Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kesbangpol Harus Lebih Awal Deteksi Isu Politik SARA

Kesbangpol Harus Lebih Awal Deteksi Isu Politik SARA

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 26 Okt 2018
  • visibility 125

RAPAT Konsolidasi Pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2018 dalam rangka mendukung kesiapan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dilaksanakan untuk mengingatkan dan mengarahkan jajaran Biro Pemerintahan agar meningkatkan performa kinerjanya dengan baik.

Begitu yang diungkapkan oleh Dirjen Otonomi Daerah, Soni Soemarsono saat membuka kegiatan ini  di Hotel Ibis Style Sunter Jakarta Utara, 25/10.

“Biro Pemerintahan harus menerapkan pola jemput bola pada setiap permasalahan yang terjadi. Kesbangpol harus mampu mendeteksi lebih awal isu-isu politik SARA yang berkembang di masyarakat, selain itu juga dibutuhkan kerja sama yang baik antara Bawaslu dan Forkompinda, agar Desk Pileg dan Pilpres dapat dijalankan dengan baik”, ujar Soemarsono.

Kegiatan ini dihadiri oleh Badan Kesbangpol, Biro Pemerintahan dan Otda, serta Dinas Kominfo dari 34 Provinsi se-Indonesia, dan dilaksanakan selama tiga hari 25-27 Oktober 2018.

Soemarsono juga menyatakan bahwa kominfo memiliki peranan yang penting dalam pembangunan sarana komunikasi di daerah. Dan Video Conference diharapkan dapat terus terpasang online, agar tercipta komunikasi yang baik dan lancar antara Pusat dan Daerah.

“Kominfo harus memastikan memiliki peralatan yang baik yang mendukung pelaksanaan komunikasi yang baik antar daerah, selain itu tolong dibangun komunikasi dengan KPID dan KI di daerah”, ucapnya.

Sementara itu, ketua panitia, Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Andi Bataralifu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kesiapan jajaran Pemerintahan daerah untuk Pileg dan Pipres setelah melakukan evaluasi pilkada serentak 2018.

“Materi dalam kegiatan ini membahas PP No. 32 Tahun 2018 dan PKPU 23 Tahun 2018 tentang pengaturan Cuti Kampanye, Optimalisasi simpoldagri dalam mendukung kebijakan politik dalam negeri”, ungkap Andi.

Melanjutkan penjelasannya, Andi mengatakan bahwa kegiatan ini juga membahas mengenai strategi dalam membangun Sinergi antara pemerintah dengan penyedia data.

“Masyarakat sebagai pengguna data harus mampu mendukung kehidupan demokrasi yang sehat dan bermartabat”, ujarnya.

Narasumber dalam kegiatan ini yaitu Kementerian Dalam Negeri RI, dan turut hadir pada acara tersebut dari Pemprov Sumsel, Plt. Karo Pemerintahan dan Otda Darul Effendi, Plt. Kesbangpol Provinsi Sumsel, Fitriana, Kabid Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Amrullah, Kasubag Penataan Daerah dan Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otda, Zaldan Indoman.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ AM

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 13 Bumdes Penerima Mobil Hibah di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata menguraikan ke 13 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tahun 2017 yang menerima hibah Mobil Supermega Carry antara lain : Bumdes Mekar Sari dan Megang Sakti III Kecamatan Megang Sakti, Bumdes Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Bumdes Tanah Periuk Kecamatan Muara Beliti. Kemudian, Bumdes […]

  • Perlu regulasi Selamatkan Lahan Gambut

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki mengatakan, perlu ada regulasi untuk menyelamatkan lahan gambut karena selama ini tidak dimanfaatkan secara optimal termasuk dalam pelestarian.  Jadi perlu ada aturan supaya bermanfaat dan tidak terbakar lagi seperti pada 2015, kata Wagub di Palembang, Senin.  Dia mengatakan, perlu ada peraturan supaya tidak terbakar lagi karena bila […]

  • Atasi Polemik Pilkada, Tidak Perlu Perppu

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berpendapat, perppu tidak diperlukan untuk menyelesaikan polemik pilkada serentak 2015. Menurutnya, tidak tepat jika presiden mengambil alih dengan mengeluarkan perppu. “saya sampaikan begitu kepada presiden. Sebab, perppu itu bersifat genting dan harus membutuhkan persetujuan DPR, akan yang akan jadi ramai lagi nanti,” kata Zulkifili kepada Presiden Joko Widodo […]

  • Dana Desa 2019 Naik, Ini Catatan Mendes PDTT

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, anggaran dana desa tahun 2019 akan ditingkatkan Rp25 Triliun dari Rp60 Triliun menjadi Rp85 Triliun. Dengan catatan, dana desa yang telah dikucurkan sebelumnya dilaksanakan dengan baik, tidak menimbulkan masalah, dan kepala desa harus benar-benar siap. Hal tersebut disampaikan saat melakukan dialog interaktif […]

  • Konstelasi Politik Tinggi Perlu Peningkatan Toleransi Beragama

    • calendar_month Sel, 17 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Guna meningkatkan kesadaran dan toleransi umat beragama, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melakukan sosialisasi di Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Selasa (17/07). Sosialisasi dengan tema, Peningkatan dan Toleransi Umat Beragama ini dibuka langsung Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa saat ini konstelasi politik sangat tinggi maka perlu […]

  • OJK Ingatkan Bisnis Pembiayaan Berisiko Tertinggi di Fintech

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Kepala Group Inovasi Keuangan Digital (IKD) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono menilai model bisnis berbasis pembiayaan masih memiliki risiko paling tinggi dalam dunia bisnis financial technology (fintech). “Dari segi risiko mungkin masih di rangking pertama adalah pembiayaan,” ujar Triyono dalam diskusi yang digelar di Gedung Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, Jumat. Triyono menjelaskan bisnis […]

expand_less