah tidak ada sumur, dan WC.

Namun, pantauan dari Tim LSM PPNI didapati yang tidak layak menerima program bedah rumah tidak layak huni ini, kenapa bisa dapat. Bahkan, ada yang punya motor dapat, punya TV, lantai sudah ada akan tetapi belum memasang keramik juga dapat,” terang Subar.

LSM PPNI mengajak agar pihak instansi terkait agar bersama-sama melihat fakta hasil pantauannya, “ajak kita kelapangan, ini bentuk rumahnya yang diterima, foto yang diberikan Abu Hanifiah itu tidak mungkin, karena laporannya, itu ada untuk beli kusen, beli daun pintu, beli daun jendela, dan itu tidak ada, kenyataan dilapangan tidak ada,” pungkas Ketua LSM PPNI.

Sumber : SergapBuserPos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah Sambut Hakim Konstitusi Perempuan

    • calendar_month Sel, 14 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta – Pada 13 Agustus 2018, Maria Farida Indrati telah menggenapi dua periode masa jabatannya sebagai hakim konstitusi. Sebagai bentuk penghargaan sekaligus perpisahan, MK menggelar acara pisah sambut pada Senin (13/8) malam di Gedung MK. Acara ini juga ditujukan untuk menyambut kedatangan hakim konstitusi pengganti Maria, yakni Enny Nurbaningsih. Enny telah mengucap sumpah jabatan sebagai […]

  • Pesan Wabup di Perkemahan PPMA, Jauhi Narkoba

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Suwarti meresmikan Perkemahan Pondok Pesantren Mutiara Al-Qur’an (PPMA) Kecamatan Selangit, Senin (16/12). Sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mura, Suwarti mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Perkemahan PPMA yang baru pertama kali dilaksanakan, dia sekaligus berpesan agar seluruh anggota pramuka yang ada di Kabupaten Mura […]

  • LPSK Siap Lindungi Wartawan Korban Kekerasan Saat Liputan

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan kepada jurnalis yang menjadi korban tindak kekerasan saat meliput unjuk rasa penolakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Baturaden, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa hari lalu. “Kami tengah upayakan menjalin komunikasi dengan jurnalis yang menjadi korban kekerasan di Banyumas,” kata Ketua […]

  • Dibidik Kejari, ‘Berkah’ Akan Tetap Jalan

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Kegiatan Musi Rawas ‘Berkah’ (Bersatu Kita Hebat) yang kini dalam bidikan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau terus menjadi sorotan masyarakat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas, Ahmadi Zulkarnain mengatakan kegiatan ‘Musi Rawas Berkah’ dan ‘Akrab Desa’ adalah program yang bagus untuk peningkatan SDM dan penambahan ilmu dan wawasan Pemerintahan […]

  • Diduga Tidak Sesuai Spek, Proyek JUT Disbun Mura Dilapor ke Kejati Sumsel

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana perkebunan tahun anggaran 2014 dinilai janggal. Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK), melaporkan Dinas Perkebunan Kabupaten Musirawas ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Pelapor Toding Sugara, didampingi rekannya Azwar Anas, Rabu (28/1) lalu menerangkan, “surat laporan dengan nomor 015/L/MPK/Mura/2015, sudah mereka kirim via pos tertanggal 26 januari 2015.” Jelasnya. Lanjut Toding, […]

  • Launching Bulan Imunisasi dan Bagikan Kartu JKN-KIS, Program Pro Rakyat Ratna-Suwarti

    • calendar_month Rab, 1 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud melaunching Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Bulan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (BDDPTM) serta Pembagian Kartu JKN-KIS di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas, Selasa (31/05/2022). Tiga kecamatan yang menjadi sasaran tersebut pada hari ini, yaitu Kecamatan Sukakarya, Kecamatan Muara Kelingi dan Kecamatan […]

expand_less