Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dugaan Korupsi di Disdukcapil Dilaporkan MPPD ke Polda Sumsel

Dugaan Korupsi di Disdukcapil Dilaporkan MPPD ke Polda Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
  • visibility 43

MUSIRAWAS — Adanya indikasi penyimpangan terhadap pengunaan anggaran kegiatan di lingkungan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera  Selatan, akhirnya membuat Lembaga Swadaya Masyarakat Masyarakat Peduli Pembangunan Daerah (LSM-MPPD) yang ada di daerah ini melayangkan surat laporan ke Kapolda Sumatera Selatan, untuk ditindak lanjuti dengan Nomor Surat 024/MPPD/Mura/2014.

Berdasarkan surat laporan tersebut MPPD menguraikan beberapa item kegiatan yang terjadi pada tahun 2013 lalu, antara lain menyangkut kegiatan peningkatan Pelayanan Publik Dalam Bidang Pencatatan Sipil kode Kegiatan 1.10.1.10.01.15.15 dengan anggaran sebelum perubahan Rp 1.318.000.000, setelah perubahan menjadi Rp 617.000,000. Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan kantor, Kode kegiatan 1.10.1.10.01.01.13 dengan anggaran sebelum perubahan Rp 72.802.000 setelah perubahan meningkat menjadi Rp 321.142.000. Selanjutnya terkait mengenai Kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Kependudukan Kode Kegiatan 1.10.1.10.01.15.05 dengan anggaran mencapai Rp 250 juta.

Sehingga dari beberapa kegiatan yang diuraikan tersebut, MPPD menganalisa berdasarkan data dan informasi, harga yang ada menyangkut kegiatan peningkatan pelayanan publik dalam bidang Pencatatan Sipil telah dibuat sebanyak 15.000 lembar Akte Kelahiran, 400 lembar Akte Perkawinan, 50 lembar Akte Kematian, dan 50 lembar Akte Perceraian.

Hal ini membuat dugaan rawan penyimpangan dan mark up (kelebihan nilai anggaran) karena dari besar anggaran dan hasil penggunaan anggaran tidak seimbang. Termasuk mengenai kegiatan penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor, telah dibeli 5 unit komputer PC + 1 unit printer + 1 set jaringan SIPKD + 1 unit handpone SMS center, 1 paket CCTV + 1 unit genset dan 1 unit stabillizer juga diduga mark up.

Kemudian terjadi dugaan penyelewengan atau tidak sesuai spesifikasi dalam pelaksanaan kegiatan koordinasi pelaksanaan kebijakan kependudukan dalam penyelenggaraan pencatatan nikah secara massal melalui Isbat Nikah sebanyak 243 pasangan suami/istri.

Sementara Herdianto-panggilan akrabnya Herman selaku Koordinator MPPD mengatakan laporan yang dilayangkan itu tentunya bukan sengaja ingin mencari kesalahan semata, akan tetapi itulah bentuk kepedulian MPPD selaku organisasi masyarakat agar jalannya program pemerintah yang menggunakan uang rakyat tepat sasaran dan benar-benar mengena kepentingan masyarakat bukan hanya menjadi ajang bancakan oknum-oknum tertentu untuk memperkaya diri sendiri, kelompok atau golongan.

Tidak pula menutup kemungkinan, laporan tersebut juga akan dilayangkan kepada intansi lain seperti Kejaksaan atau KPK agar semakin banyak instansi penegak hukum yang memiliki wewenang melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait perkara dugaan korupsi serta orang yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut semakin maksimal pula hasil penyelidikannya.

“Kita minta agar tipikor Polda Sumsel segera mengusut laporan ini, dan kita juga bukan semata mencari-cari kesalahan orang namun itulah bentuk kepedulian agar dana besar yang dikucurkan seimbang dengan hasil yang didapatkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Mengenai orang-orang yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut itulah konsukuensinya mengelola uang negara tentu tidak  boleh sembarangan,” tegas Herman.

Sementara itu, Kadisdukcapil Musi Rawas Dian Candera, sedang tidak ada di tempat, dihubungi via ponsel, juga selalu dalam keadaan tidak aktif. “Pak Kadis sedang tidak ada di tempat, karena mengikuti rapat di Pemda taba pingin,” ujar seorang pegawai Disdukcapil seraya berlalu.@Gus–Harianjayapos

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edaran Gubernur, Belajar Tatap Muka Ditunda

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Rencana belajar tatap muka disekolah yang ada di Kota Lubuklinggau awalnya akan diterapkan awal Januari 2021 ini. Namun sejauh ini belum dipastikan kapan akan dimulai. Ini antara lain disebabkan adanyasurat himbauan penundaan pembelajaran tatap muka Nomor : 420/12553/Disdik. SS/2020 yang dikirim Gubernur Sumatera Selatan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Sumatera Selatan […]

  • Putusan MK Dinilai Hambat Investasi

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut kewenangan Mendagri membatalkan peraturan daerah (perda) jelas menghambat investasi. “Saya sebagai Mendagri jujur tidak habis pikir dengan keputusan MK yang mencabut kewenangan Mendagri membatalkan perda-perda, yang jelas-jelas menghambat investasi,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi membatalkan kewenangan Mendagri untuk membatalkan […]

  • Bentrok Anggota TNI dan Polri karena Salah Paham

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PALEMBANG  — Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Prof Iza Fadri menjelaskan kasus bentrok antara anggota TNI dan Polri di Lubuklinggau, Sumsel pada Jumat (13/11) malam. Menurut dia, bentrokan tersebut terjadi karena ada miskomunikasi. “Jadi antara kedua belah pihak, baik dari TNI maupun Polri itu terjadi adanya miskomunikasi atau salah paham,” katanya usai menghadiri HUT ke-70 Brimob […]

  • Diduga Kelalaian PT. CLBB, Puluhan kebun Karet Warga Hangus Terbakar

    Diduga Kelalaian PT. CLBB, Puluhan kebun Karet Warga Hangus Terbakar

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Dari hasil investigasi di lapangan hari Kamis (26/11/2015) pukul 11.16 WIB, ditemukan fakta  bahwa kebun warga Desa Temuan Jaya terbakar. Api diduga berasal dari lahan yang di garap oleh PT. CLBB( Citra Loka Bumi Bengawan) saat proses pembakaran lahan yang telah ditebang. Menurut keterangan Yan (30), peristiwa tersebut terjadi pada 23 […]

  • DK PWI Rampungkan Draf Kode Perilaku Wartawan

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) menyelesaikan draf Kode Perilaku Wartawan Anggota PWI, dalam pembahasan intensif pada Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) DK PWI di Jakarta, 12-14 Desember 2017. “Kode Perilaku Wartawan ini penting untuk pedoman bagi Dewan Kehormatan dalam menegakkan harkat dan martabat wartawan anggota PWI,” ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Provinsi PWI […]

  • Pembangunan Talud Tegal Rejo Tidak Jelas, Tak Sesuai Fakta

    Pembangunan Talud Tegal Rejo Tidak Jelas, Tak Sesuai Fakta

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pembangunan talud di dusun 2 dan dusun 3 Desa D Tegal Rejo, Kecamatan Tugumulyo mengundang tanda tanya publik. Namun, ironisnya prasasti pembangunan tersebut menyebutkan talud bernilai Rp 186.710.000 dari Alokasi Bantuan tahun 2023. Fakta lapangan mengungkapkan pembangunan yang sebenarnya adalah Irigasi untuk pengaliran air. Kejanggalan muncul terutama terkait mekanisme perencanaan proyek ini. […]

expand_less