Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Imigrasi Palembang Pantau Keberadaan Tenaga Kerja Asing

Imigrasi Palembang Pantau Keberadaan Tenaga Kerja Asing

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
  • visibility 60

PALEMBANG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Sumatera Selatan Budiono Setiawan menegaskan, pihaknya akan melakukan pemantauan secara intensif sejumlah daerah yang memiliki perusahaan menjadi sasaran pekerja asing.

“Beberapa daerah yang memiliki perusahaan besar dan mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) seperti Ogan Komering Ilir yang kini sedang membangun pabrik kertas terbesar di kawasan Asia berpotensi masuk pekerja asing ilegal sehingga perlu dipantau secara rutin sebagai langkah pencegahan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Budiono Setiawan, di Palembang, Kamis (02/03).

Menurut dia, dengan tindakan tersebut, hingga kini belum terdeteksi keberadaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal atau yang tidak memiliki izin bekerja sesuai dengan ketentuan keimigrasian.

“Berdasarkan pantauan petugas Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) bersama anggota tim gabungan pengawasan orang asing (Poras) belum terdeteksi atau ditemukan TKA ilegal yang dipekerjakan di sejumlah perusahaan pabrik kertas, perkebunan, pertambangan, dan energi di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Dia menjelaskan, selain melakukan pemantauan intensif, untuk mencegah masuknya pekerja asing secara ilegal di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Palembang meliputi Kabupaten Banyu Asin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pihaknya berupaya melakukan pemetaan tenaga kerja dari luar negeri itu.

Sekarang ini pihaknya bersama tim gabungan pengawasan orang asing (Poras) telah melakukan pemetaan daerah mana saja dan perusahaan apa saja yang mempekerjakan tenaga asing, berapa jumlahnya, serta memeriksa kelengkapan dokumen keimigrasiannya secara rutin.

Dengan pemetaan itu, pihaknya bersama Tim Poras bisa dengan mudah menertibkan WNA yang tidak memenuhi ketentuan Undang Undang Keimigrasian.

Tim Poras yang beranggotakan petugas dari Kantor Imigrasi, Kejaksaan, Kepolisian, TNI, instansi pemerintah daerah terkait, melakukan pengecekan secara rutin perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing dan tempat-tempat yang menjadi pusat kegiatan WNA.

Dalam kegiatan pemetaan TKA dan WNA secara umum beberapa pekan ini, petugas gabungan belum menemukan orang asing yang melanggar Undang Undang No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian atau menyalahi izin tinggal.

Keberadaan orang asing baik sebagai pekerja atau turis di daerah ini secara umum telah memenuhi ketentuan, meskipun demikian tetap perlu dilakukan pengawasan secara ketat sehingga bisa lebih tertib serta tidak menimbulkan masalah sosial, penyalahgunaan izin tinggal, dan tindak pelanggaran hukum lainnya, kata Budiono.(ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura Buka Pelatihan BUMDes dan Resmikan Sentra Batik Lokal

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud membuka Pelatihan dan Peningkatan  Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Suro Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Senin (01/08/2022). Bupati Ratna Machmud menyambut baik Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas BUMDes dan berharap dengan adanya BUMDes diharapkan dapat menjadi sentral  dan dapat menjadi penguatan terhadap […]

  • Harga Karet Sumsel, ‘Naik’ Rp 286,-/kg Senin 18 Oktober 2021

    Harga Karet Sumsel, ‘Naik’ Rp 286,-/kg Senin 18 Oktober 2021

    • calendar_month Sen, 18 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Post Views: 440

  • Kendala Sinyal, 50 SD dan 11 SMP KBM Luring di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Kendati ada edaran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) tentang sekolah daring di Kabupaten/kota di Sumsel, namun kenyataan masih ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura) sekolah yang tatap muka. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi membenarkan bahwa memang ada sekolah yang masih menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka (Luring). […]

  • Danau Sebangau Bisa Mendunia

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA – Danau Sebangau di Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah bisa menjadi destinasi dunia yang menarik. Danau berair hitam ini sangat unik dengan kekayaan flora dan fauna endemik khas Kalimantan. Aksi menyusuri Danau Sebangau bisa dimasukkan ke dalam kalender pariwisata 100 even nasional. Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI dipimpin Djoko Ujianto […]

  • Soal Terorisme, Presiden : Tindakan Preventif Lebih Penting dari Represif

    • calendar_month Jum, 18 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah terorisme, tindakan preventif jauh lebih penting dibandingkan langkah-langkah represif. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden dalam sambutannya saat berbuka puasa bersama pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Kerja, tokoh agama Islam, dan tokoh-tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018. “Langkah-langkah preventif yang paling baik adalah bagaimana […]

  • Penyelenggara Pemilu Dituntut Gencar Sosialisasi

    • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi II DPR Firman Soebagyo meminta penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) untuk terus menerus melakukan sosialisasi tentang Pemilu serentak 2019. Salah satunya sosialisasi terkait kertas surat suara yang cukup banyak. Karena pemilih dituntut memilih Calon Presiden, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota dan DPD RI. Diharapkan dengan adanya sosialisasi yang masif, masyarakat menjadi tidak […]

expand_less