Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda

Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • visibility 82

Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Prakata

KETIKA berbicara soal kemakmuran (Prosperity Consciousness) atau kesadaran kaya, selalu menjadi hal pertama yang saya bahas. Kata-kata ini menekankan bahwa cara otak bekerja adalah pilihan.

Jadi bagaimana anda bisa memprogram otak anda untuk menjadi orang kaya, andalah yang menentukan. Artinya kaya itu pilihan.

Sekilas fakta tentang otak, bangsa manapun di dunia ukuran otaknya, baik ukuran panjang sarafnya, jumlah pengantar kimia dalam otaknya, maupun sensornya, semuanya sama.

Kecepatan kemampuan berpikir yang oleh sebagian orang disebut IQ juga tidak berbeda jauh, intinya kemampuan menyimpan datanya sama. Jika manusia diibaratkan sebagai komputer, anggap saja otak itu hardware-nya dan semuanya sama, lalu di mana perbedaannya?

Mengapa yang satu lebih sehat dari yang lain, mengapa yang satu mudah tertawa, yang lain selalu sengsara?

Mengapa yang satu mudah mendapat jodoh, yang lain selalu sendirI? Mengapa yang satu lebih cepat mendapat uang, yang lain tetap saja miskin?

Ada sebuah fakta, jika saya menyebutkan 375 nama orang, kemudian hartanya digabungkan semua, itu nilainya sama dengan kekayaan 3 miliar umat manusia.

Ya, 375 orang, sama dengan 3 miliar manusia diantaranya, sebut saja Bill Gates, Donald Trump, Warren Bufet, Lakshmi Mittal, Paul Allen, Mark Cuban, Jeep Messagi, Robert Murdoch, Samuel Ton Anita Rodick. Mereka ini memiliki jumlah kekayaan yang sama dengan gabungan 3 miliar manusia.

Jadi kesimpulannya otaknya sama nasibnya beda, ‘nasib’. Ini batu sandungan pertama.

Ada sebuah sistem pada manusia yang namanya Believe System atau sistem keyakinan. Ini ditanam di subconscious atau alam bawah sadar seseorang.

Jika sudah ditanam di posisi ini untuk mengubahnya perlu teknik khusus, kalau menggunakan cara biasa tak akan pernah berubah, misalnya kebiasaan merokok, maaf saya mengambil contoh merokok karena mudah dipahami. Saya tidak merokok, tapi saya bukan anti orang perokok, prinsip Saya merokok itu baik tidak merokok lebih baik. Itu hanya sebuah pemahaman dan pengambilan posisi dalam melihat sesuatu.

Kembali ke merokok sebagai contoh, dalam iklan di televisi secara vulgar ditulis merokok bisa menyebabkan kanker, gagal janin, penyakit paru-paru dan lain-lain sebagainya.

Apakah dibaca oleh setiap perokok, ya. Namun apakah mereka lantas berhenti merokok karena takut akan peringatan itu. Tidak juga.

Mengapa? iInilah kerja otak conscious yang menguasai informasi pengetahuan hanya menguasai 12% dari sebuah tindakan, sedangkan subconscious-nya 88%.

Informasi tadi hanya menempel di conscious tidak menjadi gerak karena dalam database otak subconscious-nya menyatakan merokok itu nikmat. Jadi itulah yang terus dilakukan subconscious-lah yang berkuasa.

Sekarang kita kembali ke Prosperity Consciousness (kesadaran kemakmuran), IQ kaya, Tulang Kaya, Balung Sugih atau apapun itu bagi main Master atau sang pemilik otak, ini semacam software. Jadi 375 orang kaya memiliki software ini sedangkan 3 miliar yang lain hanya memiliki hardwarenya tapi tidak memiliki sofware itu.

Bisa menerima, masih berat, masih bertanya, dimana nasib. Ya, ini pertanyaan kecil dari kelompok besar manusia. Ini pertanyaan saya pula.

Saya mengalami jalan kehidupan yang turun naik seperti gelombang laut selagi badai. Saya pernah memiliki materi berlimpah, tetapi 3 tahun kemudian tinggal di rumah kontrakan dengan masih menanggung utang besar.

Kemudian, kembali berlimpah materi, kemudian kembali terpuruk, kembali lagi naik ke atas, lalu terbalik begitu sampai di puncak.

Saya sudah mengalami beragam kisah untuk bisa menjadi diri saya yang sekarang. Ketika itu saya banyak mempertanyakan nasib dan urusan jalan hidup hingga akhirnya saya memutuskan untuk belajar dan mencari kemanapun untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya yang terbesar “Nasib itu Pemberian  Tuhan atau Buatan Manusia?”

Saya tidak kaget jika pertanyaan itu  memutuskan anda berhenti membaca hingga chapter ini. Karena kedepannya akan ada banyak hal yang menyesakkan dada anda.

Saya tetap akan melanjutkan menulis buku ini, karena saya tahu sekali, fakta bisa mengubah kebenaran. Ya, kebenaran anda akan ditantang ke batas ujung dengan fakta.

Beranikah Anda meneruskan membaca tulisan ini?

Sumber : Buku ‘SADAR KAYA’ Karya : Mardigu Wowiek Prasantyo

Baca Tulisan Berikutnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Millionaire Mindset

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenai Tagihan Adv, Humas Muratara Dinilai Kolusi

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MURATARA – Guna menikmati anggaran Negara dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang baru terbentuk ini, mulai disorot berbagai media massa, dan penggiat anti korupsi untuk membongkar dugaan adanya indikasi kolusi. Disinyalir modus tercium penggiat anti korupsi didaerah ini, disetiap proses mulai dari pemuatan order publikasi imbal siar atau publikasi pembangunan (advertorial) selalu terjadi kesenjangan, […]

  • Inilah Dugaan Penyimpangan Tender Supervisi Proyek Jalan Simpang Jatun

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemenang tender Konsultasi Pengawasan peningkatan jalan Desa Mambang (simpang jatun), yang dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU-BM) Kabupaten Musi Rawas, disinyalir sarat penyimpangan. Berdasarkan Uraian Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nomor 88/LHP/XVIII.PLG/12/2018. Pekerjaan jasa konsultansi pengawasan/supervisi pekerjaan peningkatan Jalan Mambang (Simbang Jatun) – Muara Megang dilaksanakan oleh CV SU […]

  • Rencana HPN di Papua, Tepis Tuduhan Benny Wenda

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengakui rencana peringatan Hari Pers Nasional di Papua sebagai langkah menepis isu dan tuduhan tidak benar seputar Papua yang dilontarkan Benny Wenda. “Pihak luar itu berbicara tidak sesuai fakta, ada empat isu yang selalu dibilang. HAM, ketidakadilan, sekitar itu aja,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, di […]

  • Dewan Tolak Pencabutan Subsidi Gas Elpiji 3 Kg

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menolak rencana Pemerintah mengubah skema penyaluran subsidi gas elpiji 3 kg (gas melon) dari subsidi melalui komoditas menjadi subsidi langsung ke rakyat. Pasalnya, saat ini Pemerintah tidak punya data valid mengenai jumlah dan sebaran rakyat miskin calon penerima subsidi langsung. Sehingga penyaluran subsidi langsung kepada rakyat […]

  • Forum Konsultasi Publik RKPD, Bangun Sinergitas Antar Pemda dan Pusat

    Forum Konsultasi Publik RKPD, Bangun Sinergitas Antar Pemda dan Pusat

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik  H. Amra Muslimin menghadiri Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Musi Rawas Tahun 2024 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Musi Rawas, Selasa (31/01/2023). Melalui Staf Ahli, Bupati Musi Rawas menyambut baik dilaksanakannya Forum Konsultasi […]

  • Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

    Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Purwodadi untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, Selasa (21/02/2023) di Balai Pertemuan, Kecamatan Purwodadi. Bupati Ratna Machmud mengatakan, sebelum Musrenbang Purwodadi, ada Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes). Oleh karena itu, ia meminta agar […]

expand_less