Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Baku Tembak Dengan Polisi, Satu Begal Keok Diterjang Pelor

Baku Tembak Dengan Polisi, Satu Begal Keok Diterjang Pelor

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
  • visibility 193

MURATARA- Patroli hunting gabungan dan undercover Polsek Muara Rupit dengan Polsek Rawas Ulu Polres Musi Rawas membuahkan hasil.

Salah satu anggota komplotan begal inisial JN ( 37) yang sering meresahkan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Desa Karang Waru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara, berhasil diringkus oleh petugas yang melakukan patroli hunting dan undercover, Selasa, (17/04) sekitar pukul 18.45 Wib.

Warga Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara ini diringkus saat akan membegal anggota polisi yang sedang melakukan penyamaran (undercover) menggunakan sepeda motor.

Penangkapan terhadap tersangka JN ini bermula anggota yang melakukan undercover mengendarai sepeda motor menggunakan helm bergerak dari arah Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu menuju Kecamatan Rupit.

Setibanya di TKP di jalinsum Desa Karang Waru, sepeda motor dikendarai dua anggota berboncengan dikejar dari belakang dan dipepet oleh pelaku.

Setelah dekat, salah seorang pelaku berteriak memerintahkan anggota untuk menghentikan laju kendaraannya sembari mengatakan “hoi minggir” sambil mengacungkan sebilah sajam jenis parang.

Merasa terancam, anggota melepaskan tembakan peringatan.Mengetahui yang akan dibegalnya adalah polisi, pelaku pun berlari ke arah semak-semak dan meninggalkan sepeda motornya.

Saat berada disemak semak, rupanya kedua pelaku melakukan perlawanan dan balas menyerang anggota menggunakan senjata api rakitan laras pendek.

Beruntung anggota yang mengawasi pergerakan pelaku lainnya berputar balik arah menggunakan dua unit sepeda motor dan mengetahui aksi pelaku yang melakukan perlawanan, sehingga anggota langsung melepaskan tembakan kearah keduanya.

JN akhirnya tersungkur di semak-semak dan mengalami beberapa luka tembak.Sementara satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dengan kondisi terluka.

JN langsung dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau guna mengobati luka lukanya.

Selain mengamankan pelaku JN, anggota juga mengamankan barang bukti berupa sepucuk Senpira laras pendek, sebilah parang serta satu unit sepeda motor honda revo.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku yang berusaha membegal petugas.

“Sebelumnya telah diberikan kesempatan kepada para pelaku untuk bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya,namun diingkari dan berupaya membegal anggota polisi, ya ditindak tegas sesuai perintah Kapolda,”katanya.

Diketahui sejak Februari hingga Maret 2018, setidaknya sudah tercatat empat laporan yang masuk di Polsek Rupit terkait kejahatan diduga dilakukan pelaku JN dan kawan kawan .(fir-inilahkito.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok Anggota TNI dan Polri karena Salah Paham

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PALEMBANG  — Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Prof Iza Fadri menjelaskan kasus bentrok antara anggota TNI dan Polri di Lubuklinggau, Sumsel pada Jumat (13/11) malam. Menurut dia, bentrokan tersebut terjadi karena ada miskomunikasi. “Jadi antara kedua belah pihak, baik dari TNI maupun Polri itu terjadi adanya miskomunikasi atau salah paham,” katanya usai menghadiri HUT ke-70 Brimob […]

  • Teken MOU, Multico Bangun Pembangkit Listrik 9,9 MW di Mura

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna mendukung pasokan listrik untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan sekitarnya dengan kepastian akan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Gas, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama PT Global Enviro Technology menandatangani Kesepakatan Bersama (MOU) yng dilaksanakan Rabu(25/4/20118) bertempat di Hotel Sultan Jakarta. Direktur Global Enviro Pte.Ltd, Andre Berliner mengaku bangga bekerjasama dengan Pemkab Musi […]

  • Rekomendasi Muara Megang, Belum Ada Progres Jelas

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Terhadap kasus sengketa lahan antara masyarakat Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti dengan PT Lonsum belum ada progres yang jelas. Sebagaimana disampaikan salah satu tokoh setempat, Sunardi bahwa surat rekomendasi dari DPRD Kabupaten Musi Rawas tertanggal 02 Mei 2017 hingga kini belum ada tanggapan dari Pemkab Musi Rawas dalam hal ini Bupati.  […]

  • Margiono: Wartawan harus taat kode etik

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PANGKAL PINANG – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono mengatakan wartawan harus menjunjung tinggi profesionalisme dan taat kode etik. “Wartawan profesional dan taat kode etik itu akan menghasilkan karya yang benar pula, kalau ada wartawan menyajikan berita tidak jelas sumbernya maka itu bukan produk pers,” ujarnya saat melantik dan mengukuhkan pengurus PWI Provinsi Bangka […]

  • Proyek Pengerasan Jalan Simpang Periuk Ditumbuhi Rumput

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Proyek Pengerasan Jalan Simpang Periuk 2017, Dinas PU Kota Lubuklinggau yang menelan dana miliaran rupiah, kondisinya kini sudah ditumbuhi rumput. “Proyek pengerasan jalan, ukuran panjang sekitar 500 m, lebar 8 m, senilai Rp 1,9 miliar baru selesai dikerjakan sekitar 2 bulan, hampir setiap badan jalan dilokasi tersebut sudah ditumbuhi rumput setinggi 40 sampai […]

  • KPK Diminta Tidak Buat Pernyataan Berpotensi Gaduh

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Achmad Baidowi menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya tidak menyampaikan pernyataan yang berpotensi membuat gaduh, kegelisahan dan kecurigaan dikalangan masyarakat. “KPK bilang ada beberapa calon kepala daerah yang berpotensi menjadi tersangka. Ini kok seperti kata pengamat, seharusnya KPK tidak usah seperti itu, sehingga dapat menyebabkan kegaduhan,” kata Baidowi […]

expand_less