Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Mengenai Sampel Air Sungai Kungku. Tusan : Hasil Lab Seharusnya Sudah Keluar

Mengenai Sampel Air Sungai Kungku. Tusan : Hasil Lab Seharusnya Sudah Keluar

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
  • visibility 51

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — “Mungkin hasil uji laboratorium dari sampel air yang diambil di Sungai Kungku, yang diduga tercemar limbah pabrik PT PHML sudah selesai, akan tetapi belum kami ambil di Palembang.

Menurut hitungan sudah lebih 14 hari, yakni tanggal 17 dan 18 Nopember seharusnya sudah selesai. Sampel air itu sendiri dibiayai pihak PT PHML dan diantar mereka dengan surat pengantar ke Palembang,” ungkap pihak Labor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Tusan dihubungi Senin (23/11/2015).

Tusan menambahkan, Laboratorium BLH Mura belum ada lisensi untuk memeriksa sampel air tersebut maka diantar ke Laboratorium di Palembang.

Wawan (36) warga setempat menuturkan bahwa ia sudah menghubungi pihak Labor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musi Rawas, Tusan untuk menanyakan hasil investigasi pada Selasa (03/11/2015) lalu, dijawab belum keluar.

Sepengetahuan kami, lanjut Wawan, berdasarkan berita acara pada investigasi lapangan BLH di lokasi Sungai Kungku yang merupakan pembatas antara Kecamatan BTS Ulu dan Sukakarya, pihak PT PHML tetap menyanggah dengan beralasan aliran siring limbah yang menuju Sungai Kungku sudah dibendung 4 bulan yang lalu. Padahal fakta lapangan siring tersebut dibendung kira-kira antara tanggal 22 hingga 25 Oktober 2015.

“Saat kami bersama masyarakat setempat turun kelokasi (Sungai Kungku yang tercemar) pada 22 Oktober 2015 siring tersebut belum dibendung, tetapi pada 25 Oktober sudah dibendung dengan ditimbun dengan tanah timbunan.

Bukti telah terjadi pencemaran sungai diantaranya warna air kehitam-hitaman, terasa gatal dan ikan mati, semua ada foto dan videonya termasuk Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas, Syakroni ikut juga men-dokumentasi. Bahkan diantara masyarakat ada yang mengambil ikan tersebut namun tidak bisa dimasak lagi karena telah membusuk,” papar Wawan.

Masih kata Wawan bahwa ia berharap hasil labor dapat membuktikan bahwa benar telah terjadi pencemaran Sungai Kungku dari Limbah Pabrik PT PHML.

“Kami berharap hasil labor dapat membuktikan pencemaran tersebut, walau sebenarnya bisa saja ada rekayasa tidak terbukti kalau ada oknum yang ‘bermain’ dalam permasalahan ini baik oknum BLH Mura, Labor di Palembang maupun pihak PT PHML.

Bila hasil labor tidak dapat membuktikan pencemaran, kami akan mengumpulkan warga yang menjadi saksi dan korban pencemaran untuk melakukan aksi atau tindakan untuk memproses ini lebih lanjut,” kata Wawan.

Dari penelusuran Jurnalindependen.com, diduga kuat memang Limbah Pabrik PT PHML telah mencemari Sungai Kungku, dari pembuktian video dan foto (bukan kajian hasil labor – red).

Bahkan pada tanggal 25 Oktober 2015 terlihat jelas dan ada bukti video bahwa pihak PT PHML membendung siring yang menuju sungai Kungku masih dalam hitungan hari (tanah timbunan masih baru). — (fs)

Berita Terkait :

Belum Ada Laporan Hasil Labor Terhadap Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KTNA Bantah Kuota Pupuk Subsidi Tidak Cukup

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Adanya kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Musi Rawas jelang musim tanam dibantah Wakil Sekretaris Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Selatan, Ghufron. Menurutnya selama ini kuota maupun kebutuhan pupuk subsidi mencukupi bagi kelompok tani (koptan). “Setahu saya kuota yang diajukan sesuai RDKK dari koptan mencukupi kebutuhan, apalagi di daerah Kecamatan […]

  • Penangkapan Nurhadi, Pintu Pemberantasan Mafia Peradilan

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengapresiasi kerja jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi tadi malam. Dia meminta agar KPK tidak berhenti pada kasus yang menyebabkan Nurhadi menjadi tersangka saja. Kasus Nurhadi yang saat ini tengah disidik, hendaknya menjadi pintu masuk untuk menyelidiki kasus-kasus […]

  • Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 28 Januari 2023

    Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 28 Januari 2023

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 585.000 Rp 549.000 1.0 Rp 1.066.000 Rp 1.028.000 2.0 Rp 2.070.000 Rp 2.038.000 Baca : Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 27 Januari 2023 3.0 Rp 3.078.000 Rp 0 5.0 Rp 5.095.000 Rp 5.037.000 10.0 Rp 10.132.000 Rp 10.020.000 25.0 Rp 25.199.000 Rp 25.000.000 50.0 Rp 50.315.000 Rp […]

  • Bupati Bersama Petani Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama instansi terkait dan petani melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran irigasi, di Desa P1 Mardiharjo dan Kelurahan O Mangunharjo Kecamatan Purwodadi, Minggu (18/11). Bupati pada kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada para petani dan masyarakat yang kompak dengan penuh semangat ikut melaksanakan kegiatan gotong royong bersama. […]

  • Bupati Minta 10 Program Pokok PKK Sinergi dengan Musi Rawas MANTAB

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud melantik dan mengukuhkan Pengurus Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Mura Masa Bakti 2021 – 2026, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Senin (19/04/2021). Bupati Ratna Machmud mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus TP PKK Kabupaten Mura yang telah dilantik dan dikukuhkan. “Pemerintah […]

  • Pusat Diminta Tranparan DBH Kelapa Sawit

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PEKANBARU – | Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan, dirinya bersama Gubernur Riau Syamsuar dan Provinsi penghasil kelapa sawit lainnya menginisiasi agar Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit bagi daerah penghasil meningkat dan diterima oleh daerah. Hal itu dikatakan HD saat dibincangi usai Rakor Karhutla di Gedung Daerah (Kediaman Rumah Dinas Gubernur Riau), Sabtu (11/1) sore. […]

expand_less