Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Ambil Langkah Strategis, Pemkab Mura gandeng ‘LAMA I’ Atasi Perubahan Iklim

Ambil Langkah Strategis, Pemkab Mura gandeng ‘LAMA I’ Atasi Perubahan Iklim

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2015
  • visibility 116
Bupati Ridwan Mukti menyampaikan kata sambutan.

Bupati Ridwan Mukti menyampaikan kata sambutan.

Suasana acara konsultasi publik

Suasana acara konsultasi publik

* MOU dengan ‘LAMA I’, Pemkab Mura Komitmen Turunkan Gas Emisi Rumah Kaca

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Guna mewujudkan Sinergi dan Integrasi antara Mitigasi perubahan iklim dan Rencana Pembangunan Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) lakukan MOU dengan Locally Appropriate In Indonesia (LAMA – I), Senin (06/05/2015) di Hotel Hakmaz Taba, Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).

Penandatanganan kerja sama (MOU) tersebut merupakan sebuah bentuk komitmen antara Pemkab Mura dengan Program LAMA-I, untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca di kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel.

Bupati Musi Rawas, H Ridwan Mukti menyampaikan bahwa Pemkab Mura telah mengambil langkah yang cukup strategis dengan membentuk tim koordinasi pelaksanaan Program Kerja (Pokja) Reducing Emissions From Deforestation And Forest Degradations (REDD+), sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengatasi perubahan iklim.

“Fungsi Pokja REDD+ ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam upaya penurunan emisi dengan jalan melakukan pencegahan deforestasi dan degradasi hutan supaya 45 persen luas wilayah dapat diselamatkan dan tetap konsisten dalam implementasi pembangunan berkelanjutan yang mengacu pada RPJM dan RPJMD”, jelas Ridwan Mukti.

Arahan aksi mitigasi, tambah Ridwan Mukti, ditujukan untuk mempertahankan tutupan hutan pada elevasi tinggi sepanjang bukit barisan seperti  kawasan hutan dalam dan sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), dan melakukan perlindungan terhadap kawasan hutan lindung, serta rehabilitasi lahan kritis dan pengelolaan tata guna lahan berkelanjutan pada kawasan hutan, perkebunan dan areal pertambangan.

Sementara itu, Indonesia Country Coordinator (ICRAF), Sonya Dewi mengungkapkan  bahwa program LAMA – I ini berlangsung di dua provinsi yaitu Provinsi Sumsel Papua. Di Provinsi Sumsel  dilaksanakan  di tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Mura, Kabupaten Muba (Musi Banyuasin), dan Kabupaten Banyuasin. Sedangkan di Provinsi Papua di laksanakan ditiga Kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, dan kabupaten Merauke.

“Kabupaten Mura dapat menjadi contoh dan di angkat di tingkat Provinsi, dan Nasional bahkan Internasional, ditinjau dari Aspek hidro ekologis, Kabupaten Mura sangat berpotensi dalam implementasi aksi mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca dalam proses pembangunannya.

Aksi mitigasi ini memiliki manfaat selain peningkatan Karbon, yaitu manfaat keberlanjutan Jasa Lingkungan bagi masyarakat lokal, seperti mempertahankan Daerah Aliran Sungai (DAS), mempertahankan keanekaragaman hayati, mencegah terjadinya banjir dan longsor,” papar Sonya Dewi.

Pada konsultasi public bertemakan “Membangun Strategi tata guna lahan untuk mendukung pembangunan rendah emisi di kabupaten Musi  Rawas” tersebut juga dihadiri dari SKPD tingkat Provinsi Sumatera Selatan diantaranya, BAPPEDA, Dinas Kehutanan, Badan Lingkungan Hidup. Selain itu Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, Universitas Musi Rawas, dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Mura.

Dalam melakukan 17 aksi mitigasi tersebut Pokja REDD+ bekerja sama dengan LAMA – I) yang didukung langsung  oleh Danish International Development Agency (DANIDA) diinisiai oleh World Agroforestry Center (ICRAAF) bekerja sama dengan Deutsche Geselischaft For Internationale Zummenarbeit (GIZ), Center For Climate Risk and Opportunity Management In Southeast Asia and Pacific, Bogor Agriculture University (CCROM – IPB). (Advetorial – Perri)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resesi Ekonomi, Harus Cepat Dipulihkan

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Indonesia resmi masuk resesi pasca Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kembali minus 3,49 persen pada kuartal III 2020, hari ini (5/11/2020). Kontraksi tersebut juga dialami pada kuartal sebelumnya, atau kuartal II 2020, mencatatkan minus 5,39 persen. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara mengatakan, kondisi tersebut sebagai akibat dari […]

  • Bupati Mura Hadiri Opening Ceremony Fotnas VI, Ini Harapannya

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud bersama Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Musi Rawas, Riza Novianto Gustam menghadiri Opening Ceremony Fornas VI, Jumat (01/07/2022). Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI 2022 Sumatera Selatan ini resmi dibuka di Arena Dayung Jakabaring Sport City, Palembang, Jumat malam, oleh Menteri Pemuda Olahraga […]

  • Warga Bersama TNI/Polri Berjibaku Bersihkan Saluran Irigasi

    • calendar_month Sab, 1 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Gerakan Gotong Royong semakin masif dilaksanakan di Kabupaten Musi Rawas. Sabtu (01/12/2018) dikoordinir langsung oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama tidak kurang dari 500 personil yang terdiri dari Petani, Masyarakat, Pegawai Negeri Sipil, Pasukan Oranye dan Hijau, TNI dan Polri berjibaku membersihkan saluran irigasi sekunder di Desa Y Ngadirejo Kecamatan […]

  • Proyek Peningkatan Jalan Sp Periuk- Tugu Mulyo-Terawas Diduga Fiktif

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Musi Rawas — Kendati dananya sudah dianggarkan, ternyata proyek peningkatan jalan milik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ada di daerah Sp Periuk, Tugu Mulyo dan Terawas dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas sampai saat ini belum ada perbaikan. Hal ini menyebabkan masyarakat yang bermukim di kawasan sepanjang jalan ini resah. Termasuk pula para pengguna jalan, baik […]

  • Presiden Lepas Ekspor Indonesia dengan Kapal Besar di Tanjung Priok

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo melepas ekspor produk-produk Indonesia dengan kapal kontainer ukuran besar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 15 Mei 2018. Presiden tiba di Jakarta International Container Terminal (JICT) sekitar pukul 17.00 WIB. “Melalui pelepasan ekspor dengan kapal besar kita ingin tunjukkan bahwa ekonomi kita tetap berjalan dengan baik, ekonomi kita tetap tangguh dan […]

  • Koperasi Langit Biru Akan Kelola Sementara Hutan Kota ‘Pelangi’

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sementara menunggu Perda retribusi wisata Hutan Kota ‘Pelangi’, pengelolaan sementara dilakukan Koperasi Langit Biru kerjsama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mura, Marsono kepada wartawan, usai peresmian Hutan Kota ‘Pelangi’ oleh Bupati Musi Rawas di kawasan Agropolitan Center […]

expand_less