Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ditemukan Galaksi EGSY8p7, Terjauh di Alam Semesta

Ditemukan Galaksi EGSY8p7, Terjauh di Alam Semesta

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
  • visibility 169

Terletak 13,2 miliar tahun cahaya dari Bumi, galaksi ini menjadi galaksi terjauh yang pernah di temukan oleh manusia hingga saat ini.

Astronom menemukan galaksi di alam semesta yang diberi nama EGSY8p7. Galaksi kuno yang sejauh ini merupakan galaksi terjauh yang pernah ditemukan oleh manusia,  terletak 13,2 miliar tahun cahaya dari bumi.

Astrofisikawan yang mengobservasi galaksi terjauh dari bumi ini melihat bahwa galaksi ini terbentuk 600 juta tahun setelah Big Bang—yang terjadi sekitar 13,8 miliar tahun lalu.

“Inilah saat dimana kami percaya bahwa galaksi pertama terbentuk dan memiliki pengaruh besar terhadap evolusi alam semesta,” kata Guido Robert Borsani, mahasiswa doktoral di University College London yang turut andil sebagai penulis dalam jurnal penelitian galaksi ini.

“Menemukan galaksi di usia dini seperti ini jarang terjadi dan memberikan kita wawasan yang unik tentang kondisi yang memungkinkan galaksi terbentuk. Kami melihat saat-saat pertama pembentukan galaksi,” ujarnya.

Para astrofisikawan menggunakan Observatorium W.M. Keck di Hawaii tidak hanya untuk mengukur seberapa jauh letak galaksi, tetapi juga usia galaksi dengan mendeteksi garis emisi Lyman-alpha— tanda dari gas hidrogen panas yang dapat mengungkapkan usia galaksi karena dipanaskan oleh bintang-bintang yang baru lahir di galaksi.

Ilustrasi ini menunjukkan ...Ilustrasi ini menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir dalam menyelidiki sejarah kosmik awal. Emisi hidrogen dari EGSY8p7 dapat menunjukkan bahwa galaksi ini merupakan generasi awal galaksi muda yang memancarkan radiasi luar biasa kuat. (Adi Zitrin/California Institute of Technology )

Dr. Adi Zitrin, astrofisikawan dari California Institute of Technology dan penulis utama jurnal dalam sebuah pernyataan terpisah mengatakan, “Kami sering melihat garis emisi Lyman-alpha hidrogen pada objek di dekatnya, dan garis emisi ini merupakan salah satu tanda pembentukan bintang.”

“Namun, jika kita menembus lebih dalam ke alam semesta, dan kembali ke masa lampau, ruang antar galaksi mengandung peningkatan jumlah awan gelap hidrogen yang menyerap sinyal ini.”

Galaksi kuno mungkin akan memberikan penerangan baru tentang bagaimana alam semesta berevolusi di masa lalu.

(Lutfi Fauziah/Sumber: Huffington Post, Space.com) – NationalGeographic

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura: Koperasi Merupakan Jalan Untuk Sejahterakan Petani

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud resmikan Kantor Koperasi Serba Usaha (KSU) PKS Lubuk Ngin Bersatu di Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kamis (23/06/2022). Adanya koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani untuk mewujudkan Musi Rawas MANTAB (Maju, Mandiri, Bermartabat). Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud meyakini dengan diresmikannya kantor KSU PKS […]

  • ICW: Mantan Napi Korupsi Jadi Kepala Daerah Bisa Korupsi Lagi

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA — Lembaga pegiat antikorupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai calon kepala daerah yang berstatus mantan narapidana kasus korupsi rentan mengulangi kesalahannya jika terpilih sebagai pemimpin. “Ketika mereka terpilih (calon kepala daerah mantan napi korupsi), peluang korupsi mungkin dilakukan lagi. Apalagi kalau mereka diusung partai politik dengan persyaratan mahar,” kata peneliti ICW Donal Faiz, dalam […]

  • Tabrakan Beruntun di Petanang, 3 Mobil Rusak Berat

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Jumat (28/2) pukul 16.00 WIB mengakibatkan tiga mobil rusak berat, satu motor rusak ringan  serta  seorang pengendara luka-luka. Kendaraan yang terlibat tabrakan yaitu, Zili mengendarai mobil diesel warna kuning nopol BG 8215 UC dari ara Kota Lubuklinggau, mobil xenia […]

  • Pasca Longsor, Kini Jalan Bandar Agung Bisa dilewati

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BATURAJA – Setelah dilakukan penimbunan oleh Dinas PU PR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan, jalan yang sebelumnya longsor di Desa Bandar Agung Kecamatan Lubuk Batang kini sudah bisa dilewati. Kabid Bina Marga PU PR, Muzaim Aliansyah, Ahad (9/9/2018) menjelaskan, kini jalan yang menghubungkan Desa Bandar Agung dan Desa Gunung Meraksa tersebut sudah […]

  • Fahri Hamzah Ragukan Statistik Kemiskinan & Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesejahteraan yang merata kepada seluruh warga negara menjadi tujuan utama bernegara, bukan hanya sekedar progres angka statistik. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam buku ‘Mengapa Indonesia Belum Sejahtera’ yang baru diluncurkannya menyampaikan, angka-angka statistik kesejahteraan yang tersaji selama ini tampak seperti fatamorgana. Baginya kesejahteraan adalah rasa yang dialami secara riil oleh warga […]

  • Sistem Transparansi untuk Kepala Daerah

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JERAT hukum laksana menanti satu per satu kepala daerah manakala Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin detail dan teliti menelisik kasus dugaan rasuah di daerah. Pemerintahan yang bersih memang menjadi impian Jokowi sehingga pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih marak dilakukan. Operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan para gubernur dan kepala daerah di bawahnya pun makin kerap […]

expand_less