Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Presiden Joko Widodo Terima Gelar Raja Balaq Mangkunagara

Presiden Joko Widodo Terima Gelar Raja Balaq Mangkunagara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
  • visibility 123

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri penganugerahan gelar kehormatan adat Komring Provinsi Sumsel kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo  dan ibu negara Iriana Joko Widodo di halaman Griya Agung, Minggu (25/11). Oleh Majelis Tinggi Adat Komring, Jokowi dianugerahi gelar Raja Balaq Mangku Nagaro yang berarti Raja Agung yang Memegang Kekuasaan Tertinggi Negara.

Sementara ibu negara Iriana Joko Widodo dianugerahi kunai/ gelar Ratu Indoman yang bermakna seorang ratu yang bukan saja mengayomi dan membantu rakyatnya tapi memberi keteguhan dan kenyamanan dalam negara. 

Prosesi upacara pemberian dua gelar tersebut diberikan langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Adat Komering Sumsel, H Romli Mustika Ratu. Di hadapan 44 Paguyuban se Indonesia, Bupati, Kepala OPD, FOKKU dan masyarakat Sumsel. Sedangkan piagam penghargaan diserahkan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru dan Istri, Febrita Lustia Deru. 

Ketua Majelis Tinggi Adat Komering Sumsel, H Romli Mustika Ratu mengatakan pemberian gelar tersebut merupakan pelampiasan hati masyarakat Komering dan Sumsel. Mereka bangga dengan kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo. “Semoga Presiden bisa memberikan kesejahteraan serta memajukan adat, tradisi dan budaya masyarakat Indonesia khususnya warga Komering dan Sumsel,” katanya. 

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Griya Agung pada pukul 08.40 wib dan langsung disambut tari Tigong dan pencak silat komering.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengaku sangat menghargai dan berterimakasih atas kehormatan besar yang telah diberikan kepadanya.

Gelar Raja Balaq Mangku Nagaro dan Ratu Indoman yang dinaugerahkan ini menurutnya bermakna sebagai pesan dan harapan serta tanggungjawabnya untuk selalu mengangkat derajat masyarakat adat Komring. Dan yang lebih luas lagi memajukan masyarakat Sumsel.

“Saya berterimakasih sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan kepada saya. Semoga kebudayaan dan kearifan lokal ini jadi kepribadian bangsa,” ujar Jokowi.

Menurutnya di Indonesia tercatat ada sebanyak 714 suku yang dimiliki dengan budaya masing-masing yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk meraih kemajuan. 

Berkaca pada cerita konflik di Afganistan, kata Jokowi disana menurutnya hanya ada 7 suku namun dua di antaranya berkonflik berkepanjangan hinggaa 40 tahun lamanya. Jika dibandingkan dengan 714 suku yang ada di Indonesia, jumlah tersebut sangat kecil sekali. Karena itu Jokowi tak henti-hentinya menghimbau kepada masyafakat Indonesia untuk mencegah konflik sekecil apapun.

“Negara kita ini sangat besar dari Sabang sampai Merauke, ada 714 suku. Karena itu persatuan dan Kerukunan adalah aset kita,” jelasnya.

Konflik lanjut Jokowi biasanya sering dimulai dari urusan politik, baik itu pemilihan Bupati, Walikota Gubernur hibgga Presiden. Menurutnya masyarakat sering lupa bahwa hal ini berulang setiap lima tahun. 

“Rasional saja silahkan pilih A, pilih B silahkan. Jangan sampai ada gesekan sekecil apapun. Ini harus disyukuri. Karena kalau kita bisa satukan, ini bisa jadi aset. Kedepan semoga adat Komring ini berperan aktif menjaga kerukunan di Indonesia,” ujat Jokowi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pemberian gelar ini bertujuan  melestarikan budaya daerah Sumsel. Melalui silaturahmi seperti ini HD berharap dapat meningkatkan kemajuan daerah Sumsel agat maju untuk semua.

“Pemberian gelar ini sudah melalui proses dan ritual adat Komering. Sudah direstui tetua dan Majelis Tinggi Komering Sumsel melalui musayawarah mufakat untuk berikan jajuluk atau gelar kepada Presiden Jokowi,” jelas HD.

Adapun pemberian adop/jajuluk/ gelar ini memiliki makna simbolik sebagai pertanda bahwa masyarakat Komering menghormati keberadaan seseorang yang telah berjasa pada masyarakat bangsa dan negara. 

“Mereka yang dapat gelar ini diangkat jadi keluarga kehormatan dan bagian dari masyarakat Komering,” ujar HD.

MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Perpres No. 20 Tahun 2018 Wujud Ketidakhati-hatian Pemerintah

    • calendar_month Jum, 27 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati menilai polemik keberadaan Perpres No. 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) adalah wujud ketidakhati-hatian pemerintah dalam membuat rumusan peraturan. Reni mengaku sudah mengingatkan pemerintah atas sensitivitasnya atas isu TKA tersebut. “Sayangnya, pengelolaan isu soal TKA ini tidak secara baik dikelola oleh pemerintah dalam […]

  • Rata-rata Pertumbuhan PAD Musirawas 2010 – 2015

    Rata-rata Pertumbuhan PAD Musirawas 2010 – 2015

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Rata-rata pertumbuhan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musirawas sebagai berikut : Post Views: 489

  • Diduga Terkait Penyalahgunaan Anggaran, Kabag Humas di Panggil Jaksa

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Diduga terkait adanya laporan penyalahgunaan anggaran di Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (03/08/2017) sekitar jam 13.00 wib penyidik Kejaksaan Negeri Lubuklinggau melalui Seksi Pidana Khusus melayangkan panggilan perdana yang ditujukan pada Kepala Bagian Humas daerah itu. Post Views: 258

  • Pemkab Mura Terima Kunker Stafsus Wapres Bahas Transformasi MPP

    Pemkab Mura Terima Kunker Stafsus Wapres Bahas Transformasi MPP

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menerima Kunjungan Kerja Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. Gatot Prio Utomo dan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti didampingi Ketua DPRD Musi Rawas Azandri beserta jajarannya menyambut kunjungan kerja Staf Khusus Wapres RI di Ruang Kerja Wakil Bupati […]

  • Pemprov Sumsel Gelar Apel Kesiapan Lebaran Idul Fitri 2019

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PALEMBANG -| PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan berupaya maksimal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas diruas jalan dalam Wilayah Sumsel. Salah satunya mensiagakan 13 unit mobil derek untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat kendaraan mogok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalulintas pemudik. Menyiasati hal tersebut diatas Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris […]

  • Membanggakan, Kota Lubuk Linggau Masuk Dalam 10 Daerah Terendah Inflasi

    Membanggakan, Kota Lubuk Linggau Masuk Dalam 10 Daerah Terendah Inflasi

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuk Linggau, H Koimudin mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2024 via zoom meeting di Command Center Lt. 4 Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau, Senin (4/10/2024). Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M Tito Karnavian menyampaikan pada awal Oktober lalu, BPS sudah merilis hasil survei tentang inflasi bulan Oktober, […]

expand_less