Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemprov Sumsel Canangkan Program ‘Serasi’ Lahan Gambut

Pemprov Sumsel Canangkan Program ‘Serasi’ Lahan Gambut

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
  • visibility 121

PALEMBANG – | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya antisipasi meluasnya jumlah titik api (hot spot) yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di kabupaten/kota yang memiliki lahan gambut mudah terbakar seperti Kabupaten Ogan Ilir, OKI, Muara Enim, Banyusian dan Musi Banyuasin.

Sebagai bentuk keseriusan  dalam hal pencegahan Karhutla ini, Gubernur H Herman Deru melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh instansi terkait sekaligus mendengar paparan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel,  Iriansyah. Bertempat di Kantor BPBD Provinsi Sumsel di Palembang, kemarin.

Total lahan gambut di Sumsel mencapai 1.270.041  hektar yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas, Pali, Muara Enim, Muratara, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Ogan Komering Ilir. Kondisi ini menjadikan Provinsi Sumsel  siaga karhutla  saat musim kemarau,” ungkap Herman Deru. 

Dikatakan Gubernur, maraknya terjadi karhutla di beberapa daerah di Sumsel tersebut lebih dikarenakan beberapa faktor diantaranya karena kondisi cuaca panas dan tiupan kencang.  Kondisi lahan yang  kering di lahan gambut menjadi  rawan terbakar.  Sementara prilaku masyarakat  lalu lalang membuang puntung rokok juga sulit dikontrol.

Untuk menanggulangi karhutla di Sumsel ditahun-tahun mendatang, kita bukan saja akan  menganggarkan APBD untuk pemadaman,  melainkan berikut dengan anggaran pencegahannya,” tambah Gubernur.

Sementara untuk lahan yang sudah terlanjur terbakar di Kabupaten Ogan Ilir Herman Deru telah mengintruksikan Bupati Kabupaten Ogan Ilir untuk menginventarisir lahan tidak produktif milik warga agar dijadikan lahan produktif yang pembiayaannya ditanggung oleh Pemprov Sumsel. 

Kita harus mendapat informasi yang real time untuk pemadaman. Informasi akurat, infrastruktur yang kuat, SDM Siap. Besok Saya intruksikan Asisten I didampingi oleh Danrem untuk menemui Bupati Ogan Ilir, agar di inventarisir lahan yang tidak produktif milik warga, untuk kita produktifkan lahan tersebut, kita punya program Serasi,” terangnya.

Program Serasi imbuh dia akan lebih efektif dalam menjadikan Sumsel Lumbung Pangan Nasional sekaligus menekan terjadinya kebakaran disaat musim kemaru.  Karena Serasi  merupakan Program Selamatkan Rawa Sejahterakan petani (Serasi).

Program serasi  bertujuan agar lahan rawa bisa produkif. Untuk mengolah lahan itu, Saya minta khususnya untuk Ogan Ilir lahan-lahan terbengkalai sejak dulu, Kita bikin gerakan khusus produktifkan lahan tanpa biaya pemilik lahan,” tambahnya sembari menyebutkan lebih baik mencegah dari pada memadamkan kebakaran harena biayanya jauh lebih mahal untuk itu dia minta keterlibatan masyarakat.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Iriansyah dalam paparannya menyebutkan, telah terjadi peningkatan data hotspot yang cukup signifikan terpantau dari aplikasi ‘Lapan Fire’ dimana ditandai dengan peningkatan kejadian kebakaran khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Ogan Ilir  merupakan wilayah lahan rawa yang mulai mengalami kekeringan seiring masuknya puncak musim kemarau. Untuk lahan gambut seperti di OKI dan Muba saat ini masih relatif aman, walau kondisi permukaan air pada lahan gambut sudah mulai menyusut drastis,” ungkapnya. 

Secara rinci Iriansyah mengatakan, data luas karhutla yang berhasil dikalkulasikan oleh tim gabungan pemadaman darat seluas 257,9 ha dengan rincian Kabupaten Ogan Ilir seluas 121,15 ha, Kabupaten Banyuasin 6 ha, Kabupaten Pali 57,75 ha, Kabupaten Musi Rawas 0,5 ha, Kabupaten Muba 4 ha, dan Kabupaten OKI 68,5 ha.

Lokasi  kebakaran luas dan tersebar pada beberapa lokasi, sulit dijangkau dan merupakan lahan gambut apalagi kebakaran di malam hari. Kendala karhutla juga disebabkan masih ada lahan yang belum jelas status atau tidak dikelola sehingga rawan terbakar,” pungkasnya.

Usai melakukan Rakor bersama seluruh instansi terkait meninjau kesiapan peralatan pemadaman  melalui udara yang disiagakan di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin II  Palembang.

TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Longsor, Kini Jalan Bandar Agung Bisa dilewati

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BATURAJA – Setelah dilakukan penimbunan oleh Dinas PU PR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan, jalan yang sebelumnya longsor di Desa Bandar Agung Kecamatan Lubuk Batang kini sudah bisa dilewati. Kabid Bina Marga PU PR, Muzaim Aliansyah, Ahad (9/9/2018) menjelaskan, kini jalan yang menghubungkan Desa Bandar Agung dan Desa Gunung Meraksa tersebut sudah […]

  • Musi Rawas Siap Turunkan Stunting Sesuai Target Nasional 14 Persen

    Musi Rawas Siap Turunkan Stunting Sesuai Target Nasional 14 Persen

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Hj. Suwarti menghadiri Acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-30 Tahun 2023 di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (06/07/2023). Upacara Puncak Harganas Tahun 2023 dipimpin langsung Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Ma’ruf Amin, yang diikuti oleh Menteri Kesehatan RI, […]

  • Sopir Ini Diringkus Polisi Ketahuan Edarkan Narkoba

    • calendar_month Kam, 3 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MURATARA-Jika dua hari sebelumnya personil Sat Narkoba Polres Musi Rawas meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas yang kedapatan menjadi pengedar narkoba. Kali ini giliran HO (41) warga Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Pria berprofesi sebagai sopir ini diringkus personil Sat Narkoba Polres Musi Rawas […]

  • Soal Komentar LSM PPNI, Karyasid : “Bila Perlu Aku Cucuk Mulutnya”

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, SBP.com – Dikonfirmasi H Karyasid Helmi selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Via Handphone dengan No 08137305xxxx Rabu 17 Mei 2017 mengatakan, “Apa pun yang di sampaikan itu tidak benar apa lagi yang soal menantang LSM Peduli Pembangunan Nasional Indonesia (PPNI) yang ketuanya Subar […]

  • Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas yang belum dapat di optimalkan karena masalah regulasi yang mendukungnya. Seperti izin pengelolaan walet yang sebelumnya diatur dalam Perda, melalui Dinas Kehutanan namun tahun ini Dinas tersebut sudah diambil alih provinsi akibatnya aturan lama jadi tidak jelas. Akibatnya ratusan penangkar walet […]

  • BPN Lubuklinggau Akui Terima Uang Pemohon Sertifikat Tanah

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Lubuklinggau, Bukhori membenarkan adanya pemberian uang oleh pemohon sertifikat tanah kepada stafnya. “‘Mereka tidak minta itu merupakan kerelaan dari yang bersangkutan. Karena saat pengukuran tanah yang bersangkutan dihubungi namun tidak bisa mengikuti pengukuran. Yang jelas semua pekerjaan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP),” katanya, Jum’at (06/09). Bukhori minta […]

expand_less