Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Ambil Langkah Strategis, Pemkab Mura gandeng ‘LAMA I’ Atasi Perubahan Iklim

Ambil Langkah Strategis, Pemkab Mura gandeng ‘LAMA I’ Atasi Perubahan Iklim

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2015
  • visibility 49
Bupati Ridwan Mukti menyampaikan kata sambutan.

Bupati Ridwan Mukti menyampaikan kata sambutan.

Suasana acara konsultasi publik

Suasana acara konsultasi publik

* MOU dengan ‘LAMA I’, Pemkab Mura Komitmen Turunkan Gas Emisi Rumah Kaca

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Guna mewujudkan Sinergi dan Integrasi antara Mitigasi perubahan iklim dan Rencana Pembangunan Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) lakukan MOU dengan Locally Appropriate In Indonesia (LAMA – I), Senin (06/05/2015) di Hotel Hakmaz Taba, Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).

Penandatanganan kerja sama (MOU) tersebut merupakan sebuah bentuk komitmen antara Pemkab Mura dengan Program LAMA-I, untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca di kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel.

Bupati Musi Rawas, H Ridwan Mukti menyampaikan bahwa Pemkab Mura telah mengambil langkah yang cukup strategis dengan membentuk tim koordinasi pelaksanaan Program Kerja (Pokja) Reducing Emissions From Deforestation And Forest Degradations (REDD+), sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengatasi perubahan iklim.

“Fungsi Pokja REDD+ ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam upaya penurunan emisi dengan jalan melakukan pencegahan deforestasi dan degradasi hutan supaya 45 persen luas wilayah dapat diselamatkan dan tetap konsisten dalam implementasi pembangunan berkelanjutan yang mengacu pada RPJM dan RPJMD”, jelas Ridwan Mukti.

Arahan aksi mitigasi, tambah Ridwan Mukti, ditujukan untuk mempertahankan tutupan hutan pada elevasi tinggi sepanjang bukit barisan seperti  kawasan hutan dalam dan sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), dan melakukan perlindungan terhadap kawasan hutan lindung, serta rehabilitasi lahan kritis dan pengelolaan tata guna lahan berkelanjutan pada kawasan hutan, perkebunan dan areal pertambangan.

Sementara itu, Indonesia Country Coordinator (ICRAF), Sonya Dewi mengungkapkan  bahwa program LAMA – I ini berlangsung di dua provinsi yaitu Provinsi Sumsel Papua. Di Provinsi Sumsel  dilaksanakan  di tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Mura, Kabupaten Muba (Musi Banyuasin), dan Kabupaten Banyuasin. Sedangkan di Provinsi Papua di laksanakan ditiga Kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, dan kabupaten Merauke.

“Kabupaten Mura dapat menjadi contoh dan di angkat di tingkat Provinsi, dan Nasional bahkan Internasional, ditinjau dari Aspek hidro ekologis, Kabupaten Mura sangat berpotensi dalam implementasi aksi mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dalam proses pembangunannya.

Aksi mitigasi ini memiliki manfaat selain peningkatan Karbon, yaitu manfaat keberlanjutan Jasa Lingkungan bagi masyarakat lokal, seperti mempertahankan Daerah Aliran Sungai (DAS), mempertahankan keanekaragaman hayati, mencegah terjadinya banjir dan longsor,” papar Sonya Dewi.

Pada konsultasi public bertemakan “Membangun Strategi tata guna lahan untuk mendukung pembangunan rendah emisi di kabupaten Musi  Rawas” tersebut juga dihadiri dari SKPD tingkat Provinsi Sumatera Selatan diantaranya, BAPPEDA, Dinas Kehutanan, Badan Lingkungan Hidup. Selain itu Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, Universitas Musi Rawas, dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Mura.

Dalam melakukan 17 aksi mitigasi tersebut Pokja REDD+ bekerja sama dengan LAMA – I) yang didukung langsung  oleh Danish International Development Agency (DANIDA) diinisiai oleh World Agroforestry Center (ICRAAF) bekerja sama dengan Deutsche Geselischaft For Internationale Zummenarbeit (GIZ), Center For Climate Risk and Opportunity Management In Southeast Asia and Pacific, Bogor Agriculture University (CCROM – IPB). (Advetorial – Perri)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan Bujang Dehe Musi Rawas, Ini Harapan Bupati

    • calendar_month Ming, 6 Jun 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar acara Grand Final Pemilihan Bujang Dehe Musi Rawas Tahun 2021 di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (05/06/2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan tamu undangan yang dibatasi. Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud berharap ajang Pemilihan Bujang Dehe Musi […]

  • Harga Emas UBS & Antam Hari Ini, 18 September 2022

    Harga Emas UBS & Antam Hari Ini, 18 September 2022

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 536.000 Rp 491.000 1.0 Rp 968.000 Rp 921.000 2.0 Rp 1.873.000 Rp 1.826.000 Baca : Harga Emas UBS & Antam Hari Ini, 17 September 2022 3.0 Rp 2.784.000 Rp 0 5.0 Rp 4.605.000 Rp 4.511.000 10.0 Rp 9.152.000 Rp 8.975.000 25.0 Rp 22.749.000 Rp 22.391.000 50.0 Rp 45.415.000 […]

  • Revisi UU Narkotika Jadi Prioritas

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil menilai pemerintah harus memprioritaskan pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Narkotika dan Psikotoprika. Maraknya ancaman narkoba salah  satunya munculnya jenis-janis narkotika yang baru sudah menjadi ancaman bangsa dan negara dan sudah sepatutnya perlu adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur. “Selain itu juga kita temukan bahwa zat-zat psikotoprika ternyata ada yang […]

  • JK Menilai Perlu Diterbitkan Perppu KPK Jika Keadaan Darurat

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai perlu diterbitkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) guna mengantisipasi kekosongan di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun menurutnya Perppu tersebut baru dikeluarkan saat kondisi darurat. "Kan belum. Cuma satu yang kosong dewasa ini. Kalau terjadi kekosongan pasti harus ada Perppunya untuk keadaan darurat," kata JK di kantor […]

  • SMK Negeri Muara Beliti Siap Cetak Generasi Berprestasi dan Skill Mumpuni

    SMK Negeri Muara Beliti Siap Cetak Generasi Berprestasi dan Skill Mumpuni

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | SMK Negeri Muara Beliti siap mencetak siswa/siswi yang berperestasi dalam bidang otomotif maupun dalam bidang lainnya. Lulusan sekolah ini harus punya nilai tersendiri atau skill mumpuni, sehingga siap bekerja dalam bidang mereka masing-masing. Plh. Kepala SMK Negeri Muara Beliti, Suyoto Selamet menjelaskan sekolahnya kini sudah mengalami kemajuan, baik infrastruktur  maupun kemampuan […]

  • Sumsel Target Penghasil Pangan Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    OKI – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memiliki harapan dan keinginan yang besar untuk menjadikan Sumsel sebagai daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia. Dia menginginkan provinsi Sumsel mampu meningkatkan rangking sebagai daerah penghasil pangan. “Kita mampu menyalip tiga provinsi dalam peningkatan produksi padi dari 8 besar sekarang 5 besar. Melihat potensi 200 […]

expand_less