Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemerintah Diminta Kebijakan Tegas Tentang Mudik Lebaran

Pemerintah Diminta Kebijakan Tegas Tentang Mudik Lebaran

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 71

SIDOARJO – | Anggota Komisi V DPR RI Sungkono mengatakan, memasuki bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri 2021, persiapan untuk mudik dan bersilaturahmi sudah menjadi tradisi. Untuk itu pemerintah didesak untuk segera melakukan langkah-langkah teknis, terlebih di saat pandemi Covid-19 masih berlanjut, pemerintah terkesan menarik ulur kebijakan terkait larangan mudik kepada masyarakat.

“Kementerian Perhubungan sempat membuat statement mudik Lebaran diperbolehkan, tapi hari ini ada kebijakan baru melarang mudik Lebaran. Ini kan masih belum final, masih wacana dan belum ada kepastian, tidak menutup kemungkinan juga akan berubah karena dinamika persoalan Covid-19 ini juga sangat cepat dan bisa juga pandemi menurun atau malah meningkat,” kata Sungkono di sela-sela agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (3/4/2021).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tidak melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2021. Namun tak lama kemudian, pemerintah mengumumkan masyarakat dilarang mudik dari 6-17 Mei 2021. Kesan tarik-ulur dari pemerintah menimbulkan perdebatan dari sejumlah kalangan, ada yang setuju mudik ditiadakan mengingat Covid-19 masih mewabah, ada pula yang setuju mudik tetap diizinkan.

“Jika pemerintah sekarang ini telah membuat larangan mudik, namun pada sebulan mendatang justru angka kasusnya menurun, saya rasa pemerintah pasti juga akan melakukan kebijakan untuk mempermudah pulang mudik Lebaran karena tahun kemarin orang-orang tidak bisa mudik. Pasti masyarakat rindu untuk bisa pulang dan tradisi ini pasti ditempuh semua orang, mau nggak mau orang akan memilih untuk pulang dengan segala cara, termasuk dengan jalur darat,” ungkap Sungkono.

Apapun kebijakannya, politisi Fraksi PAN itu menilai, pemerintah seharusnya memberi  kesadaran kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan tradisi mudik Lebaran harus dipertimbangkan asas manfaat untung-ruginya. Pemerintah juga perlu memikirkan matang-matang sebelum mengeluarkan kebijakan terkait mudik, sehingga tidak terkesan seperti melakukan perubahan kebijakan secara mendadak. Meski dapat dipahami bahwa larangan mudik dilakukan sebagai upaya pemerintah berupaya menekan laju penyebaran Covid-19, namun masyarakat juga perlu diberi kejelasan.

“Jangan hari ini melarang, besok dibuka lagi, karena masyarakat juga harus diberi kesadaran untuk memilih mudik Lebaran, apakah urgent atau tidak, karena urusan ibadah kan bisa dilakukan dimana saja, kalau minta maaf dengan keluarga juga kan bisa dengan cara lain, dengan virtual dengan video call, bukan artinya mengurangi tradisi ritual silaturahmi, tetapi niatnya tidak bisa pulang karena adanya sesuatu hal itu benar-benar ada kesadaran dari masyarakat banyak,” imbau legislator dapil Jatim I itu.

Terkait kesiapan moda transportasi jelang mudik, Direktur Operasional Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose menyatakan bahwa seluruh bandara yang dikelolanya dipastikan siap untuk menghadapi lonjakan mobilisasi masyarakat yang akan menggunakan transportasi udara. Baik kesiapan dari sisi mandatory yang mencakup kemanan, keselamatan serta pelayanan, dan juga dari sisi penanganan penyebaran Covid-19 di bandara-bandara.

“Kami pastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di seluruh bandara, termasuk menyediakan layanan rapid test di seluruh bandara AP I untuk memudahkan pengguna jasa udara dalam melakukan penerbangan udara. Per 1 April 2020 juga ada layanan Genose test secara bertahap yang dimulai dari Bandara Juanda, Bandara YIA, dan menyusul selanjutnya di seluruh bandara AP I,” papar Wendo.

Akibat pandemi, trafik penerbangan dilaporkan mengalami penurunan drastis akibat dari pemberlakukan berbagai pembatasan sosial. Trafik penerbangan global juga diprediksi baru akan kembali pulih pada 2022-2023. Perbandingan trafik rentang Januari hingga Desember 2019-2020 mengalami penurunan. Dari sisi penerbangan baik domestik dan internasional menurun 47 persen dari 129,8 ribu penerbangan pada 2019 menjadi hanya 69,2 ribu pada 2020. 

“Sedangkan dari sisi penumpang yang paling parah penurunanannya mencapai minus 59 persen, dimana pada tahun 2019 jumlah penumpang tercatat hingga 16,6 juta menjadi hanya 6,8 juta penumpang pada tahun 2020. Terakhir dair sisi kargo, penurunan ya mencapai 26 persen dari total 88,4 juta kilogram kargo pada tahun 2019 menjadi 65,3 juta kilogram pada tahun lalu,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Pemerintah resmi telah mengeluarkan larangan mudik 2021 pada 6-17 Mei mendatang dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19. Kebijakan melarang mudik lebaran ini diambil sesuai dengan arahan Presiden Jokowi pada 23 Maret 2021. Menko PMK Muhadjir Effendy melarang semua kalangan (ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan seluruh masyarakat) untuk mudik Lebaran, pada 6-17 Mei 2021. Adapun larang mudik Lebaran dilakukan untuk menekan meluasnya kasus Covid-19 yang mungkin terjadi setelah mudik. | – alw/sf — DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mefta Joni Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Kegiatan ‘Berkah’

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Mefta Joni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas, bersama Alexander selaku seketarisnya sambangi Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Kunjungan kedua pejabat ini diduga terkait salah satu kegiatan DPMD Musi Rawas yang tengah masuk ranah hukum, Senin (01/07). Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dilapangan, kunjungan kedua Pejabat DPMD itu […]

  • Presiden Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Dana dari Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANTEN – Ada hal menarik saat Presiden mengunjungi Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Rabu, 14 Maret 2018. Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk berdialog dengan nasabah Bank Wakaf Mikro. Salah satunya adalah Ibu Bahiyah dari Kampung Tanara. “Saya ingin kira-kira kalau minta tambahan modal dapat nggak dari Bapak?” tanya Ibu Bahiyah […]

  • Dugaan Kerusakan DAS Kelingi, Caleg DPR RI Siap Tuntaskan

    Dugaan Kerusakan DAS Kelingi, Caleg DPR RI Siap Tuntaskan

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Terkait dugaan pengrusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelingi wilayah Lingkungan RT 3 Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, mendapat tanggapan serius dan bakal menjadi prioritas dan atensi. Karena salah satu Caleg DPR RI Doddy Julianto Siahaan siap prioritaskan penyelesaian masalah DAS Kelingi bila terpilih ke Senayan nanti. Dia membuat kesepakatan kepada masyarakat, […]

  • Berikut Nama-nama Pejabat yang Dilantik Bupati Ratna Machmud Hari ini, 24 September 2021

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Amin (RMA) melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Kepala Sekolah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Jumat (24/9/2021), Auditorium Pemkab Musi Rawas. Berikut nama-nama pejabat yang dilantik : Baca : Bupati Minta Pejabat Baru Tunjukan Loyalitas dan Dedikasi Baca : Bupati Musi Rawas Serahkan […]

  • Gubernur dan Kapolda Sumsel Siap Kawal Program Bantuan Sosial

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara dan Wakapolda Brigjen Pol Denni Gapril  menghadiri Video Conference Kapolri dan Menteri Sosial Republik Indonesia dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama antara Polri dan Kemensos RI tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial. Acara berlangsung di Ruang […]

  • Lokasi Jembatan Moneng Sepati Lubuklinggau Rawan Penodongan

    Lokasi Jembatan Moneng Sepati Lubuklinggau Rawan Penodongan

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Masyarakat yang akan melintasi akses jalan yang melalui jembatan gantung Moneng Sepati yang berada di Taba Pingin menuju Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, harus ekstra hati-hati. Sebab di lokasi jembatan tersebut sangat rawan penodongan baik siang maupun malam hari. Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Dedi P Jaya menjelaskan, guna meminimalisir tindak pidana disekitaran […]

expand_less