Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » 5182 Rumah di Musi Rawas Tahun Ini Bakal Tersambung Jargas

5182 Rumah di Musi Rawas Tahun Ini Bakal Tersambung Jargas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 24 Mar 2018
  • visibility 77

JAKARTA – Sebanyak 5.182 rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas akan tersambung Jaringan Gas pada tahun 2018. Kepastian ini setelah Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM RI, Ego Syahrial bersama Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga yang dilaksanakan di Auditorium Ditjen Migas, Jakarta, Jum’at (23/03/2018).

Penandatangan MoU ini merupakan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga serta menjamin ketahanan energi nasional dan mempercepat terlaksananya disertifikasi energi melalui pemanfaatan sumber energi dalam negeri.

Dirjen Migas, Ego Syahrial pada kesempatan itu mengatakan kegiatan pembangunan jargas merupakan bagian dalam RPJMN Tahun 2015-2019 karena dapat memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien. Bahkan, pemanfaatan jargas saat ini mendapat perhatian utama dari Presiden sebagai menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 58 Tahun 2017

Diungkapkan Dirjen, pihaknya telah melaksanakan pembangunan jargas sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2017 dengan jumlah sambungan sebesar 228.515 Sambungan Rumah (SR) di 15 Provinsi meliputi 32 Kabupaten/Kota. Sementara untuk tahun 2018 ini total sambungan rumah (SR) yang akan terpasang sebanyak 78.315 SR. diharapkan pada akhir tahun 2018 ini setidaknya ada 300 ribu rumah yang telah menerima manfaat dari program ini.

Untuk tahun 2018 ini, Selain Kabupaten Musi Rawas, Kementerian ESDM akan melaksanakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di 15 daerah lainnya diantaranya Kota Lhokseumawe, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Prabumulih, Kota Palembang, Kabupaten Serang, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Sidoarjo, Kota pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kota Tarakan bersama dengan PT. Pertamina (Persero) dan PT. PGN (Persero) Tbk.

Untuk menyukseskan program ini, Dirjen mengharapkan dukungan para Bupati dan Walikota peneriman manfaat program agar mendukung pelaksanaan kegiatan ini sehingga kemandirian dan kedaulatan di bidang energi dapat tercapai dan masyarakat juga akan merasakan energi yang berkeadilan dengan terpenuhinya kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan bahwa dengan adanya Nota Kesepahamanini berarti Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah khususnya di 16 (enam belas) wilayah kabupaten/kota berkomitmen untuk bersinergi mendukung pelaksanaan program strategis nasional berupa penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan usai menandatangani MoU mengucapkan terimah kasih kepada Kementerian ESDM atas ditetapkannya Musi Rawas menjadi salah satu penerima program Jargas untuk pertama kalinya. Dirinya berkeyakinan program ini tentu akan berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ditetapkannya musi rawas menjadi target pembangunan jargas rumah tangga berkat kerja sempurna, sabar dan iklas dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan dukungan serta doa dari seluruh Rakyat Musi Rawas.

Kedepan, kata Bupati, pihaknya tetap berharap kepada Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas agar tetap menjadikan Kabupaten Musi Rawas menjadi target Program ini sampai seluruh rumah tangga di daerah ini dapat tersambung jargas. Harapan ini bukan tidak beralasan karena Musi Rawas merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi Gas Bumi yang sangat besar, sehingga diyakinin program ini akan berhasil dengan baik.

Sementara itu Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Yudi Fachriansyah mengungkapkan Penentuan jumlah rumah tangga yang akan dipasang Jargas pada tahun 2018 ini berdasarkan hasil survey tim konsultan diperuntukan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tuah Negeri yang terdiri dari 3 desa diantaranya Desa Jaya Tunggal (400 SR), Darma Sakti (371 SR), dan Jaya Bakti(455 SR). Untuk Kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Sukakarya yang terbagi atas 8 desa diantaranya Desa Ciptodadi (962 SR), Ciptodadi II (477 SR), Sukarena (525 SR), Rantau Ali (249 SR), Bangun Rejo (779 SR), Sukowarno (448 SR), Sugiwaras (538 SR),Yudha Karya Bakti (251 SR). (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sumsel Canangkan Program ‘Serasi’ Lahan Gambut

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya antisipasi meluasnya jumlah titik api (hot spot) yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di kabupaten/kota yang memiliki lahan gambut mudah terbakar seperti Kabupaten Ogan Ilir, OKI, Muara Enim, Banyusian dan Musi Banyuasin. Sebagai bentuk keseriusan  dalam hal pencegahan Karhutla ini, […]

  • Pembangunan Destinasi Wisata Danau Aur, APBD atau DAK?

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kepala Bidang (Kabid ) Objek Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Widya Lismayanti membantah jika seluruh pembangunan sarana dan prasarana destinasi Wisata Danau Aur Kecamatan Sumber Harta, dianggarkan dari APBD Mura Tahun 2019. “APBD cuma beberapa item saja, Selebihnya DAK. Dermaga, rambu itu DAK, Pergola lampu juga DAK, […]

  • Ridwan Mukti Buka Musrenbang Kabupaten Musi Rawas 2015 (Foto)

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    activate javascript activate javascript Post Views: 759

  • Bermasalah, Aktifitas Perumahan GSI Koperasi Korpri Musi Rawas Dihentikan

    • calendar_month Sel, 17 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Lahan Perumahan Griya Silampari (GSI) di Ibukota Kabupaten Musi Rawas yang merupakan salah satu bidang usaha Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas, belakangan diduga bermasalah, aktifitas pembangunan dan jual beli pada lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas ke Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas di hentikan. Penghentian aktifitas ini dibenarkan oleh Sekretaris […]

  • Dengan Dua Modal, Target Partisipasi Pilkada Serentak Dapat Tercapai

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PADANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI optimistis target tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang sebesar 77,5 persen, dapat tercapai. “(Target) 77,5 persen, naik 2,5 persen dibanding pemilihan lalu. KPU merupakan lokomotif untuk optimisme penyelenggaraan pilkada ini,” kata Ketua KPU, Husni Kamil Malik saat berada di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), […]

  • Bupati OKU Persoalkan Wilayah Operasional PT PGE

    Bupati OKU Persoalkan Wilayah Operasional PT PGE

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu Kuryana Azis mempersoalkan keberadaan operasional PT Pertamina Geothermal Energy, karena wilayah operasioalnya terletak di dua kabupaten yakni di OKU dan Muara Enim, Sumatera Selatan. “Oleh karena itu sudah kita jelaskan dengan memanggil pihak PT Pertamina Geotghermal Energi (PT PGE) bahwa sumur migas perusahaan tersebut lebih banyak di wilayah Ogan […]

expand_less