Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Banyak Penangkar SBW Belum Memiliki Izin, Pemkab Dinilai Lemah Sosialisasi

Banyak Penangkar SBW Belum Memiliki Izin, Pemkab Dinilai Lemah Sosialisasi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 26 Okt 2015
  • visibility 86

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –Banyaknya penangkar Sarang Burung Walet (SBW) di Kecamatan Megang Sakti yang belum memiliki izin dan membayar pajak merupakan tantangan bagi pihak Pemkab Musi Rawas, Sumsel untuk segera melegalkan usaha SBW tersebut.

Banyak faktor yang menyebabkan usaha SBW belum memiliki izin, diantaranya kurangnya koordinasi antara penangkar dengan pemerintah desa dan kecamatan, penangkar masih banyak yang belum memahami mengenai perizinan dan beranggapan rumit serta mahal, kemudian lemahnya sosialisasi mengenai perizinan usaha SBW.

Kepada Jurnalindependen.com, Senin (26/10/2015), Sukarni (55) salah seorang penangkar SBW di Megang Sakti menyampaikan bahwa pada prinsipnya dia akan patuh pada peraturan, demikian juga mengenai biaya yang mesti dikeluarkan sesuai aturan yang ada.

“Prinsipnya kami siap ikut peraturan termasuk mengenai biaya yang mesti dikeluarkan, namun ada permintaan kami pak, karena selama ini memang belum ada izin mohon kiranya pemutihan karena sudah terlanjur. Kami juga tidak ingin seperti ini, dulu memang pernah kami mengajukan IMB namun kami rasakan terlalu mahal hingga Rp 14 juta,” kata Sukarni.

Selain itu, lanjut Sukarni, mengenai perizinan SBW hendaknya baik syarat maupun izin secara berjenjang mulai dari pengajuan RT, Kades, Camat hingga ke Bupati Musi Rawas melalui instansi terkait. Selama ini dinilai mengenai perizinan ini langsung berurusan ke Bupati melalui instansi terkait, sehingga terkadang tata pemerintahan dibawahnya tidak mengetahui dan tidak terdata.

Sementara itu, Wisnu (38) penangkar SBW di Kecamatan yang sama mengatakan bahwa ia akan ikut peraturan atau ketentuan yang ada, namun hendaknya pihak pemerintah mempermudah perizinan sesuai prosedur serta dipenuhi hak masyarakat untuk dibina dan diberdayakan agar lebih maju dan sukses.

“Kami ikut peraturan yang ada, disisi lain kenapa para pelaku usaha minim bahkan enggan mengurus izin karena tidak ada sosialisasi mengenai perizinan usaha. Akibatnya pelaku usaha tidak mengetahui aturan yang ada, atau merasa dipersulit dan mahal mengurus perizinan usaha,” kata Wisnu.

Ia berharap sosialisasi mengenai perizinan gencar dilakukan sekalian jemput bola dalam pengurusannya. Pengurusan izin juga hendaknya dipermudah baik birokrasi maupun jarak tempuh termasuk biaya yang murah sesuai aturan yang ada.

Diketahui sebelumnya dari keterangan Camat Megang Sakti, Ahmadi Zulkarnain pernah mengadakan sosialisasi perizinan kepada 15 penangkar SBW beberapa tahun lalu saat pertama menjabat Camat. Para penangkar SBW waktu itu telah menyanggupi untuk segera mengurus izin, namun kenyataan hingga kini belum ada satupun yang sudah memiliki izin bahkan dari penelusuran Jurnalindependen.com bukan 15 penangkar SBW tapi 38 penangkar ditambah temuan UPP Purwodadi 8 penangkar lagi.(fs)

Berita Terkait :

Berdalih Izin, Oknum Kades Diduga Pungut Biaya Penangkar SBW

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura Salurkan Bantuan Ambulans Untuk Desa Sukowono, Donorejo dan Ngestiboga II

    Bupati Mura Salurkan Bantuan Ambulans Untuk Desa Sukowono, Donorejo dan Ngestiboga II

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud salurkan bantuan ambulans untuk Desa Sukowono, Donorejo, dan Ngestiboga II Kecamatan Jayaloka, Kamis (22/12/2022). Penyerahan bantuan ambulans yangterpusat di Desa Donorejo ini merupakan realisasi Bupati Musi Rawas terhadap salah satu 9 program kerja unggulannya, yaitu satu desa satu ambulans. Hal ini merupakan upaya Bupati dalam memberikan […]

  • Bupati RMA Minta Sinergitas Karang Taruna dengan Pemda Musi Rawas

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Amin (RMA) minta sinergitas Karang Taruna dan Pemerintah harus dimulai dari tingkatan Desa dan Kecamatan, serta Karang Taruna harus lebih proaktif menyampaikan dan mempresentasikan program kerja yang akan dilakukan, supaya seluruh program kerja Pemerintah dan Karang Taruna dapat di wujudkan. “Saya berharap Karang Taruna Musi […]

  • KPK Tetapkan Tersangka Sengketa Pilkada Empat Lawang dan Palembang

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Muchtar Effendi sebagai tersangka dalam penanganan perkara dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang di Mahkamah Konstitusi. “Tersangka diduga bersama mantan Ketua MK atau selaku hakim pada MK Akil Mochtar menerima hadiah atau janji yang patut diduga untuk mempengaruhi […]

  • Usai Safari Subuh, Wako Rachmat Hidayat Sidak Pasar dan Gratiskan Satu Bulan Retribusi Pedagang

    Usai Safari Subuh, Wako Rachmat Hidayat Sidak Pasar dan Gratiskan Satu Bulan Retribusi Pedagang

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Usai melaksanakan Safari Subuh bersama jajaran Pemerintah Kota  Lubuk Linggau, Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat langsung menuju Pasar Inpres untuk melakukan sidak dan mengecek harga bahan pokok yang ada di pasar tersebut. Ia meminta kepada para pedagang untuk tetap tertib serta mengenai harga hendaknya ada keseragaman sesama barang yang dijual. Misal […]

  • Desa di Mura Prioritas Pengunaan DD Inovasi Desa 

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Realisasi program bantuan pemerintah pusat, yakni peyaluran dana desa (DD) sudah masuk tahun ke lima. Sebagai evaluasi, tentunya masing-masing desa mampu memprioritaskan pengunaan DD tidak hanya fokus pembangunan desa melainkan upaya mengarah Inovasi Desa. Hal itu disampaikan, Kepala DPMD Mura Mefta Jhoni didampingi Kabid Fasilitasi Perencaan Keuangan Desa Andrianto ketika dibincangi […]

  • PUCKTR Janjikan Lampu Jalan Bulan Depan di Leban Jaya

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Masyarakat Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas yang meminta 17 titik sarana lampu jalan di desa itu difungsikan diharapkan untuk bersabar. Pihak Dinas PU Cipta Karya Tata Ruang dan Pemukiman (CKTRP) Musi Rawas berjanji akan merealisasikan keinginan warga itu pada Mei 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PU CKTRP Musi […]

expand_less