Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
  • visibility 441

TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.”

Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can only be achieved once those who are still held captive are freed. That includes her husband, Oded Lifshitz, who was also kidnapped from their kibbutz, Nir Oz, on Oct. 7.

“Time is running out,” Lifshitz, an 85-year-old peace activist who was released on Oct. 23, told NBC News’ Richard Engel on Monday.

“They need to get out today. Otherwise, they won’t survive,” she warned.

‘They just won’t make it’
Lifshitz described the harrowing conditions in which she was held for more than two weeks, painting a dismal picture of what the remaining hostages could be facing.

“The lack of air in the tunnels, as well as the shortage of food and medicine, could bring people to complete exhaustion,” she said. “And they just won’t make it.”

Living with the sound of constant bombardment above ground was a terror of its own, Lifshitz said.

The journey into Gaza, she added, was also horrifying: Lifshitz was driven across the border on the back of a moped, lying on her side, as “crowds on the way, just like a swarm of locusts … beat me with sticks.”

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan Dana PKH dipotong Rp 100 ribu

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengeluhkan potongan dana program keluarga harapan (PKH). Dimana, potongan tersebut dipungut Rp100 ribu untuk satu KPM oleh oknum petugas tanpa alasan yang jelas. Post Views: 1,135

  • Presiden: Tidak Ada Ruang Bagi Terorisme

    • calendar_month Kam, 10 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa negara tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun bagi terorisme di Indonesia. Hal ini disampaikan Presiden ketika memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 10 Mei 2018. “Saya tegaskan bahwa negara dan seluruh rakyat tidak pernah takut dan tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun pada terorisme […]

  • Bung Karno Akui Lahir di Kota Pahlawan (Surabaya)

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sejumlah literatur sejarah menyebutkan bahwa Sukarno lahir di Surabaya. Proklamator kemerdekaan RI tersebut pun secara tersirat pernah mengakui lokasi kelahirannya di Kota Pahlawan. Dalam autobiografi Bung Karno yang ditulis Cindy Adams berjudul ‘Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat’, Presiden RI pertama itu pun membuat testimoni soal tempat kelahirannya. “Karena merasa tidak disenangi di Bali, bapak […]

  • Pengalihan Tata Kelola SMA dan SMK ke Provinsi Masih Bermasalah

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada satu hal yang selalu menjadi permasalahan dan disoroti oleh anggota Komisi X DPR RI setiap melakukan kunjungan kerja ke dapil atau ke daerah-daerah, yaitu masalah pengalihan tata kelola SMA dan SMK dari kabupaten/kota ke provinsi. Meskipun secara kasat mata hal itu merupakan pembagian wewenang yang sangat bagus, akan tetapi dampak atau efeknya […]

  • Penangkapan Nurhadi, Pintu Pemberantasan Mafia Peradilan

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengapresiasi kerja jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi tadi malam. Dia meminta agar KPK tidak berhenti pada kasus yang menyebabkan Nurhadi menjadi tersangka saja. Kasus Nurhadi yang saat ini tengah disidik, hendaknya menjadi pintu masuk untuk menyelidiki kasus-kasus […]

  • KUA PPAS MURA Lambat Disahkan DPRD Salahkan Eksekutif

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Enam kali pengesahan tertunda dan berjalan alot antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas selaku Eksekutif saat mengajukan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS). Senin (12/11/2018) Rapat pengesahan KUA PPAS yang dilakukan secara tertutup di gedung paripurna menjadi perhatian awak media. Seusai rapat, Ketua DPRD Kabupaten […]

expand_less