Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Musi Rawas Raih Peringkat Tertingi Penilaian Kinerja Pemerintahan di Sumsel

Musi Rawas Raih Peringkat Tertingi Penilaian Kinerja Pemerintahan di Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
  • visibility 131

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali meraih Prestasi, Rabu (25/04/2018) di Hotel Sultan Jakarta Pusat, pada acara malam apresiasi kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka Hari Otonomi Daerah XXII, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi (ST) Bintang Dua (**) tahun 2018 dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 100-53 tahun 2018, total skor yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sebesar 3.1996 yang menjadikan daerah ini menjadi yang terbaik dari seluruh Kabupaten dan Kota di Propinsi Sumatera Selatan serta menjadi 10 besar Kabupaten terbaik di Region Sumatera. Penyerahan penghargaan ini dihadiri langsung oleh Mendagri RI Tjahjo Kumolo dan Direktur Jendral Otonomi Daerah, Dr Sumarsono.

Berdasarkan keputusan Mendagri, khusus untuk skor nilai Kabupaten di Propinsi Sumatera Selatan diantaranya Kabupaten Musi Rawas dengan skor 3.1996 (ST) , Kabupaten OKI dengan skor 3.1356 (ST), Muara Enim 3.1195 (ST), Musi Banyuasin 3.0575 (ST), Lahat 3.0574(ST), Ogan llir 3.0434 (ST), OKU 2.9876 (T), Banyuasin 2.9786 (T), OKU Timur 2.8131(T), dan OKU Selatan 2.7696 (T). Sementara untuk Kota Palembang 3.0768 (ST), Prabumulih 3.0161 (ST), Pagaralam 2.9768 (T) dan Lubuklinggau 2.9761 (T).

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan mendedikasikan apresiasi dan penghargaan ini kepada masyarakat Musi Rawas terkhusus kepada aparatur pemerintahan. Penghargaan ini juga menjadi kado terindah di moment spesial Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas ke-75. Selain itu, prestasi ini merupakan aplikasi dari semangat AK5, Ayo Kerja, Kerja, Kerja, Kerja dan Kerja yang sudah tersebar kepada seluruh aparatur dalam bekerja dan menjadi pelayan masyarakat.

Namun, kata Bupati dengan diraihnya prestasi ini maka akan menjadi support bagi jajaranya untuk lebih meningkatkan kinerja dan menciptakan stabilitas penyelenggaraan pemerintahan sehingga mencapai hasil yang Sempurna. Penghargaan ini juga tentunya menjadi penyemangat bagi semuanya untuk bekerja dan melaksanakan setiap program yang sudah disusun demi kemajuan dan pembangunan untuk mencapai Musi Rawas yang Sempurna dengan masyarakatnya yang adil dan sejahtera.

Seperti tahun-tahun sebelumnya beberapa daerah memperoleh penghargaan dalam kategori kinerja penyelenggara pemerintah, daerah yang berprestasi dalam penataan kelembagaan dan kepegawaian serta kategori penghargaan lainnya. Dimana penghargaan tersebut adalah bukti nyata dari hasil kerja para kepala daerah dalam mengemban amanah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dirjen Otda, Sumarsono pada kesempatan itu menyampaikan peringatan Otda XXII Tahun 2018 mengangkat tema mewujudkan Nawa Cita melalui penyelenggaraan Otda yang bersih dan demokratis dan penyelenggaraan Otda harus mencukup program Nawacita.

Disampaikannya pula penilaian kinerja pemerintahan daerah dilakukan dengan sangat ketat. Pertama melalui proses monitoring yang teratur untuk melihat program pemerintahan di daerah. Alat monitoring penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah evaluasi kinerja. Dikatakanya, penilaian untuk penghargaan ini tidak hanya dari Kemendagri saja namun lebih pada secara komprehensif dengan 700 indikator di semua kementrian dan lembaga dalam kurun waktu enam bulan.

Propinsi Jatim menjadi nomor satu dan merupakan prestasi yang ketujuh bagi Jatim dibawah kepemimpinan Pakde karwo diikutu Jabar dan Jateng. The best ten meliputi Sidoarjo, Tulung Agung, Karang Anyar, Banyuwangi, Malang, Pasuruan, Kuningan, Kudus, Bulu Kumba dan Bone. Sedangkan untuk pemerintahan kota yakni Malang. Makasar, Surabayan Blitar, Gorontalo, Semarang, Bandung, Tanggerang, Samarinda serta Kota Pare Pare.

Disampaikannya, kepada kepala daerah diberikan apresiasi karena telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan terbaik. Dimana selain indokator penilaian juga ditambah dengan beberapa faktor yakni daya inovasi daerah, responsitas masyarakat dan kepuasan masyarakat.

Ditegaskan Sumarsono, kepala daerah yang diundang dalam Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daearah adalah Gubernur, Bupati dan Walikota yang berhasil melaksanakan pemerintahan daerah yang kinerjanya mendapatkan status sangat tinggi. “tidak ada kepala daerah yang diundang yang memiliki kinerjanya sangat buruk. Makanya kami sampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang di undang pada acara ini,” katanya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Mura Risman Sudarisman melalui Kasubbag Pemerintahan Dedi mengungkapkan kehadiran Bupati Musi Rawas dalam acara ini berdasarkan surat dari Kemendagri RI dimana disampaikan dalam rangka memperingati Hari Otda sebagaimana ditetapkan dalam Keppres No 11 tahun 1996 tentang Hari Otda akan diselenggarakan acara malam apresiasi kinerja Pemda sebagai rangkaian Peringatan Hari Otda XXII tanggal 25 April 2018 yang bertema Mewujudkan Nama Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah Yang Bersih dan Demokratis.

Ikut mendampingi Bupati H Hendra Gunawan dalam Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan itu Asisten II Setda Mura H Syaiful Anwar Ibna, Kepala DPMPTSP Yudi Fachariansyah, DR Nanti Kasih, Kabag Humas Herman Abubakar, Kabag Ekonomi Hayatun Novrida, Kabag Organisasi Warindi, Kabag Umum Sutarmin dan beberapa pejabat lainnya.

Acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berjalan cukup meriah. Selain penyerahan piagam penghargaan oleh Mendagri juga dimeriahkan dengan penampilan artis Vina Panduwinata dan Delon. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11.903 Warga Mura Nunggak Listrik, PLN Beliti Terbeban Piutang 2.7 Miliar

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Selama kurun waktu delapan bulan, sebanyak 11.903 warga Kabupaten Musi Rawas (Mura) menunggak pembayaran tagihan listrik. Karena itu, PT PLN ULP Muara Beliti terbeban piutang hingga Rp. 2.7 Miliar. Hal itu disampaikan Manager PLN Muara Beliti, Zera Fitrizon ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Selasa (10/9) siang. Dikatakannya, semua berdasarkan hasil […]

  • PWI Minta Walkot Palembang Tindak Tegas Dirut PDAM yang Bully Wartawan

    PWI Minta Walkot Palembang Tindak Tegas Dirut PDAM yang Bully Wartawan

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | PWI Sumsel minta Walikota Palembang H Harnojoyo menindak dengan tegas Direktur Utama PDAM Tirta Musi AW Palembang yang telah membully wartawan. “Kami minta agar kejadian ini tidak terulang dilakukan pejabat publik lainnya yang justru menjadi kontra produktif dalam upaya bersama-sama mencegah penyebaran COVID-19,” ujar Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar terkait bully yang […]

  • Bupati Serahkan SK Pengangkatan 473 CPNS dan PPPK Guru/Non Guru

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUARA BELITI – | Bupati Musi Rawas, Hj Eatna Machmud melakukan Penyerahan Keputusan Bupati Musi Rawas tentang Pengangkatan CPNS, PPPK Guru/Non Guru kepada CPNS dan PPPK bersangkutan, di Auditorium Pemda Kabupaten Musi Rawas, Senin (30/05/2022). Sebanyak 473 orang yang terdiri dari : 148 CPNS, 56 PPPK Non Guru dan 269 PPPK Guru Tahap 1 di […]

  • MK Terima 48 Perkara Permohonan PHP Kada 2017

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pada hari terakhir  penerimaan permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (PHP Kada) Serentak 2017, Rabu (1/3), MK menerima 3 perkara. Dengan demikian, total perkara yang masuk sejak dibukanya pendaftaran permohonan adalah sebanyak 48 perkara. Post Views: 685

  • Sidak Pasar: Harga Mulai Merangkak Naik

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Musi Rawas | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (TJKPD) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pasar Hari Raya Idul Fitri 1440 H di Pasar Tugumulyo dan Pasar Megang Sakti. Dari hasil Sidak yang dilaksanakan Rabu (29/05/2019) tersebut tim menemukan […]

  • Guru SD Kelas Jauh Trans Keluhkan Gaji Tak Dibayar

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dahlia E Siahaan guru SD kelas jauh trans SP 10 Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu, mengeluhkan tidak menerima honor sebagai tenaga pengajar.  Padahal Dahlia sudah datang sendiri ke Kantor Disnakertrans Mura untuk mengambil honor bekerja sejak 17 Juli 2017 lalu. Ardiansyah (38), suami Dahlia yang juga guru pada sekolah yang sama […]

expand_less