Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Lima Cabup dan Cawabup di Sumsel tak Lolos Tes Kesehatan

Lima Cabup dan Cawabup di Sumsel tak Lolos Tes Kesehatan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2015
  • visibility 111

PALEMBANG — Dari hasil tes kesehatan terhadap seluruh calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang akan mengikuti pemililhan kepala daerah (pilkada) serentak pada tujuh daerah kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel),  ada lima orang calon yang tidak lolos tes kesehatan.

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan ulang terhadap 11 calon, ada 5 calon yang tidak memenuhi syarat kesehatan.  Itu merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dari Ikatan Dokter Indonesia yang bersifat final, sesuai dengan PKPU 9 No 6,” kata Aspahani Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumsel yang didampingi anggota KPUD Sumsel dan beberapa anggota KPUD kabupaten, Rabu (5/8).

Menurut Aspahani, lima calon yang tidak lolos tes kesehatan tersebut adalah calon yang berasal dari Kabupaten Musi Rawas dua calon, dari Kabupaten Musi Rawas Utara satu calon, dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur satu calon, dan dari Kabupaten Pali satu orang calon.

Namun Asphani tidak bersedia menyebutkan nama lima calon bupati dan calon wakil bupati yang tidak memenuhi syarat kesehatan tersebut. “Datanya ada di masing-masing KPUD kabupaten,” ujarnya.

Aspahani menjelaskan sesuai dengan PKPU No 9 tahun 2015, terhadap calon yang tidak memenuhi syarat kesehatan tersebut harus diganti. Pergantian calon atau pasangan calon dapat dilakukan oleh partai politik pengusung atau calon perseorangan dapat dilakukan sejak 4 – 7 Agustus 2015.

Menurutnya, jika tidak dilakukan pergantian calon maka kemungkinan pasangan calon yang telah didaftarkan ke KPUD akan gugur dan tidak ditetapkan sebagai calon yang akan mengikuti pilkada pada 9 Desember 2015.

Tes kesehatan dari pasangan cabup dan cawabup di Sumsel tersebut dilakukan oleh tim dokter yang berjumlah 25 orang. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Proses pemeriksaan kesehatan terhadap calon peserta pilkada telah dilakukan di RSMH pada 29 dan 30 Juli 2015 terhadap 19 pasangan calon yang berasal dari tujuh daerah kabupaten di Sumsel yang akan melaksanakan pilkada serentak 9 Desember 2015.

Kemudian dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter dari IDI tersebut, dari 38 orang cabup dan cawabup ini sebanyak 27 orang calon hasil pemeriksaan kesehatan lancar. Namun 11 orang calon harus menjalani pemeriksaan ulang.

Dari hasil pemeriksaan ulang terhadap 11 orang calon, ada lima orang calon yang berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter tidak memenuhi syarat kesehatan sebagai seorang calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM PPD Pertanyakan Pengadaan Senjata Api & Makan Minum Pol PP Muratara

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Terkait kegiatan yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan melalui Kantor Satuan Polisi Pamong Praja & Perlindungan Masyarakat (Pol PP & Linmas) tahun anggaran 2014 dipertanyakan Ketua LSM Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD), Muawiyah, Rabu (25/02/2015). Diketahui pada kantor tersebut terdapat Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Dengan Jumlah Anggaran Sebesar […]

  • Bupati Buka Sosialisasi Tentang Pemilihan dan Pemberhentian BPD Tahun 2019

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menghadiri sekaligus meresmikan sosialisasi tentang Peraturan Bupati (Perbup) nomor 85 tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Senin (8/7) di Aula BLK Disnakertran Kabupaten Musi Rawas. Materi dalam sosialisasi kali ini membahas tentang aturan dan payung hukum […]

  • Sewa Ex Gedung DPRD Mura Tunggu KPKNL

    • calendar_month Rab, 27 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Hingga akhir 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) belum dapat menyewakan ex gedung DPRD sesuai permintaan Universitas Musi Rawas (Unmura). Hal ini disebabkan belum ada penentuan taksiran harga sewa. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah melalui Kabid Aset Daerah, Komarudin saat di temui dikantornya, Rabu bahwa pihaknya belum […]

  • Negara Mesti Terlibat dalam Memajukan Pendidikan Agama dan Pesantren

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Totok Daryanto menjelaskan, dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, pihaknya mendorong agar negara terlibat dalam memajukan pendidikan agama, tidak hanya Agama Islam, tapi juga agama-agama lainnya yang diakui Negara Indonesia. “Jadi hendaknya undang-undang ini gagasan pokoknya mendorong supaya pendidikan keagamaan, baik itu Islam dan […]

  • Liper RI Laporkan Temuan Siring Ambrol di Marga Sakti

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ketua Lembaga Intelijen Pers Repormasi Republik Indonesia (Liper-RI), Edison menyampaikan Pembangunan siring atau drainase di Desa Marga Sakti, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) Ambrol. “Hasil temuan dilapangan ini akan disampaikan kepihak Aparat Penegak Hukum (APH), namun sebelumnya akan disampaikan terlebih dahulu ke pihak Dinas PU CKTR-P Kabupaten Mura untuk […]

  • Pasal Batas Tanah, KS Ngancam Pakai Parang Lalu Diringkus Polisi

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MURATARA- KS (50) warga Desa Noman Baru, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara terpaksa meringkuk di balik jeruji besi Mapolsek Muara Rupit. Pria berprofesi sebagai petani ini diringkus karena diduga melakukan pengancaman terhadap korban Yudi Susanto (44) yang juga warga Desa Noman Baru Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara. Dugaan pengancaman itu terjadi Kamis (29/03) […]

expand_less