Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekarang ASN Mura Dipermudah Urus Kenaikan Pangkat

Sekarang ASN Mura Dipermudah Urus Kenaikan Pangkat

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
  • visibility 113

MUSIRAWAS- Badan Ketrampilan Pegawai dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas mempermudah Aparatur Sipil Daerah (ASN) mengurus SK kenaikan pangkat.

Pelayanan prima itu diberikan sebagai bentuk kepedulian BKPSDM terhadap ASN yang bertugas di pemerintahan Kabupaten Musi Rawas.

Bahkan setelah SK kenaikan pangkat itu selesai, kepala BKPSDM H Rudi Irawan turun langsung ke kecamatan untuk menyerahkannya kepada ASN sebelum tanggal 1 April.

Dengan turun langsung ke kecamatan dan mempercepat proses pengurusan kenaikan pangkat bagi ASN , setidaknya dapat meringankan tugas tugas ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

Dengan dipermudah mengurus SK, ASN yang bertugas di kecamatan dan desa, tidak perlu lagi bolak balik dari tempatnya berdinas ke BKPSDM untuk menanyakan SK tersebut selesai atau belum.

Kepala BKPSDM Musi Rawas, H Rudi Irawan melalui Kabid Mutasi dan Kepangkatan, Amin Subagja, Kamis, (22/03) mengatakan, setidaknya sudah dua kecamatan di Kabupaten Musi Rawas tahun ini yang SK kenaikan pangkatnya diserahkan langsung oleh kepala BKPSDM Musi Rawas dengan langsung turun ke kecamatan.

Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan BTS Ulu.

Untuk Kecamatan Purwodadi jelas Amin, diserahkan secara simbolis sebanyak 10 orang ASN tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas dan 3 orang ASN tenaga pendidik. Disusul Kecamatan BTS Ulu yang diserahkan Kamis, (22/03), sebanyak 4 ASN tenaga kesehatan dan 3 ASN tenaga pendidik.

Selebihnya sebanyak 600 lebih SK kenaikan pangkat ASN yang bertugas di Musi Rawas, akan diserahkan langsung oleh Bupati Musi Rawas pada 29 Maret mendatang di auditorium Pemkab Musi Rawas.

Perlu diketahui jelas Amin, SK kenaikan pangkat yang prosesnya cepat selesai sebelum tanggal 1 April ini merupakan SK yang ditetapkan oleh Bupati Musi Rawas, sementara SK yang ditetapkan oleh Gubernur Sumsel tidak bisa dipastikan apakah bisa cepat seperti proses SK yang ditetapkan bupati.

Selama ini jelasnya, proses mengurus SK kenaikan pangkat itu sering terlambat, bahkan yang seyogyanya sudah diterima sebelum 1 April oleh ASN bersangkutan, terkadang molor hingga bulan Juni.

Tidak pastinya SK itu keluar selama ini, akan menguras waktu dan tenaga serta menambah biaya bolak balik ASN yang mengurusnya, sehingga tugas mereka sebagai ASN melayani masyarakat tidak dilakukan secara maksimal.

” Dengan telah dimudahkannya proses mengurus SK kenaikan pangkat ini, tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk tidak memberikan pelayanan prima kepada masyarakat ditempatnya mengabdi,” kata dia.(inilahkito.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Hari ini, “Turun Lagi”, Kamis 9 September 2021

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Kamis (09/09/2021), di Pegadaian, baik cetakan Antam maupun cetakan UBS dari kemarin hingga hari ini ‘turun lagi’. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp490.000,- turun Rp6.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp919.000,- juga turun Rp10.000,- dari harga kemarin. […]

  • Azandri : Gusur Lahan Peti Kemas

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Azandri mengatakan mengenai sengketa lahan peti kemas, minta Pemerintah Kabupaten Mura segera gusur lahan yang dikuasai PT Agro Kati Lama (AKL). “Segera gusur lahan tersebut, karena itu sudah jelas milik Pemkab Mura. Tidak perlu adanya peta wilayah tersebut, yang mana milik Pemkab Mura gusur,” ungkap […]

  • Gubernur Sumsel Ikuti Rakor Kesiapan Tahapan Pemungutan Suara Pilkada 2020

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru ikuti Rapat Koordinasi Kesiapan (Rakor) Tahapan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020 secara virtual bertempat di Ruang Utama Command Center Kantor Gubernur, Selasa (8/12/2020) Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak tahun 2020 dan pengarahan kepada satgas Covid-19 dan pihak terkait menyampaikan […]

  • Napak Tilas Perjuangan Nabi Terima Perintah Sholat, DRPD Lubuklinggau Peringati Isra’ Mi’raj

    Napak Tilas Perjuangan Nabi Terima Perintah Sholat, DRPD Lubuklinggau Peringati Isra’ Mi’raj

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Lubuklinggau bersama staf memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW mengenang kisah nabi, Kamis (8/2/2024). Berbagi Tentang Kisah Inspiratif dari Peristiwa Isra Mi’raj – Nabi Muhammad mendapat mukjizat berupa perjalanan ke langit ketujuh dalam satu malam yang disebut dengan Isra Mi’raj. Peristiwa ini sering dikisahkan sebagai hadiah Allah […]

  • Pemerintah Diminta Sosialisasi Keberlanjutan Pelayanan bagi Peserta JKN

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PERSOALAN pemutusan kontrak kerja sama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit pada awal tahun ini menjadi sorotan Komisi IX DPR RI. Apalagi, dalih yang dipakai pemerintah atas pemutusan kerja sama tersebut adalah tidak terpenuhinya syarat akreditasi sebagai salah satu ketentuan kerja sama RS dengan BPJS Kesehatan. Terkait hal itu, Komisi IX […]

  • Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Hasani ; “PT.CLBB tebangi kebun saya!” Perusahaan telah semena- mena menebangi kebun karet saya yang produktif dan telah kami sadap. Saat ditanya, mereka mengatakan bahwa lahan itu milik mereka. Ini aneh, karena saya tidak pernah menjual kebun saya itu kepada pihak manapun. Untuk itulah saya melaporkan kasus ini kepada polisi. Demikian dikatakan oleh Hasani (44) […]

expand_less