Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2014
  • visibility 103

MURATARA, Jurnalindependen.com – Sudah sebulan ini Kantor Lurah Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Musirawas Utara (Muratara) selalu kosong terkunci, akibatnya pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan jadi terhambat. Padahal banyak masyarakat membutuhkan pelayanan terutama masalah administrasi kependudukan, demikian disampaikan Muhammad Ali, Pembina Ulu Rawas Bersatu (Urabes) Muhammad Ali kepada Jurnal Independen, siang tadi, Selasa (14/10/2014) di Kantor DPRD Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Menurut Muhammad Ali, Lurah Muara Kulam Abdullah tidak pernah ngantor, demikian juga para stafnya karena sudah sebulan ini pintu kantor Lurah selalu tergembok. “Kalau bulan-bulan sebelumnya pun pelayanan tidak maksimal, kantor kadang buka kadang tidak dan buka pun tidak lama. Masyarakat mengeluhkan karena pelayanan administrasi jadi terlambat,” ungkap M Ali.

Kami juga mempertanyakan dana Bangub 2013, lanjut Ali karena belanja bangub 2013 minim sekali dibanding dana yang ada terutama untuk belanja barang produktif. Berdasarkan info yang kami terima, Alokasi dana bangub 2013 senilai Rp 50 juta itu, 10 juta-nya untuk usaha ekonomi produktif dan telah dibelanjakan 100 kursi plastik, 2 kodi seng dan 1 unit speaker aktif, bila dihitung ini jauh dari realisasi anggaran tersebut.

“Kemudiana untuk dana bangub 2014, belum ada sama sekali realisasi dari Rp 100 juta, 43,8 juta untuk usaha ekonomi produktif,” tambah Ali.

Sementara itu, Lurah Muara Kulam Abdullah saat dikonfirmasi mengenai masalah ini via selulernya, 085383854XXX tidak ada balasan. (fs)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Mura Kecam Pernyataan Kapolres Way Kanan

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengecam keras pernyataan Kapolres Way Kanan Lampung, AKBP Budi Asrul Kurniawan yang dinilai menghina dan merendahkan profesi wartawan dan produk pers. Post Views: 356

  • Dalam Proses Penyidikan, OJK Tetap Koordinasi ke Penegak Hukum

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan proses penyidikan terkait tindak pidana di sektor jasa keuangan tetap berkoordinasi dengan penegak hukum dan instansi lembaga dan/atau pihak lain yang memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan Tio Serepina Siahaan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang […]

  • Kegiatan CSR, DPMPTSP Mura Hanya Mediasi

    • calendar_month Sen, 16 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.co.id – Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility(CSR) tahun 2017 di Kabupaten Musi Rawas sebagian sudah terlaksana. Hal ini disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Promosi dan kerjasama, Tri Wahyudi di kantornya, Senin (16/04). Menurut Tri Wahyudi, pihaknya hanya memediasi bukan penyelenggara seperti tercantum pada LKPJ Bupati Musi Rawas Tahun 2017. […]

  • Demo Puluhan BHL Muratara Tuntut Pakaian Seragam Kerja

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MURATARA – | Puluhan Buru Harian Lepas (BHL) Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), demo tuntut pakaian seragam kerja ke Pemda setempat, Selasa (29/12/2020). Yen selaku orator aksi demo tersebut mengatakan, sudah dua tahun lebih pakaian seragam yang di janjikan oleh instansi terkait, belum juga diterima. “Kami meminta kepada Pemda […]

  • PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com — Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dijajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengeluhkan tentang efisiensi uang perjalanan Dinas dari 7 jutaan menjadi 4 jutaan. ”Kami sangat prihatin dengan efisiensi atas kebijakan yang dilakukan oleh bapak Presiden dari biaya perjalanan dinas yang dulunya 7 jutaan sekarang menjadi 4 jutaan,” ucap PNS tersebut […]

  • Tawaran Rekonsiliasi Kubu Agung Dianggap Hanya Manuver

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekertaris Fraksi Golkar DPR RI, Bambang Soesatyo menilai tawaran rekonsiliasi yang diutarakan oleh pihak Agung Laksono hanya manuver untuk posisi tawar. Setelah dinyatakan kalah oleh putusan MA, Bamsoet menilai mereka getol mengajukan rekonsiliasi agar bisa masuk ke kepengurusan. “Mereka dulu koar-koar, sekarang minta rekonsiliasi. Padahal kalau minta baik-baik pasti kita akomodir sesuai kesepakan. […]

expand_less